SAMUDERA NEWS- Setelah Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menetapkan empat orang direksi untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pringsewu Jaya Sejahtera (PJS)—terdiri dari dua direktur dan dua komisaris—sorotan publik langsung mengarah pada efektivitas dan arah kepemimpinan baru. Tak terkecuali dari DPRD setempat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Pringsewu, Anton Subagyo, memberikan sejumlah catatan tajam dan saran konstruktif terkait langkah strategis ini. Ia menegaskan, peran bupati sebagai pemegang saham utama harus diiringi dengan komitmen penuh untuk mengawal kinerja BUMD secara serius dan profesional.
“Selama ini BUMD dinilai gagal menjalankan fungsinya. Maka direksi baru harus membawa perubahan nyata. Jangan hanya menjadi beban APBD,” tegas Anton.
Ia juga menolak keras apabila posisi strategis dalam tubuh BUMD diisi atas dasar kepentingan politik. Menurutnya, hanya pengelolaan yang berbasis profesionalisme yang mampu mengangkat BUMD menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang andal.
“Bupati Pringsewu sendiri adalah pengusaha kopi yang sukses. Kami harap semangat dan pengalaman itu juga tercermin dalam pengelolaan BUMD ini,” tambahnya.
Anton menekankan bahwa keberadaan BUMD idealnya bisa berdampak langsung terhadap pengurangan angka pengangguran, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menjadi contoh bagi BUMDes atau usaha pekon dalam mengelola potensi ekonomi secara mandiri.
“BUMD jangan hanya menyerap modal dan anggaran untuk operasional tanpa arah bisnis yang jelas. Justru harus menghasilkan, dan bisa hidup dari hasil usaha sendiri,” tandasnya.
Lebih lanjut, Anton mengingatkan bahwa tujuan dibentuknya BUMD adalah untuk:
- Meningkatkan pendapatan daerah,
- Meningkatkan pelayanan publik,
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,
- Menopang kemandirian fiskal daerah,
- Membangun transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola usaha.
“Jika benar-benar dijalankan sesuai prinsip itu, maka BUMD bukan sekadar simbol, melainkan alat perubahan yang efektif untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Anton.
Dengan kepemimpinan yang baru, harapan publik kini tertuju pada langkah konkret PT Pringsewu Jaya Sejahtera agar tak sekadar berganti wajah, namun juga membawa perubahan nyata.***












