SAMUDERA NEWS– Sosok Irjen Helmy Santika kembali jadi sorotan publik! Setelah 2 tahun 5 bulan memimpin Polda Lampung, jenderal bintang dua ini resmi dimutasi ke Itwasum Polri. Tapi siapa sangka, di balik seragam dinasnya, Helmy menyimpan segudang prestasi dan sisi personal yang bikin publik terpukau.
Jebolan Akademi Kepolisian 1993 ini bukan nama baru di dunia reserse. Ia pernah memimpin Polda Gorontalo sebelum dipercaya mengemban tugas di Lampung. Bahkan, Helmy sempat menyandang gelar Kapolda termuda di Indonesia saat usianya baru menginjak 52 tahun!
Tegas tapi bersahaja, itulah kesan yang melekat pada pria kelahiran 20 Desember 1971 ini. Salah satu kebijakan paling berani yang pernah ia keluarkan adalah perintah tembak di tempat bagi pelaku begal saat menjabat Kapolres Lampung Utara. Hasilnya? Angka kejahatan jalanan langsung menurun drastis!
Namun, tak hanya soal hukum, Helmy juga punya sisi seni yang tak kalah menarik. Ia piawai bermain musik dan aktif dalam berbagai gelaran seni. Terbaru, ia tampil dalam event Saburai Grand Jam 2025 yang sukses meraih Rekor MURI. Di luar dinas, ia kerap membagikan momen hangat bersama keluarga lewat akun Instagram @helmysantika1993.
Rekam Jejak Karier yang Menginspirasi
Karier Helmy Santika di Polri terbilang gemilang. Berikut daftar penugasan strategis yang pernah ia emban:
– Pama Polda Metro Jaya (1993)
– Wakapolsek Setiabudi (1997–1999)
– Kapuskodalops Polres Gianyar (2001)
– Kapolsek Kota Denpasar (2001–2003)
– Kanit II/Psikotropika Polda Metro Jaya (2003–2005)
– Kapolsek Metro Kebayoran Lama (2005–2006)
– Kasat Narkoba & Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (2006–2008)
– Kasubdit Resmob & Jatanras Polda Metro Jaya (2010–2013)
– Kapolres Lampung Utara (2013–2014)
– Wadirreskrimum Polda Banten (2014–2015)
– Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri (2015–2016)
– Kapolresta Barelang (2016–2017)
– Dirresnarkoba Polda Kepri (2017)
– Wadirtipideksus & Dirtipideksus Bareskrim Polri (2019–2021)
– Sahlijemen Kapolri (2021–2022)
– Kapolda Gorontalo (2022–2023)
– Kapolda Lampung (2023–2025)
Penanganan Kasus Besar yang Mengguncang
Helmy Santika dikenal sebagai jenderal yang tak ragu turun langsung menangani kasus-kasus besar. Beberapa di antaranya bahkan menjadi headline nasional:
– Pembunuhan Ryan Jombang (2008)
– Kasus Nasrudin Zulkarnaen (2009)
– Skandal suap PT Salmah Arowana Lestari (2010)
– Pembunuhan bos PT Sanex Steel & William Lim (2012)
– Pemberantasan begal di Lampung Utara (2013)
– Penculikan WN Malaysia Ling Ling (2017)
– Kasus Pinjaman Online (2021)
Mutasi ke Itwasum Polri bukan akhir dari kiprah Helmy Santika. Justru ini bisa jadi awal dari babak baru yang lebih strategis dan berdampak luas. Sosoknya yang tegas, berintegritas, dan humanis membuat publik menaruh harapan besar pada langkah-langkah selanjutnya.
Siapakah tokoh berikutnya yang akan menyusul jejak karier gemilang Irjen Helmy Santika? Kita tunggu kejutan selanjutnya!***












