SAMUDERA NEWS— Inovasi Korpri Tanggamus dengan membuka Bengkel Korpri Auto di Jalan Lintas Barat Pekon Gisting Permai Blok 28, Kecamatan Gisting, menarik perhatian publik sekaligus memunculkan sorotan dari sebagian ASN setempat. Bengkel ini diresmikan langsung oleh Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani belum lama ini dan digadang-gadang sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan anggota Korpri sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Ketua Dewan Pengurus Korpri Tanggamus, Hamid Hariansyah Lubis, menyampaikan bahwa bengkel ini menghadirkan berbagai layanan perawatan kendaraan bermotor, dari pergantian oli hingga penggantian aki dan filter, untuk roda dua maupun roda empat. “Ke depan, kami akan menambah layanan servis berat. Bengkel ini berbasis ekonomi kerakyatan dan hasilnya akan kembali kepada anggota Korpri,” ungkap Hamid.
Bupati Dewi Handajani menyambut positif langkah ini. Ia menekankan bahwa usaha bengkel adalah bentuk inovasi Korpri dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan anggota. “Ini usaha kita, oleh kita, dan untuk kita. Keuntungan yang diperoleh akan dirasakan langsung oleh anggota Korpri melalui program santunan dan tunjangan,” jelas Dewi. Ia juga mendorong munculnya unit usaha lain, seperti Korpri Mart, yang tetap sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Meski demikian, sejumlah ASN Tanggamus menyuarakan kekhawatiran terkait transparansi iuran Korpri yang dipotong setiap bulan. Suherman, salah satu ASN, menyatakan bahwa golongan III dan IV dikenakan potongan 10–15 persen tanpa pertanggungjawaban tahunan yang jelas. Pemotongan dilakukan melalui surat pernyataan yang dianggap dipaksakan dan diberi materai, sehingga menimbulkan kesan pemaksaan struktural.
“Kami tidak ingin dijadikan tumbal oleh pimpinan. Dulu kami takut bersuara, tapi sekarang kami menuntut transparansi. Kami berharap Inspektorat melakukan audit terhadap dana Korpri dan membuka pertanggungjawaban iuran secara jelas. Kami juga berharap Kejaksaan dapat menelaah kasus ini agar fungsi penegakan hukum berjalan,” tegas Suherman. Pernyataan ini menyoroti kebutuhan akan mekanisme pengelolaan dana yang lebih akuntabel bagi ASN.
Korpri Tanggamus sendiri menekankan bahwa hasil usaha bengkel nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai program kesejahteraan anggota, seperti santunan meninggal dunia bagi keluarga anggota, bantuan biaya rawat inap, santunan anak berprestasi, dan bantuan bersalin. Hal ini menjadi upaya nyata Korpri dalam meningkatkan kesejahteraan ASN di wilayah tersebut, sekaligus mendorong anggota aktif memanfaatkan layanan bengkel.
Dengan hadirnya Bengkel Korpri Auto, Korpri Tanggamus berharap anggota ASN dapat lebih produktif dan memanfaatkan layanan internal sebelum bengkel melayani masyarakat umum. Langkah ini juga membuka peluang bagi masyarakat luas menikmati layanan perawatan kendaraan dengan standar pelayanan yang diklaim Ramah, Amanah, Tegas, dan Unggul.***












