• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, July 14, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Lampung Gelar PKN Tingkat II, Cetak Pemimpin Birokrasi Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045

MeldabyMelda
14/07/2026
in Berita
Lampung Gelar PKN Tingkat II, Cetak Pemimpin Birokrasi Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2026. Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, di Gedung Pusiban, Selasa (14/7/2026).

PKN Tingkat II tahun ini mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif untuk Mendukung Transformasi Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan”. Kegiatan strategis tersebut diikuti para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dari lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta perwakilan kementerian.

Pelatihan akan berlangsung hingga 13 November 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 47 orang yang berasal dari berbagai instansi pemerintah daerah maupun pusat.

BeritaLainnya

Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD

Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi

Kurikulum PKN Tingkat II disusun secara komprehensif oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan diri dan integritas, kepemimpinan strategis berbasis digitalisasi dan kewirausahaan, manajemen strategis sektor publik, hingga penyusunan dan implementasi proyek perubahan. Selain itu, peserta juga dibekali penguatan pola pikir serta tata kelola pemerintahan berbasis digital (e-government).

Saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) di tengah tantangan disrupsi global, perubahan iklim, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, birokrasi saat ini tidak lagi cukup menjalankan fungsi administratif semata, tetapi harus mampu menjadi motor penggerak perubahan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada solusi.

“Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh manfaat nyata berupa penguatan kapasitas berpikir strategis, kemampuan membangun kolaborasi, ketajaman dalam membaca perubahan, serta keberanian menghadirkan solusi yang adaptif dan berkelanjutan,” ujar Marindo.

Ia menambahkan, arah pembangunan Provinsi Lampung harus berjalan seiring dengan visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Keberhasilan pembangunan daerah, menurutnya, tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Tema besar mengenai kelestarian lingkungan dalam PKN Tingkat II dijabarkan ke dalam tiga pilar utama, yakni kepemimpinan adaptif dalam tata ruang berwawasan lingkungan, perlindungan sumber daya alam dan pengendalian pencemaran, serta peningkatan ketahanan iklim dan mitigasi bencana.

Pada kesempatan tersebut, Marindo juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai penyelenggara pelatihan kepemimpinan tingkat nasional.

Di akhir sambutan, Pemerintah Provinsi Lampung menitipkan lima pesan kepada seluruh peserta, salah satunya agar setiap proyek perubahan yang dihasilkan selama pelatihan dapat langsung diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pastikan setiap aksi perubahan yang Saudara susun tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar menjadi inovasi yang aplikatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, daya saing daerah, serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Army Winarty, menekankan bahwa isu lingkungan hidup kini telah menjadi bagian penting dari pembangunan nasional.

Menurutnya, persoalan lingkungan tidak lagi menjadi tanggung jawab satu sektor saja, melainkan berkaitan erat dengan aspek ekonomi, fiskal, kesehatan, energi, keamanan manusia, hingga tata kelola pemerintahan.

Mengacu pada data Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan perkembangan bencana alam di Indonesia, Army menjelaskan bahwa perubahan iklim telah menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari cuaca ekstrem, perubahan pola curah hujan, hingga ancaman terhadap kawasan pesisir dan ketahanan pangan nasional.

Karena itu, penanganan bencana harus menjadi bagian dari kebijakan strategis berbasis data (evidence-based policy), bukan sekadar respons terhadap kondisi darurat.

Army juga menjelaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dalam menghadapi persoalan pembangunan. Menurutnya, tantangan yang dihadapi birokrasi saat ini membutuhkan pendekatan kolaboratif, mulai dari penataan ruang, perlindungan kawasan resapan, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga perubahan budaya masyarakat.

Melalui PKN Tingkat II, peserta didorong untuk mengubah paradigma dari birokrasi yang bersifat sektoral menjadi kolaboratif, serta dari pola kerja administratif menuju kepemimpinan yang mampu menciptakan nilai publik (public value).

Ia menegaskan bahwa tata ruang bukan sekadar persoalan zonasi dan perizinan, melainkan bagian dari keputusan strategis yang harus mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Menutup arahannya, Army Winarty mengingatkan bahwa birokrasi masa depan membutuhkan pemimpin yang berani beradaptasi, meninggalkan pola lama, serta mampu menghadirkan inovasi bagi kemajuan bangsa.

“Birokrasi masa depan tidak membutuhkan pemimpin yang hanya nyaman dengan rutinitas. Yang dibutuhkan adalah pemimpin adaptif yang berani berinovasi dan siap membawa transformasi menuju tata kelola pemerintahan kelas dunia demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.***

Source: WAHYUDIN
Tags: ASN LampungIndonesia Emas 2045.Kepemimpinan AdaptifLAN RIMarindo KurniawanPelatihan Kepemimpinan NasionalPemprov LampungPKN Tingkat II 2026
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi

Next Post

Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD

Related Posts

Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD
Berita

Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD

14/07/2026
Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi
Berita

Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi

14/07/2026
Kader Koperasi Lampung Pulang Bawa Inspirasi dari Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena GBK
Berita

Kader Koperasi Lampung Pulang Bawa Inspirasi dari Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena GBK

14/07/2026
Prosedur Penyidikan Kasus Pidana Ringan hingga Berat
Berita

Prosedur Penyidikan Kasus Pidana Ringan hingga Berat

14/07/2026
Cemburu Salah Sasaran, Pengemudi Ojek Dibacok Usai Antar Mantan Pacar Pelaku
Berita

Cemburu Salah Sasaran, Pengemudi Ojek Dibacok Usai Antar Mantan Pacar Pelaku

14/07/2026
Atlet Muda Gorilas Taekwondo Club Pringsewu Persembahkan Medali Perak di Ajang Internasional
Berita

Atlet Muda Gorilas Taekwondo Club Pringsewu Persembahkan Medali Perak di Ajang Internasional

14/07/2026
Next Post
Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD

Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD

Berita Terkini

  • Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD
  • Lampung Gelar PKN Tingkat II, Cetak Pemimpin Birokrasi Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045
  • Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi
  • Kader Koperasi Lampung Pulang Bawa Inspirasi dari Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena GBK
  • Prosedur Penyidikan Kasus Pidana Ringan hingga Berat

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In