SAMUDERA NEWS– Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Lebaran 2025, Polres Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk Operasi Ketupat Krakatau 2025 pada Rabu, 19 Maret 2025, di Aula Parama Satwika.
Rapat yang dipimpin oleh Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, S.I.K., ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Asisten II Pemkab Tanggamus, Hendra Wijaya, perwakilan Dandim 0424 Tanggamus, serta instansi strategis seperti Dishub, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Satpol PP, Basarnas, BPBD, FKUB, Kwarcab, Senkom, RAPI, Apdesi, dan MUI Tanggamus.

Strategi Pengamanan & Evaluasi Tahun Sebelumnya
Dalam rakor ini, setiap instansi menyampaikan kesiapan masing-masing terkait transportasi, kesehatan, infrastruktur, dan mitigasi bencana. Evaluasi terhadap pelaksanaan operasi di tahun sebelumnya juga menjadi sorotan utama guna memperbaiki strategi dan mengatasi potensi tantangan selama musim mudik.
Kapolres AKBP Rivanda menegaskan bahwa tujuan utama Operasi Ketupat Krakatau 2025 adalah mewujudkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami tidak bisa menjalankan Operasi Ketupat Krakatau 2025 tanpa dukungan penuh dari TNI, Pemkab Tanggamus, Basarnas, MUI, dan seluruh stakeholder terkait. Kolaborasi ini sangat penting untuk menjamin keselamatan pemudik,” ujar Kapolres Rivanda.
Operasi Ketupat Krakatau 2025: 17 Hari Pengamanan Intensif
Dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, Operasi Ketupat Krakatau 2025 akan berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025.
Seluruh peserta rapat berkomitmen untuk meningkatkan sinergi agar operasi berjalan sukses. Diharapkan, dengan koordinasi yang matang ini, arus mudik dan balik Lebaran di Tanggamus dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perayaan Idulfitri dengan damai bersama keluarga.***













