SAMUDERA NEWS – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Islamic Center Gedong Tataan, Senin pagi (19/5/2025), saat 196 calon jamaah haji asal Kabupaten Pesawaran dilepas secara resmi untuk memulai perjalanan spiritual ke Tanah Suci.
Kloter pertama ini merupakan bagian dari gelombang pemberangkatan haji tahun 2025. Mereka akan menuju Asrama Haji Bandar Lampung sebelum bertolak ke Bandara Soekarno-Hatta dan terbang ke Jeddah, Arab Saudi, pada Selasa dini hari, pukul 02.40 WIB.
Pelepasan jemaah dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sunyoto, mewakili Bupati Dendi Ramadhona. Turut hadir jajaran Forkopimda, Kepala Kemenag H. Farid Wajedi, Ketua MUI KH. A. Rusdi Ubaidillah Abror, tokoh agama, serta keluarga besar jemaah yang mengantar dengan doa dan linangan air mata.
Pesan untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Dalam sambutannya, Sunyoto mengajak seluruh jemaah menjadikan ibadah haji bukan hanya sebagai ritual, tetapi sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
“Ibadah ini semestinya bermuara pada kematangan akhlak, yang bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan ketua rombongan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan senantiasa mengedepankan pelayanan.
Komposisi dan Keberangkatan Jemaah
Dari total 213 calon jamaah haji asal Pesawaran tahun ini, kloter 43 yang berangkat hari ini terdiri atas 96 pria dan 100 wanita, mewakili 11 kecamatan. Di antaranya, Gedong Tataan (35), Negeri Katon (87), Tegineneng (20), Way Lima (8), dan gabungan kecamatan Padang Cermin, Way Ratai dan Teluk Pandan (39).
Dua kloter berikutnya—kloter 56 dengan 15 jemaah dan kloter 61 dengan 2 jemaah—dijadwalkan menyusul pada 25 dan 27 Mei.
Kisah Muda dan Sepuh di Barisan Jemaah
Keberangkatan ini juga menyimpan kisah inspiratif. Bagas Diandra Wiratama, 23 tahun, menjadi jemaah termuda yang berangkat menggantikan sang ayah yang wafat setelah mendaftar sejak 2013. Sedangkan jemaah tertua, Syahrial Dadang Karim (90), menunjukkan semangat luar biasa untuk menunaikan rukun Islam kelima.
“Ini pengalaman luar biasa. Saya merasa sangat bersyukur bisa berangkat haji di usia muda. Semua persiapan sudah saya lakukan, termasuk manasik dan pembekalan spiritual,” ungkap Bagas.
Menuju Tanah Suci dengan Harapan Mabrur
Para jemaah kini tengah menjalani tahapan akhir sebelum menunaikan ibadah haji. Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap keberangkatan ini membawa keberkahan dan keselamatan, serta para jemaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh.***











