SAMUDERA NEWS– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan bersama pemerintah daerah melakukan rapat koordinasi (rakor) intensif untuk mematangkan persiapan pelaksanaan peringatan yang akan dilaksanakan di Menara Siger, ikon sekaligus simbol kebanggaan masyarakat Lampung Selatan dan titik nol Sumatera. Rakor berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (12/8/2025) dan dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan.
Rakor ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Mewakil Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, Wakil Ketua I DPRD Merik Havit, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diskusi dalam rakor membahas secara komprehensif berbagai aspek mulai dari tata upacara bendera yang akan dilaksanakan dengan khidmat, pengaturan keamanan yang melibatkan aparat kepolisian dan TNI, hingga persiapan hiburan rakyat yang akan melibatkan komunitas lokal dan seni budaya khas Lampung.
Mewakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Menurut Merik, perayaan kemerdekaan bukan hanya soal seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, semangat gotong royong, dan cinta tanah air yang harus terus ditanamkan pada setiap generasi.
“Peringatan hut ri ke-80 harus menjadi ajang yang menginspirasi dan mempersatukan seluruh elemen masyarakat Lampung Selatan. Melalui kegiatan ini, kita menanamkan rasa nasionalisme yang kuat dan menunjukkan bahwa kita tetap solid menghadapi tantangan masa depan,” kata Merik Havit dalam sambutannya.
Pemerintah daerah menargetkan perayaan tahun ini menjadi yang paling berkesan dengan mengangkat nuansa budaya dan kearifan lokal Lampung. Selain upacara bendera, rangkaian acara akan diisi dengan pertunjukan seni tradisional seperti tari Bedana dan khas Lampung lainnya, pameran kerajinan tangan serta kuliner tradisional yang turut melibatkan pelajar dan komunitas masyarakat.
Pengamanan acara menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib. Kerjasama antara kepolisian, TNI, Satpol PP, dan pihak keamanan swasta disiapkan secara matang untuk menjaga ketertiban selama kegiatan. Selain itu, protokol kesehatan tetap diterapkan untuk mengantisipasi potensi risiko yang ada.
Menara Siger, sebagai lokasi utama acara, akan dihias dengan berbagai ornamen dan dekorasi khas yang mencerminkan kebanggaan budaya Lampung Selatan. Penataan tempat dan fasilitas publik juga dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin mengikuti perayaan secara langsung.
Selain kegiatan utama, ada pula lomba dan kompetisi yang melibatkan pelajar dan masyarakat umum untuk menambah semarak suasana kemerdekaan. Perlombaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas dan semangat persaingan sehat dalam bingkai kebersamaan.
Dengan segala persiapan matang dan kolaborasi dari berbagai pihak, peringatan HUT RI ke-80 di Lampung Selatan diharapkan dapat menjadi momen berharga yang tidak hanya merayakan kemerdekaan secara formal, tetapi juga menguatkan solidaritas dan membangun semangat kebangsaan yang kokoh untuk masa depan.***












