• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, August 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Ari Pahala Hutabarat Bekali Penyair Muda Lampung dengan Teori Puisi T.S. Eliot

MeldabyMelda
29/08/2026
in Berita
Ari Pahala Hutabarat Bekali Penyair Muda Lampung dengan Teori Puisi T.S. Eliot
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Ari Pahala Hutabarat mengatakan bahwa kriteria-kriteria puisi yang baik menurut T.S. Eliot, nobelis sastra–dalam hal ini teori Korelasi Objektif-nya, tentang motivasi dasar mengapa menulis puisi, dan lain-lain.

Pemenang Kusala 2026 untuk buku puisinya “Nusantara, Amnesia” memberi motivasi kepada calon penyair muda Lampung dalam acara Bengkel Sastra 2026 di Villa Dangau Kedaung, Bandar Lampung, Kamis 27 Agustus 2026.

Acara yang ditaja Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS bekerja sama Badan Bahasa RI itu dimulai pukul 08.30 hingga 21.00.

BeritaLainnya

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD

Ari Pahala Hutabarat yang tanpil di hari kedua diikuti 20 peserta hasil lolos kurasi. Dalam kesempatan itu, selain memberi materi-materi dasar yang sangat penting dan akan menjadi fondasi kepenyairan mereka kelak, juga membongkar ulang puisi-puisi mereka untuk mendapatkan puisi yang baik.

“Puisi yang baik harus selaras dengan logika, menawarkan daya pukau bagi pembaca,” ujar sutradara teater di Komunitas Berkat Yakin (KoBer) Lampung.

ADVERTISEMENT

“Materi yg tadi saya beri adalah materi2 dasar yg sangat penting dan akan menjadi fondasi kepenyairan mereka kelak, misalnya soal daya guna imajeri/citraan dan metafora dalam puisi,” ujar dia selesai kegiatan, semalam.

Ari Pahala Hutabarat juga mengapresiasi bahwa kegiatan Bengkel Sastra 2026 yang ditaja Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS memperlihatkan perkembangan sastra yang menarik di Lampung: baiknya dan berjalannya proses regenerasi sastra/penulis di Lampung.

Hal ini, lanjutnya, bisa dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan, beragamnya latar belakang peserta, kekayaan dan keluasan tematik dari puisi-puisi yang mereka tuliskan.

“Juga banyaknya peserta yang sungguh berbakat untuk jadi penyair yang baik di masa depan,” kata Ari.

Karena itu, imbuh dia, sungguh diharapkan dengan hadirnya kegiatan ini juga melihat bakat dan jumlah peserta yang mengikuti ke depannya ekosistem sastra di Lampung akan semakin membaik dan tambah sehat.

Antusias para peserta dalam mengikuti materi ini, mereka dengan lancar menjelaskan kembali ihwal materi yang diterima dari sesi Ari Pahala.

Sejumlah peserta yang diberi kesempatan memberikan resume di depan rekan-rekannya, menunjukkan apa yang dipaparkan pemateri telah dipahami dengan baik.

Terakhir, Ari mengingatkan bahwa untuk menjadi penyair harus banyak-banyak membaca buku, terutama buku puisi dari penyair besar. Untuk Indonesia, ia merekomendasi para penyair seperti Goenawan Mohamad, Sapardi Djoko Damono, Abdul Hadi WM, Afrizal Malna, dan lain-lain. Ia juga menyebut sejumlah penyair luar negeri, terutama yang pernah menerima Nobel.

“Jangan sampai, seperti pepatah jika yang kau makan sampah maka yang keluar adalah sampah. Tak ada orang yang kencing tanpa pernah meminum,” tandas Ari.

Bengkel Sastra 2026 yang dimulai 25 Agustus, akan selesai siang ini, Jumat 28 Agustus 2026. Sebelum ditutup oleh Direktur Lamban Sastra, Fitri Angraini, menghadirkan akademi Prodi Bahasa Lampung, Yinda Dwi Gustiara, tentang alihbahahasa.***

Source: ISBEDY
Tags: Ari Pahala HutabaratBadan Bahasa RIBengkel Sastra 2026Kusala 2026Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZSNusantara AmnesiaPenyair Muda LampungPuisi IndonesiaSastra LampungT.S. Eliot
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Tindak Pidana Siber: Bentuk, Modus, dan Ancaman

Next Post

Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

Related Posts

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi
Berita

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

29/08/2026
Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD
Berita

Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD

29/08/2026
Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar
Berita

Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar

29/08/2026
Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama
Berita

Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

29/08/2026
Tindak Pidana Siber: Bentuk, Modus, dan Ancaman
Berita

Tindak Pidana Siber: Bentuk, Modus, dan Ancaman

29/08/2026
Hak Warga atas Pelayanan Publik
Berita

Hak Warga atas Pelayanan Publik

29/08/2026
Next Post
Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar

Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar

Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD

Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

Berita Terkini

  • Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi
  • Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD
  • Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar
  • Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama
  • Ari Pahala Hutabarat Bekali Penyair Muda Lampung dengan Teori Puisi T.S. Eliot

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In