• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, July 15, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Skandal Pendidikan dalam Alegori Permainan: Kritik Sastra atas Prosa Liris “Skandal!” Karya Penyair Muhammad Alfariezie

MeldabyMelda
28/09/2025
in Berita
Skandal Pendidikan dalam Alegori Permainan: Kritik Sastra atas Prosa Liris “Skandal!” Karya Penyair Muhammad Alfariezie
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Sastra Indonesia kerap hadir sebagai medium kritik sosial. Dari era Chairil Anwar yang menyalakan api eksistensialisme, WS Rendra dengan teater puisinya, hingga Wiji Thukul dengan suara perlawanan rakyat, karya-karya sastra telah menjadi senjata moral untuk menyingkap kebobrokan sosial. Dalam tradisi itu, muncul teks “Skandal!”—sebuah prosa liris yang menyoal dunia pendidikan.

Karya Muhammad Alfariezie: Penyair asal Kota Bandar Lampung ini mengundang pembaca untuk menelusuri metafora permainan anak-anak sebagai simbol penyembunyian, kecurangan, dan ironi birokrasi pendidikan.

Kritik sastra ini berupaya membaca “Skandal!” dalam tiga dimensi: estetika, muatan sosial, dan posisinya dalam peta sastra kritik sosial Indonesia.

BeritaLainnya

Tanah Lado International Film Festival 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sineas Nasional dan Internasional

LSM PRO RAKYAT Desak Inspektorat Usut Dugaan Pelanggaran Etik Eks Kadis DKP Lampung Secara Transparan

Skandal

Skandal! Silahkan eksekutif
dan legislatif pendidikan
bersembunyi dalam rentetan
sedih penghuni
sekolah swasta dan silahkan
eksekutif-legislatif pendidikan
bersembunyi
dalam bertumpuk masalah
sekolah ilegal Bunda Eva

ADVERTISEMENT

Seperti anak-anak
berpetak umpet di awal
senja, silahkan bersembunyi
dalam rimbun ancaman
ular, dalam gatal rumpun
berulat dan silahkan sembunyi
dalam curang rumah permainan

Kalian akan ketahuan meski
berselimut kamar kecurangan,
kalian tak mampu menutup
hasrat kemanusiaan
bahwa permainan adalah
bahasa paling jujur
hanya untuk bersenang
senang bukan menyilang
kesalahan

Bandar Lampung, 2025

Analisis Teks

1. Struktur dan Bentuk
“Skandal!” berada di persimpangan puisi dan prosa. Ia bukan narasi linear, tetapi juga tidak mengikuti bait puisi konvensional. Repetisi kata “silahkan” membentuk pola mantra, memberi tekanan emosional, sekaligus menandai serangan satir yang berulang terhadap eksekutif-legislatif pendidikan.

2. Tema dan Gagasan
Tema utama adalah pengkhianatan terhadap pendidikan. Pemerintah digambarkan bersembunyi dari tanggung jawab, membiarkan sekolah swasta menanggung beban. Kritik ini diperkuat oleh perbandingan ironis: pejabat negara diposisikan sebagai anak kecil yang main petak umpet.

3. Simbol dan Alegori
Petak umpet: alegori penyembunyian masalah, kelicikan, dan ketidakjujuran kekuasaan.

Rimbun ancaman ular, semak berulat: representasi lingkungan pendidikan yang penuh bahaya dan penyakit struktural.

Kamar kecurangan: simbol kekuasaan yang dibangun di atas manipulasi, tetapi rapuh menghadapi kebenaran.

Permainan jujur: idealisme kemanusiaan dan pendidikan yang seharusnya bersih dari manipulasi birokrasi.

4. Gaya Bahasa
Diksi yang digunakan cenderung keras: skandal, ular, curang, berulat. Pemilihan kata-kata ini menimbulkan nuansa gelap, sejalan dengan substansi kritik. Repetisi “silahkan” menciptakan irama satir yang sekaligus melemahkan wibawa penguasa, menjadikan mereka sosok yang ditertawakan.

Perbandingan dengan Tradisi Kritik Sosial Sastra Indonesia

WS Rendra
Seperti dalam Potret Pembangunan dalam Puisi, Rendra menggunakan repetisi untuk mengkritik rezim pembangunan. “Skandal!” memiliki kemiripan gaya: repetitif, satir, penuh sindiran. Namun Rendra lebih konkret dalam menyebut fakta sosial, sedangkan “Skandal!” lebih alegoris.

Wiji Thukul
Puisi-puisi Wiji Thukul lugas dan langsung menghantam, seperti “Peringatan” yang menutup dengan seruan “hanya ada satu kata: lawan!”. “Skandal!” tidak memilih jalan lugas, melainkan metafora permainan. Meski berbeda gaya, keduanya sama-sama berpihak pada rakyat yang tertindas.

Sutardji Calzoum Bachri
Sutardji membebaskan kata, menjadikannya mantra. Dalam “Skandal!”, repetisi “silahkan” juga terasa mantrawi, meski tetap terikat pada makna kritik sosial. Jika Sutardji lebih menekankan kebebasan bahasa, “Skandal!” menekankan kritik ideologis.

Nilai Estetis dan Sosial

Daya tarik “Skandal!” ada pada keberaniannya memadukan estetika metafora dengan substansi kritik sosial. Ia tidak sekadar protes, tetapi juga permainan bahasa yang menghadirkan pengalaman membaca penuh ironi. Meski demikian, kelemahannya adalah sifatnya yang fragmentaris: metafora-metafora kadang longgar keterhubungannya, membuat pembaca awam berpotensi kehilangan arah.

Namun justru karena sifat fragmentaris itu, teks ini dapat dibaca sebagai sastra perlawanan yang cair: tidak sepenuhnya terikat pada tradisi Rendra, Thukul, atau Sutardji, tetapi mengambil unsur dari ketiganya untuk membangun suara unik.

“Skandal!” adalah prosa liris yang mengusung alegori permainan sebagai cara mengekspos kebobrokan birokrasi pendidikan. Dengan repetisi mantrawi, simbol-simbol satir, dan kontras antara permainan jujur dengan kecurangan politik, karya ini menempati posisi penting dalam tradisi kritik sosial sastra Indonesia.

Jika Rendra memotret pembangunan, Wiji Thukul menyerukan perlawanan, dan Sutardji membebaskan kata, maka “Skandal!” menyindir penguasa dengan menempatkan mereka sebagai anak-anak pengecut yang bersembunyi dalam permainan. Ia bukan hanya kritik sosial, tetapi juga satire yang mengingatkan bahwa pendidikan seharusnya berpihak pada kemanusiaan, bukan pada permainan kecurangan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungKritik SosialMuhammad AlfarieziePendidikanprosa lirispuisi kritiksastra IndonesiaskandalSutardji Calzoum Bachriwiji thukulws rendra
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Jembatan Gantung Tampang Muda Rampung Hanya dalam 5 Hari, Kini Jadi Simbol Gotong Royong Warga Tanggamus

Next Post

Gubernur dan DPRD Lampung Dorong Pendirian SMK Baru, SMK Swasta Menjerit Tanpa Bosda dan BOP

Related Posts

Tanah Lado International Film Festival 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sineas Nasional dan Internasional
Berita

Tanah Lado International Film Festival 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sineas Nasional dan Internasional

15/07/2026
LSM PRO RAKYAT Desak Inspektorat Usut Dugaan Pelanggaran Etik Eks Kadis DKP Lampung Secara Transparan
Berita

LSM PRO RAKYAT Desak Inspektorat Usut Dugaan Pelanggaran Etik Eks Kadis DKP Lampung Secara Transparan

15/07/2026
Kantor Pertanahan Tanggamus Perkuat Transformasi Layanan Lewat Review Regulasi ATR/BPN
Berita

Kantor Pertanahan Tanggamus Perkuat Transformasi Layanan Lewat Review Regulasi ATR/BPN

15/07/2026
Lewat Forum REBOAN, Kantor Pertanahan Tanggamus Perkuat Kapasitas SDM dan Koordinasi Antar Satker
Berita

Lewat Forum REBOAN, Kantor Pertanahan Tanggamus Perkuat Kapasitas SDM dan Koordinasi Antar Satker

15/07/2026
Perkuat Kebersamaan Antarinstansi, Kantor Pertanahan Tanggamus Hadiri Nobar Bersama Forkopimda
Berita

Perkuat Kebersamaan Antarinstansi, Kantor Pertanahan Tanggamus Hadiri Nobar Bersama Forkopimda

15/07/2026
PDS HB Jassin Jadi Saksi Peluncuran Puisi 68, Isbedy Stiawan ZS Kembali Tegaskan Kiprah di Dunia Sastra
Berita

PDS HB Jassin Jadi Saksi Peluncuran Puisi 68, Isbedy Stiawan ZS Kembali Tegaskan Kiprah di Dunia Sastra

15/07/2026
Next Post
Gubernur dan DPRD Lampung Dorong Pendirian SMK Baru, SMK Swasta Menjerit Tanpa Bosda dan BOP

Gubernur dan DPRD Lampung Dorong Pendirian SMK Baru, SMK Swasta Menjerit Tanpa Bosda dan BOP

Isbedy Stiawan ZS Siap Guncang Republik Puitik di PDS HB Jassin, Satire Negara Abai Hadir dalam Seni

Isbedy Stiawan ZS Siap Guncang Republik Puitik di PDS HB Jassin, Satire Negara Abai Hadir dalam Seni

Refleksi G30S/PKI: Peringatan Kelam untuk Pemerintahan Prabowo dan Masa Depan Indonesia

Refleksi G30S/PKI: Peringatan Kelam untuk Pemerintahan Prabowo dan Masa Depan Indonesia

Briefing Perdana Kalapas Baru Dharmasraya: Ferdika Canra Tegaskan Integritas dan Transformasi Pemasyarakatan

Briefing Perdana Kalapas Baru Dharmasraya: Ferdika Canra Tegaskan Integritas dan Transformasi Pemasyarakatan

Meriah Dan Khidmat, Maulid Nabi Di Masjid Al-Falah Way Urang Lampung Selatan

Meriah Dan Khidmat, Maulid Nabi Di Masjid Al-Falah Way Urang Lampung Selatan

Berita Terkini

  • Tanah Lado International Film Festival 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sineas Nasional dan Internasional
  • LSM PRO RAKYAT Desak Inspektorat Usut Dugaan Pelanggaran Etik Eks Kadis DKP Lampung Secara Transparan
  • Kantor Pertanahan Tanggamus Perkuat Transformasi Layanan Lewat Review Regulasi ATR/BPN
  • Lewat Forum REBOAN, Kantor Pertanahan Tanggamus Perkuat Kapasitas SDM dan Koordinasi Antar Satker
  • Perkuat Kebersamaan Antarinstansi, Kantor Pertanahan Tanggamus Hadiri Nobar Bersama Forkopimda

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In