SAMUDERA NEWS— Memasuki puncak libur Tahun Baru 2026, arus kendaraan menuju kawasan wisata di Kabupaten Pesawaran mulai mengalami peningkatan. Untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar, jajaran Satlantas Polres Pesawaran memperketat pengamanan di Simpang Tiga Mutun, Jumat (2/1/2026).
Langkah ini menjadi penting karena Simpang Tiga Mutun dikenal sebagai titik strategis yang menghubungkan wisatawan dengan sejumlah destinasi pantai favorit. Saat libur panjang, kawasan ini kerap menjadi simpul kepadatan lalu lintas jika tidak diantisipasi sejak dini.
Simpang Mutun Jadi Titik Kunci
Simpang Tiga Mutun memiliki peran vital dalam arus keluar-masuk kendaraan wisata. Jalur ini menjadi akses utama menuju kawasan pesisir yang ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Lonjakan volume kendaraan biasanya mulai terasa sejak siang hingga sore hari. Tanpa pengaturan yang tepat, potensi kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas bisa meningkat, terutama saat pengendara terburu-buru mengejar waktu liburan.
Pengamanan Sejak Siang Hari
Pengamanan di lokasi dilakukan oleh personel Satgas Kamseltibcar Lantas dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2025. Petugas mulai bersiaga sejak pukul 13.00 WIB dengan fokus pada pengaturan arus lalu lintas dan pemantauan kepadatan kendaraan.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Pesawaran Iptu Olivia Jeniar Chaniagung, didampingi Iptu Syamsul Ridwan bersama tim di lapangan. Kehadiran pimpinan di lokasi memastikan koordinasi berjalan cepat dan responsif terhadap situasi lalu lintas yang dinamis.
Fokus Pada Kelancaran Dan Keselamatan
Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho menjelaskan bahwa penempatan personel di Simpang Tiga Mutun merupakan bagian dari pelayanan publik selama masa libur panjang. Menurutnya, polisi tidak hanya hadir untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan keselamatan.
“Pengaturan arus lalu lintas dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dan kemacetan di jalur wisata,” ujar Heri. Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama selama momentum libur Tahun Baru.
Patroli Dialogis Di Jalur Wisata
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan menyapa para pengendara. Pendekatan humanis ini dilakukan untuk mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan menjaga kondisi kendaraan.
Imbauan disampaikan secara persuasif agar pengendara tetap waspada, tidak memaksakan diri saat lelah, serta saling menghargai sesama pengguna jalan. Upaya ini dinilai efektif dalam menekan potensi kecelakaan di jalur wisata yang padat.
Situasi Terkendali Hingga Sore
Hingga pengamanan berlangsung, kondisi lalu lintas di Simpang Tiga Mutun terpantau aman dan lancar. Arus kendaraan dapat bergerak tanpa hambatan berarti, meski volume terus meningkat seiring ramainya wisatawan.
Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan pengamanan yang konsisten, libur awal tahun di Pesawaran dapat dinikmati tanpa harus dibayangi kemacetan atau risiko kecelakaan.
Ke depan, pengamanan serupa akan terus dilakukan selama masa libur berlangsung sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan publik dan mendukung sektor pariwisata daerah.***












