• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, May 22, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Babinsa dan Istri Sulap Gudang Tua Jadi “Gudang Aksara” untuk Anak Desa

MeldabyMelda
22/05/2026
in Berita
Babinsa dan Istri Sulap Gudang Tua Jadi “Gudang Aksara” untuk Anak Desa
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Suasana berbeda terlihat setiap pagi di Dusun Empat, Desa Toto Harjo, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. Puluhan anak-anak tampak berlarian menuju sebuah bangunan sederhana bercat hijau milik seorang anggota Babinsa Koramil Purbolinggo, Serda Ihsanudin.

Di tempat itulah, harapan dan semangat belajar tumbuh setiap hari. Bangunan yang dulunya hanya gudang penyimpanan pakan sapi kini berubah menjadi ruang belajar interaktif yang dipenuhi tawa dan semangat anak-anak desa.

Perubahan tersebut berawal dari kepedulian Serda Ihsanudin dan sang istri, Umi Salmah, terhadap kondisi anak-anak yang semakin akrab dengan gawai dan mulai kehilangan ruang bermain maupun bersosialisasi secara langsung.

BeritaLainnya

Polemik PT Taspen Bandar Lampung Belum Selesai, Ahli Waris Minta Penjelasan Terbuka

Mampukah Prabowo Jadi Pemimpin “Tahan Banting” Seperti Jokowi?

Dengan penuh ketulusan, pasangan tersebut menghadirkan “Gudang Aksara”, sebuah ruang belajar gratis bagi anak-anak usia TK hingga SD di lingkungan desa.

“Kami ingin memberikan ruang di mana anak-anak bisa belajar dengan ceria dan bersosialisasi secara langsung, bukan cuma asyik dengan gawai masing-masing,” ujar Umi Salmah, Jumat (22/5/2026).

ADVERTISEMENT

Dari Gudang Pakan Menjadi Gudang Ilmu

Empat tahun lalu, bangunan itu hanyalah gudang sederhana dengan suara mesin dan tumpukan pakan ternak. Namun kini suasananya berubah total.

Dinding-dinding ruangan dihiasi poster edukasi berwarna-warni, mulai dari peta Indonesia, aksara Lampung, hingga gambar tokoh nasional seperti Ki Hajar Dewantara dan R.A. Kartini.

Setiap hari Senin hingga Jumat, puluhan anak rutin datang mengikuti berbagai kegiatan belajar, mulai dari pengenalan huruf, membaca, berhitung hingga kelas sejarah dan kebangsaan.

Tak hanya belajar di dalam ruangan, Serda Ihsanudin juga membangun area bermain sederhana di halaman rumahnya.

Terdapat seluncuran, ayunan, dan jungkat-jungkit yang sengaja disediakan agar anak-anak lebih aktif bergerak dan tidak terus menerus terpaku pada layar handphone.

Langkah sederhana tersebut ternyata membawa dampak besar bagi lingkungan sekitar.

Orangtua Merasa Terbantu

Kehadiran Gudang Aksara mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak orangtua mengaku bersyukur karena anak-anak mereka kini lebih aktif belajar dan bersosialisasi.

Ida, salah seorang wali murid, mengatakan perubahan perilaku anaknya mulai terlihat sejak rutin mengikuti kegiatan belajar di tempat tersebut.

“Sebagai orangtua, kami sangat senang dan terbantu. Waktu bermain anak jadi lebih bermanfaat untuk belajar, dan yang paling penting, ketergantungan mereka pada handphone berkurang drastis,” ujarnya.

Saat ini, lebih dari 50 anak mengikuti kegiatan belajar secara rutin tanpa dipungut biaya. Bahkan beberapa di antaranya merupakan anak-anak yang belum sempat mengenyam pendidikan formal.

Bagi warga Desa Toto Harjo, kehadiran Gudang Aksara menjadi oase pendidikan di tengah keterbatasan fasilitas belajar nonformal di desa mereka.

 Pengabdian yang Menyentuh Hati

Di mata warga, Serda Ihsanudin bukan hanya seorang Babinsa yang bertugas menjaga keamanan wilayah. Ia juga dianggap sebagai sosok penggerak sosial yang hadir langsung membantu masyarakat.

Pengabdian yang dilakukan bersama istrinya menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sore hari, selepas menjalankan tugas sebagai aparat teritorial, Serda Ihsanudin kerap terlihat duduk santai bersama istrinya di teras rumah sambil menyaksikan anak-anak bermain dan belajar.

Pemandangan sederhana itu menjadi simbol bahwa pendidikan, kasih sayang, dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di pelosok desa Lampung Timur.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anak dan GawaiBabinsa Lampung TimurGudang AksaraInspiratifLAMPUNG TIMURPendidikan Anak DesaPendidikan GratisPurbolinggoSerda IhsanudinUmi Salmah
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Polemik PT Taspen Bandar Lampung Belum Selesai, Ahli Waris Minta Penjelasan Terbuka

Related Posts

Polemik PT Taspen Bandar Lampung Belum Selesai, Ahli Waris Minta Penjelasan Terbuka
Berita

Polemik PT Taspen Bandar Lampung Belum Selesai, Ahli Waris Minta Penjelasan Terbuka

22/05/2026
Mampukah Prabowo Jadi Pemimpin “Tahan Banting” Seperti Jokowi?
Berita

Mampukah Prabowo Jadi Pemimpin “Tahan Banting” Seperti Jokowi?

22/05/2026
Program Hilirisasi Tebu di Lampura Dipacu, Petani Dijanjikan Pendampingan Penuh
Berita

Program Hilirisasi Tebu di Lampura Dipacu, Petani Dijanjikan Pendampingan Penuh

22/05/2026
Proses Hukum Kasus Pencemaran Nama Baik di Indonesia: Dari Aduan hingga Putusan Pengadilan
Berita

Proses Hukum Kasus Pencemaran Nama Baik di Indonesia: Dari Aduan hingga Putusan Pengadilan

22/05/2026
Kasus Kakek Mujiran Berlanjut, Laskar Lampung Soroti Keadilan bagi Masyarakat Kecil
Berita

Kasus Kakek Mujiran Berlanjut, Laskar Lampung Soroti Keadilan bagi Masyarakat Kecil

21/05/2026
LSM PRO RAKYAT: Jangan Sampai Pusat Ngebut, Daerah Jalan di Tempat
Berita

LSM PRO RAKYAT: Jangan Sampai Pusat Ngebut, Daerah Jalan di Tempat

21/05/2026

Berita Terkini

  • Babinsa dan Istri Sulap Gudang Tua Jadi “Gudang Aksara” untuk Anak Desa
  • Polemik PT Taspen Bandar Lampung Belum Selesai, Ahli Waris Minta Penjelasan Terbuka
  • Mampukah Prabowo Jadi Pemimpin “Tahan Banting” Seperti Jokowi?
  • Program Hilirisasi Tebu di Lampura Dipacu, Petani Dijanjikan Pendampingan Penuh
  • Proses Hukum Kasus Pencemaran Nama Baik di Indonesia: Dari Aduan hingga Putusan Pengadilan

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In