• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, August 1, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Isu Pendidikan Lampung dan Jawa Barat, Publik Soroti Arah Kebijakan Daerah

MeldabyMelda
15/06/2026
in Berita
Isu Pendidikan Lampung dan Jawa Barat, Publik Soroti Arah Kebijakan Daerah
ADVERTISEMENT

Editorial Redaksi

SAMUDERA NEWS- Tidak ada niat baik dalam penyelenggaraan SMA Swasta Siger di bawah Yayasan Siger Prakarsa Bunda sejak awal pembentukannya maupun di bawah Yayasan Korpri sebagaimana yang terus Wali Kota Eva Dwiana gembar-gemborkan di publik pasca-Pemprov Lampung mengambil alih peserta didik korban kebijakan salahnya.

Kakanwil Kemenham Lampung telah secara tegas dalam keterangan resminya menyatakan berdasar hasil verifikasi, telah terjadi Permasalahan HAM terhadap Hak Pendidikan Anak di SMA Siger yang Eka Afriana didirikan dan bina.

Ketua Tim Reformasi Polri sekaligus Ketua MK periode 2003-2008 pun secara tegas mengungkap ada konflik kepentingan ketika Pemkot atau pejabat negara membentuk Yayasan Berbadan Hukum Privat tersebut.

BeritaLainnya

Transparansi Legislasi, Catatan 01 Agustus

Pengadilan Tata Usaha Negara Modern

Tugas mutlak pemerintah Kota Bandar Lampung ialah menjamin hak pendidikan dasar mulai dari PAUD, TK hingga SMP dan ini selalu Ketua Komisi 4 DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah tegaskan.

SMA/SMK sederajat milik Pemerintah Provinsi, dan telah membuka sekolah terbuka untuk berkontribusi menekan angka putus sekolah.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Pemerintah Pusat melalui Kemensos telah menyelenggarakan sekolah rakyat agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah.

Mengapa Wali Kota Eva Dwiana tidak berupaya menyukseskan program Pemprov dan pemerintah pusat dengan menyediakan lahan, justru malah hendak bersaing dengan melanggar UU No. 20 Tahun 2003, Permendikbud No. 36 dan Permendagri No. 14 Tahun 2016? Inikah yang namanya niat baik?

Untuk bisa menerjemahkan dan merealisasi niat baik bagi warga kurang mampu yang anaknya tidak lolos seleksi SMA/SMK Negeri namun tidak memiliki sumber ekonomi memadai masuk sekolah Swasta, Eva Dwiana perlu belajar hingga ke Jawa Barat dengan Gubernur Dedi Mulyadi.

Gubernur yang selalu tersorot puja-puji dari tiap warga Indonesia itu sama sekali tidak berniat menyuntik mati SMA/SMK Swasta, justru kebijakannya untuk pemerataan kualitas pendidikan.

Ia tak meminta sanak keluarganya membuka dan menjadi pengurus yayasan pendidikan untuk meraup APBD serta ABPN juga memanfaatkan Barang Milik Daerah dengan menentang segala peraturan perundang-undangan.

Dedi Mulyadi, bak kesatria. Ia gelontorkan anggaran besar demi menjamin pendidikan gratis bagi lulusan SMP yang tidak lolos SMA Negeri dan berani meminta maaf kepada publik karena pemerintahannya belum sanggup membuka akses pendidikan bagi seluruh warga Jawa Barat.

Tapi dia paham aturan, tidak mencuri kesempatan dalam kesempitan.

Tidak seperti Eva Dwiana yang selalu mengumbar niat baik tapi justru mengorbankan anak-anak yang berasal dari kalangan pra sejahtera, menempatkan mereka pada lingkungan pendidikan yang jauh dari kata layak serta menjadikan mereka objek distribusi APBD ke yayasan privat yang didirikan dan dibina saudari kembarnya yakni Eka Afriana yang menjabat Kadisdikbud, kala itu.

Mirisnya, meski sekolah Eka Afriana itu menerima APBD dan menggunakan Aset Berharga Pemerintah tapi peserta didiknya tetap membeli modul 15 ribu rupiah per satu mata pelajaran.

Selain itu, mereka tidak pernah merasakan ekstrakukiluler dan raportnya hanya berbentuk file serta terdistribusi lewat HP.

Mereka pun tidak mendapat seragam putih abu-abu, batik dan olahraga. Itu kah niat baik Wali Kota Bandar Lampung? Bandingkan dengan kebijaksaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dengan anggaran pemerintah, ia berniat dan melaksanakan pemerataan pendidikan serta tidak mengenyampingkan sejarah bahwa Taman Siswa dan Ki Hajjar Dewantara ialah pelopor pendidikan Indonesia.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DediMulyadiEkaAfrianaEvaDwianaLampungPendidikanIndonesiaSMASMA SIGERSMKYayasanPendidikan
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Pemberian WTP untuk Pemkot Bandar Lampung Dipertanyakan, Publik Minta KPK Turun Tangan

Next Post

Cara Mengurus Sengketa Izin Usaha dengan Pemerintah

Related Posts

Transparansi Legislasi, Catatan 01 Agustus
Berita

Transparansi Legislasi, Catatan 01 Agustus

01/08/2026
Pengadilan Tata Usaha Negara Modern
Berita

Pengadilan Tata Usaha Negara Modern

01/08/2026
Riset Persepsi Publik Lampung: Gerindra di Puncak, Golkar dan PDIP Membayangi
Berita

Riset Persepsi Publik Lampung: Gerindra di Puncak, Golkar dan PDIP Membayangi

31/07/2026
Waspada Penipuan Online, Al-Hidayah Pringsewu Bekali Masyarakat Literasi Digital
Berita

Waspada Penipuan Online, Al-Hidayah Pringsewu Bekali Masyarakat Literasi Digital

31/07/2026
Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pringsewu Gandeng DPD RI dan BPS
Berita

Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pringsewu Gandeng DPD RI dan BPS

31/07/2026
6 Siswa SMP dan 6 Siswa SMA Pringsewu Dilepas ke Sekolah Rakyat Lampung
Berita

6 Siswa SMP dan 6 Siswa SMA Pringsewu Dilepas ke Sekolah Rakyat Lampung

31/07/2026
Next Post
Prosedur Gugatan Waris yang Efektif dan Cepat

Cara Mengurus Sengketa Izin Usaha dengan Pemerintah

Kasus Yayasan Siger dan APBD Bandar Lampung, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Kasus Yayasan Siger dan APBD Bandar Lampung, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Warga Enggal Kecewa, Solusi Banjir yang Dijanjikan Belum Kunjung Terwujud

Warga Enggal Kecewa, Solusi Banjir yang Dijanjikan Belum Kunjung Terwujud

Gaya Kritik Lampung, Identitas Baru Sastra Sosial dari Muhammad Alfariezie

Gaya Kritik Lampung, Identitas Baru Sastra Sosial dari Muhammad Alfariezie

Ponpes Al-Hidayat Gerning Jadi Pilar Pendidikan Islam, Dapat Apresiasi dari Wagub Lampung

Ponpes Al-Hidayat Gerning Jadi Pilar Pendidikan Islam, Dapat Apresiasi dari Wagub Lampung

Berita Terkini

  • Transparansi Legislasi, Catatan 01 Agustus
  • Pengadilan Tata Usaha Negara Modern
  • Riset Persepsi Publik Lampung: Gerindra di Puncak, Golkar dan PDIP Membayangi
  • Waspada Penipuan Online, Al-Hidayah Pringsewu Bekali Masyarakat Literasi Digital
  • Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pringsewu Gandeng DPD RI dan BPS

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In