SAMUDERA NEWS- Langkah politik Andreas Andoyo, seorang bakal calon wakil bupati, semakin menonjol ketika ia secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PDI Perjuangan Pringsewu pada hari Senin (6/5). Kedatangannya tidak hanya sebagai individu, melainkan bersamaan dengan karavan sepuluh sepeda motor, diiringi oleh perwakilan beragam lapisan masyarakat, mulai dari petani, buruh, tukang bangunan, hingga seniman.
Andreas Andoyo memperlihatkan tekadnya untuk mengemban misi mulia, yaitu memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat kecil, yang kerap disebut sebagai ‘Wong Cilik’, di Kabupaten Pringsewu. Ia menekankan bahwa semangat ini sejalan dengan nilai-nilai partai PDI Perjuangan dan warisan Marhaenisme yang dicetuskan oleh Bung Karno, presiden pertama Indonesia.
Dengan semangat “Aspiratif dan Amanah”, Andreas Andoyo berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan pembangunan yang telah dirintis oleh pendahulunya, H. Sujadi. “Sujadi telah meneguhkan fondasi pembangunan di Pringsewu. Sebagai putra daerah yang tumbuh dan berkembang di sini, saya bertekad untuk meneruskannya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Andreas Andoyo juga turut menyuguhkan nasi gudeg isi telur untuk santapan siang bersama. Tindakan ini bukan semata sebuah gestur, melainkan simbol dari komitmennya untuk mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta warung-warung kecil yang merupakan tulang punggung perekonomian lokal. “Nasi gudeg yang kami bawa memiliki makna mendalam, mengisyaratkan semangat untuk mendorong UMKM dan warung kecil, sesuai dengan selera dan kebiasaan makan warga Wong Cilik,” tandasnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Pringsewu, Palgunadi, menyambut baik langkah Andreas Andoyo dengan menyebutkan bahwa sudah ada 16 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran. “Andreas Andoyo menjadi calon wakil bupati kedua yang mengembalikan berkas pendaftaran,” ungkapnya dengan optimisme.***












