• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, September 6, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Anak Sekolah Dapat Menu MBG, Pejabat Juga Harus Sederhana? Ini Usulan Ichwan Aulia

MeldabyMelda
06/09/2026
in Berita
Anak Sekolah Dapat Menu MBG, Pejabat Juga Harus Sederhana? Ini Usulan Ichwan Aulia
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Anggaran makan dan minum atau mamin di kantor-kantor pemerintah kembali jadi sorotan. Mahasiswa Magister Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (USBRJ) sekaligus mantan Ketua DPC GMNI Bandar Lampung periode 2020–2024, Ichwan Aulia, melontarkan gagasan yang cukup menarik.

Menurut Ichwan, pemerintah daerah perlu berani memangkas anggaran makan dan minum untuk rapat maupun kegiatan dinas. Menariknya, ia mengusulkan agar menu konsumsi di kantor pemerintah diselaraskan dengan standar Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gagasan ini dinilai bukan cuma soal menghemat anggaran, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan keteladanan pejabat publik terhadap masyarakat.

BeritaLainnya

Peternakan Warga Kalianda Auto Panik, Berang-Berang Diduga Peliharaan Bikin Onar

Diduga Mesin Oven Overheat, Pabrik Pengolahan Kayu di Pringsewu Terbakar

“Selama ini, alokasi anggaran makan dan minum rapat serta kegiatan dinas di instansi pemerintah tergolong cukup besar. Sudah saatnya ada keberanian untuk melakukan reformasi belanja anggaran ini,” ujar Ichwan Aulia dalam keterangannya di Bandar Lampung.

Menurutnya, dibandingkan menyediakan konsumsi rapat dengan anggaran yang besar dan menu yang cenderung eksklusif, pemerintah bisa menggunakan standar menu MBG yang memiliki nilai gizi terukur.

ADVERTISEMENT

“Daripada menyajikan menu konsumsi kantor yang cenderung mewah dan eksklusif, lebih baik disesuaikan dengan porsi dan menu standar MBG,” katanya.

Pangkas Mamin, Anggaran Bisa Dialihkan untuk Rakyat

Ichwan menilai anggaran konsumsi rapat dan kegiatan dinas di lingkungan Pemda maupun DPRD berpotensi menyedot dana hingga miliaran rupiah setiap tahun.

Karena itu, ia mengusulkan pemangkasan belanja makan dan minum antara 30 hingga 50 persen.

Anggaran hasil efisiensi tersebut, menurutnya, bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih menyentuh langsung masyarakat.

Mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, penanganan stunting, pelayanan kesehatan, hingga memperluas jangkauan program pemenuhan gizi.

“Ini bukan sekadar soal matematika anggaran. Ini soal keberanian untuk menentukan prioritas. Anggaran yang berasal dari rakyat harus memberikan dampak sebesar-besarnya untuk rakyat,” tegasnya.

Menu MBG untuk Kantor Pemerintah?

Usulan Ichwan cukup sederhana tetapi menarik perhatian.

Jika anak-anak sekolah, anak usia dini, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan makanan sehat dengan standar biaya yang terukur melalui program MBG, menurutnya tidak ada alasan bagi kantor pemerintah untuk terus menggunakan anggaran konsumsi secara berlebihan.

Ia menilai penerapan standar menu MBG di lingkungan pemerintahan juga dapat menjadi simbol kesederhanaan dan solidaritas sosial.

“Aparatur negara harus memberikan contoh hidup sederhana dan solider dengan program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Dengan kata lain, pejabat dan aparatur pemerintah bisa ikut menerapkan semangat efisiensi yang selama ini terus digaungkan pemerintah pusat.

UMKM, Petani dan Nelayan Bisa Ikut Merasakan Manfaat

Tak hanya bicara soal pemangkasan anggaran, Ichwan juga mendorong agar pengadaan konsumsi di lingkungan pemerintah melibatkan pelaku ekonomi lokal.

Menu yang digunakan, menurutnya, dapat menyerap bahan pangan dari petani dan nelayan lokal serta melibatkan UMKM kuliner.

Dengan pola tersebut, anggaran pemerintah tidak hanya habis untuk konsumsi kegiatan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Pengadaan makanan untuk instansi pemerintah harus bisa memberikan efek ekonomi. Petani, nelayan dan UMKM lokal harus ikut mendapatkan manfaat,” katanya.

Langkah ini dinilai dapat menciptakan perputaran ekonomi lokal yang lebih luas dan sekaligus mendorong proses pengadaan yang transparan.

Bukan Sekadar Hemat, Tapi Soal Keteladanan

Bagi Ichwan, gagasan memangkas anggaran mamin kantor bukan berarti mengabaikan kebutuhan kegiatan pemerintahan.

Namun, ia menilai perlu ada perubahan cara pandang dalam menggunakan anggaran publik.

Pejabat publik dan aparatur pemerintah, kata dia, perlu menunjukkan keteladanan dalam menggunakan uang negara.

Jika masyarakat diminta memahami pentingnya efisiensi, maka pemerintah juga harus menjadi pihak pertama yang memberikan contoh.

“Kalau anak-anak sekolah dan masyarakat bisa mendapatkan makanan sehat bergizi dengan standar biaya yang terukur, tidak ada alasan bagi pejabat atau kantor pemerintah untuk terus menggunakan standar anggaran konsumsi berlebihan,” ujarnya.

Ichwan berharap gagasan tersebut dapat menjadi bahan diskusi bagi pemerintah daerah maupun DPRD dalam menyusun kebijakan anggaran ke depan.

Menurutnya, efisiensi bukan berarti sekadar memangkas angka di atas kertas.

Lebih dari itu, efisiensi harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Mari kita pangkas anggaran mamin kantor yang berlebihan dan salurkan dampaknya untuk kesejahteraan masyarakat luas,” pungkas alumni pimpinan GMNI dua periode tersebut.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: anggaran maminAPBDAPBNberita Bandar LampungBerita LampungEfisiensi AnggaranEkonomi LokalGMNI Bandar LampungIchwan Auliamakan minum kantorMBGPresiden PrabowoProgram Makan Bergizi GratisUMKM lampungUniversitas Sang Bumi Ruwa JuraiUSBRJ
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Sudah Bertahun-tahun Beroperasi, IPAL RM Sambel Seruit Ibu Lin Baru Diurus?

Next Post

Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid

Related Posts

Peternakan Warga Kalianda Auto Panik, Berang-Berang Diduga Peliharaan Bikin Onar
Berita

Peternakan Warga Kalianda Auto Panik, Berang-Berang Diduga Peliharaan Bikin Onar

06/09/2026
Diduga Mesin Oven Overheat, Pabrik Pengolahan Kayu di Pringsewu Terbakar
Berita

Diduga Mesin Oven Overheat, Pabrik Pengolahan Kayu di Pringsewu Terbakar

06/09/2026
Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid
Berita

Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid

06/09/2026
Sudah Bertahun-tahun Beroperasi, IPAL RM Sambel Seruit Ibu Lin Baru Diurus?
Berita

Sudah Bertahun-tahun Beroperasi, IPAL RM Sambel Seruit Ibu Lin Baru Diurus?

06/09/2026
Abu Anak Krakatau Terbawa Angin ke Pringsewu, Warga Diimbau Waspada
Berita

Abu Anak Krakatau Terbawa Angin ke Pringsewu, Warga Diimbau Waspada

06/09/2026
Membaca Muhammad Alfariezie: Ketika Kegaduhan Kota Menjelma Puisi
Berita

Membaca Muhammad Alfariezie: Ketika Kegaduhan Kota Menjelma Puisi

06/09/2026
Next Post
Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid

Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid

Calon Tunggal Langsung Aklamasi, Nurul Hadiansyah Pimpin Golkar Pardasuka

Calon Tunggal Langsung Aklamasi, Nurul Hadiansyah Pimpin Golkar Pardasuka

Diduga Mesin Oven Overheat, Pabrik Pengolahan Kayu di Pringsewu Terbakar

Diduga Mesin Oven Overheat, Pabrik Pengolahan Kayu di Pringsewu Terbakar

Peternakan Warga Kalianda Auto Panik, Berang-Berang Diduga Peliharaan Bikin Onar

Peternakan Warga Kalianda Auto Panik, Berang-Berang Diduga Peliharaan Bikin Onar

Berita Terkini

  • Peternakan Warga Kalianda Auto Panik, Berang-Berang Diduga Peliharaan Bikin Onar
  • Diduga Mesin Oven Overheat, Pabrik Pengolahan Kayu di Pringsewu Terbakar
  • Calon Tunggal Langsung Aklamasi, Nurul Hadiansyah Pimpin Golkar Pardasuka
  • Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid
  • Anak Sekolah Dapat Menu MBG, Pejabat Juga Harus Sederhana? Ini Usulan Ichwan Aulia

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In