SAMUDERA NEWS – Dalam upaya memperoleh dukungan yang massif, Hanan A. Rozak, Ridho Ficardo, dan Arinal Djunaidi tampaknya mengandalkan strategi yang telah terbukti, yakni menggelar hiburan dangdut di berbagai wilayah Lampung. Strategi ini tidak hanya menjadi alat untuk meraih simpati massa, namun juga identik dengan dukungan yang mereka terima dari kebun tebu.
Hanan, Bacagub Lampung dari Partai Golkar, telah menjadikan hiburan dangdut sebagai kunci dalam kampanyenya. Dikabarkan bahwa Hanan bahkan berencana menggelar konser dangdut di 60 lokasi yang tersebar di seluruh Lampung, dengan target puncaknya pada H-1 masa tenang. Hingga saat ini, Lampung Timur dan Lampung Tengah telah menjadi sasaran utama dari serbuan dangdut Hanan.
Tidak ketinggalan, Ridho Ficardo juga tidak ingin kalah dalam mengadopsi strategi yang sama. Meski belum menggebrak sekuat yang dilakukan Hanan, Ridho, yang merupakan mantan Gubernur Lampung, pada Pilgub sebelumnya telah sukses menggelar konser dangdut dan wayang kulit di seluruh penjuru Lampung.
Sementara itu, Arinal Djunaidi, kandidat petahana, juga memilih jalan yang sama dengan pendahulunya. Pada Pilgub sebelumnya, Arinal telah membawa artis dangdut kenamaan untuk memeriahkan kampanyenya.
Strategi menggelar konser dangdut dan wayang kulit memang terbukti menjadi kunci sukses dalam memperoleh dukungan massa dengan cepat. Meskipun memerlukan investasi modal yang tidak sedikit, terutama untuk membayar honor artis yang terlibat, strategi ini telah terbukti efektif bagi Ridho dan Arinal dalam meraih kursi Gubernur Lampung.***












