SAMUDERA NEWS – Kesuksesan film Thailand “How to Make Millions Before Grandma Dies” di Indonesia memunculkan minat penonton terhadap pemeran utamanya, terutama Billkin Putthipong yang memerankan karakter M.
Film yang dirilis di bioskop Indonesia pada 15 Mei 2024 berhasil menarik lebih dari 430.000 penonton dalam enam hari penayangannya.
How to Make Millions Before Grandma Dies, disutradarai oleh Pat Boonnithipat, mengisahkan upaya M untuk memenangkan hati neneknya yang sekarat karena kanker, dan ingin dia mengurus rumahnya.
Terlepas dari kisahnya yang menyentuh dan menarik, para pemeran film tersebut, termasuk Billkin Putthipong, mendapat pujian atas akting mereka yang luar biasa.
Bilkin berhasil menggambarkan transformasi karakter M dari seorang cucu yang cuek menjadi sosok yang simpatik.
Profil Billkin Putthipong
Billkin Putthipong, aktor berbakat asal Thailand, lahir pada 8 Oktober 1999 dengan nama asli Putipong Asaratanakul. Dia dikenal karena perannya sebagai Tao di My Ambulance (2019) dan Tae di I Told Sunset About You (2020) dan I Promise You the Moon (2021).
Latar belakang pendidikan Billkin juga mengesankan, dia lulus dari Fakultas Perdagangan dan Akuntansi Universitas Thammasat dengan gelar Sarjana Manajemen Internasional pada 27 November 2023.
Karir Billkin di industri hiburan dimulai sebagai pembawa acara Love Missions (2016) yang diproduksi oleh Good Day Entertainment, yang membuat namanya semakin populer.
Selain berbakat di dunia akting, Billkin juga memiliki bakat di bidang musik. Dia menyanyikan lagu tema untuk serial yang dibintanginya dan merilis single pertamanya yang berjudul “Hug in Mind” melalui Nadao Music.
Aktor berusia 24 tahun ini terus menunjukkan keserbagunaan bakatnya baik di dunia akting maupun musik.
Sinopsis “How to Make Millions Before Grandma Dies”
Cara Menghasilkan Jutaan Sebelum Nenek Meninggal adalah kisah seorang nenek bernama Ama (Usha Seamkum) yang didiagnosis menderita kanker.
Ama memberitahu anak-anaknya tentang penyakitnya, yang membuat perbedaan besar bagi keluarganya. Cerita juga berfokus pada cucu Ama, M (Billkin), yang terinspirasi untuk menerima warisan dari neneknya setelah melihat temannya melakukan hal yang sama.
Namun, seiring berjalannya waktu, M menyadari kondisi Ama semakin memburuk, menyebabkan M mempertanyakan niat sebenarnya di balik usahanya membantu Ama. Di tengah kebingungan tersebut, M menemukan sesuatu yang tidak pernah ia duga.
Apakah M berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya, ataukah ia akan menemukan makna yang lebih dalam dalam perjalanannya bersama Ama?***












