SAMUDERA NEWS – Sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesawaran masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua Umum Forum Muda Lampung (FML) JABODETABEK, Arfan ABP, menyerukan agar hakim MK tetap objektif dalam memutuskan perkara ini dan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu.
“Kami berharap Mahkamah Konstitusi bisa bersikap adil dan transparan dalam menangani sengketa ini. Keputusan harus berdasarkan fakta persidangan, bukan tekanan politik,” ujar Arfan dalam pernyataan tertulisnya.
Ia menambahkan bahwa keputusan yang diambil MK akan berdampak besar terhadap stabilitas politik dan kesejahteraan masyarakat Pesawaran. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat dan elemen sipil lainnya untuk ikut mengawal jalannya proses hukum agar tetap berjalan dengan adil.
“Proses demokrasi yang sehat bergantung pada keadilan hukum. Jika keputusan dibuat berdasarkan fakta, maka masyarakat akan lebih percaya terhadap sistem pemilu,” tegasnya.
FML JABODETABEK berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan sengketa ini dan akan menyuarakan kepentingan masyarakat agar hak-hak mereka tetap terjaga. Arfan juga menekankan pentingnya semua pihak menghormati putusan akhir MK demi menjaga stabilitas politik di Pesawaran.
Pernyataan ini mendapat dukungan luas dari masyarakat yang menginginkan transparansi dan keadilan dalam penyelesaian sengketa Pilkada Pesawaran.***












