• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, October 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Bupati Egi Turun ke Rajabasa, Perangkat Deteksi Tsunami hingga Jalur Evakuasi Dicek

MeldabyMelda
08/09/2026
in Berita
Bupati Egi Turun ke Rajabasa, Perangkat Deteksi Tsunami hingga Jalur Evakuasi Dicek
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tidak cukup hanya dengan memastikan peralatan peringatan dini tersedia. Masyarakat juga harus mengetahui ke mana harus bergerak dan lokasi yang menjadi tujuan ketika situasi darurat terjadi.

Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat meninjau langsung kesiapsiagaan bencana di Kecamatan Rajabasa, Selasa (8/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Egi mengecek jalur evakuasi dan titik kumpul yang berada di Kantor Kecamatan Rajabasa. Pengecekan dilakukan untuk memastikan sarana tersebut mudah digunakan dan dapat mendukung respons cepat apabila masyarakat membutuhkan evakuasi.

BeritaLainnya

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

Bupati Egi didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan Maturidi, Camat Rajabasa, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Selain jalur evakuasi dan titik kumpul, pengecekan juga mencakup sejumlah perangkat pendeteksi potensi tsunami yang berada di wilayah Kecamatan Rajabasa.

ADVERTISEMENT

“Jadi kita lanjut mengecek jalur evakuasi dan titik kumpul kalau terjadi hal-hal buruk. Di Kecamatan Rajabasa, di Kantor Kecamatan ini sudah ada titik kumpul dan tadi jalur evakuasinya juga kita cek,” ujar Egi di sela peninjauan.

Cek Perangkat Pendeteksi Tsunami

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, Egi menyebut perangkat pendeteksi tsunami secara umum masih berfungsi dengan baik. Namun, terdapat satu perangkat yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.

Perangkat tersebut, kata Egi, telah dilaporkan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan tindak lanjut.

Menurutnya, temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh sarana kesiapsiagaan dapat berfungsi ketika dibutuhkan. Setiap kebutuhan perbaikan maupun kekurangan fasilitas harus dicatat secara rinci agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau memang membutuhkan anggaran, kita masukkan di anggaran. Jadi kita lakukan simulasi, supaya masyarakat benar-benar sudah terlatih,” kata Egi.

Ia menegaskan, keberadaan perangkat peringatan dini tidak akan maksimal apabila masyarakat belum memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat.

Karena itu, simulasi evakuasi dinilai perlu dilakukan secara berkala. Melalui latihan tersebut, masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan jalur evakuasi dan titik kumpul, tetapi juga memahami tindakan yang harus dilakukan ketika sistem peringatan dini memberikan peringatan.

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, masyarakat diharapkan dapat bergerak lebih terarah dan mengurangi kepanikan ketika menghadapi kondisi darurat.

Daya Tampung Titik Kumpul Harus Dihitung

Bupati Egi juga meminta pemetaan jalur evakuasi dan titik kumpul dilakukan secara lebih detail. Pemetaan tersebut harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari lebar jalur hingga kapasitas dan daya tampung setiap titik kumpul.

Menurut Egi, pemerintah perlu memiliki data yang jelas mengenai jumlah masyarakat yang dapat ditampung di setiap lokasi evakuasi.

“Jadi, kita benar-benar punya gambaran berapa daya tampung setiap titik kumpul. Jika terjadi kondisi darurat, kita tahu titik tersebut mampu menampung berapa orang dan berapa kekurangannya. Kalau masih kurang, dari sekarang kita siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan ke depan,” jelasnya.

Pemetaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui apakah fasilitas yang tersedia saat ini sudah sebanding dengan jumlah masyarakat yang berpotensi membutuhkan evakuasi.

Jika ditemukan kekurangan kapasitas, pemerintah dapat melakukan perencanaan dan menyiapkan kebutuhan tambahan sebelum bencana terjadi.

Dorong Masyarakat Lebih Siap

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana.

Kesiapsiagaan tidak hanya mengandalkan perangkat peringatan dini, tetapi juga harus didukung dengan jalur evakuasi yang jelas, titik kumpul yang memadai, serta masyarakat yang memahami prosedur penyelamatan diri.

Bagi wilayah yang memiliki potensi risiko bencana, kesiapan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi dampak ketika kondisi darurat benar-benar terjadi.

Egi berharap penguatan sarana dan latihan kebencanaan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam merespons situasi darurat.

“Alhamdulillah sudah ada titik kumpul yang saya cek hari ini. Kita tetap berdoa sama-sama semoga Kabupaten Lampung Selatan diberikan keselamatan, kedamaian dan kesehatan,” kata Egi.

Pemkab Lampung Selatan pun diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap sarana dan prasarana kebencanaan, termasuk memastikan jalur evakuasi dapat diakses dengan baik serta titik kumpul memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan kesiapan pemerintah, perangkat peringatan dini yang berfungsi, jalur evakuasi yang jelas, dan masyarakat yang terlatih, respons terhadap potensi bencana diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan terukur.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: bencana Lampung SelatanBPBD Lampung SelatanBupati Egideteksi tsunamievakuasi tsunamijalur evakuasikebencanaankesiapsiagaan bencanaLampungLAMPUNG SELATANmasyarakat RajabasaMaturidiMitigasi Bencanamitigasi tsunamiPemkab Lampung SelatanRadityo Egi Pratamarajabasatitik kumpultsunami
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Kapolres Deddy Cek Dampak Erupsi Anak Krakatau, Warga Palas Diberi Masker Gratis

Next Post

Dari 200 Lebih Jadi 90-an, Budiono Soroti Penurunan Riset di Unila

Related Posts

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
Berita

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

28/10/2026
Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
Berita

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

28/10/2026
ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Berita

ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

28/10/2026
Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
Berita

Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah

28/10/2026
BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045
Berita

BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

28/10/2026
Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter
Berita

Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter

28/10/2026
Next Post
Dari 200 Lebih Jadi 90-an, Budiono Soroti Penurunan Riset di Unila

Dari 200 Lebih Jadi 90-an, Budiono Soroti Penurunan Riset di Unila

Ragab Begawe Caram: Ketika Bahasa Daerah Menjadi Suara Pembangunan Mesuji

Ragab Begawe Caram: Ketika Bahasa Daerah Menjadi Suara Pembangunan Mesuji

Harga Lahan Sekolah Rakyat Tembus Rp700 Juta per Hektare, LLI Desak APH Turun Tangan

Harga Lahan Sekolah Rakyat Tembus Rp700 Juta per Hektare, LLI Desak APH Turun Tangan

Cara Mengurus Wasiat Agar Tidak Dipermasalahkan Keluarga

Cara Mengurus Wasiat Agar Tidak Dipermasalahkan Keluarga

Sekolah Masih Dipenuhi Abu Vulkanik GAK, KBM Tatap Muka Diperpanjang

Sekolah Masih Dipenuhi Abu Vulkanik GAK, KBM Tatap Muka Diperpanjang

Berita Terkini

  • Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
  • Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
  • ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
  • Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
  • BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In