SAMUDERA NEWS– Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Bupati terpilih Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus, menyampaikan apresiasi dan harapannya bagi seluruh insan pers di Indonesia.
“Selamat Hari Pers Nasional dan HUT ke-79 PWI. Pers adalah ujung tombak dalam menjaga demokrasi, mencerdaskan masyarakat, serta membangun bangsa melalui informasi yang akurat dan berimbang,” kata Parosil, Minggu (9/2/2025).
Pers, Pilar Keempat Demokrasi
Parosil menegaskan bahwa pers memiliki peran krusial dalam mengawal kebijakan publik dan menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 harus diiringi dengan tanggung jawab dalam menyajikan berita yang benar dan tidak memprovokasi.
“Di era keterbukaan informasi, jurnalis harus tetap memegang teguh kode etik jurnalistik agar kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga,” ujarnya.
Ia juga mengajak insan pers untuk tetap menjadi kontrol sosial yang konstruktif, memberikan kritik yang membangun, serta mendukung pembangunan daerah dengan pemberitaan yang edukatif.
Menghadapi Tantangan Era Digital
Parosil menyadari bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru bagi dunia jurnalistik, seperti hoaks, disinformasi, dan penyalahgunaan media sosial.
“Tantangan bagi insan pers saat ini bukan hanya soal menyampaikan berita, tetapi juga bagaimana memastikan informasi yang diberikan itu benar dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap insan pers di Lampung Barat dapat terus meningkatkan kualitasnya dengan mengikuti berbagai pelatihan, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW), agar tetap relevan dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Sinergi Pers dan Pemerintah dalam Membangun Daerah
Parosil menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan media dalam menyampaikan program pembangunan daerah secara transparan dan informatif.
“Kami butuh peran pers dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari rakyat,” tuturnya.
Parosil juga menekankan bahwa pers harus tetap menjaga independensi dan objektivitas, serta tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan tertentu yang bisa mengganggu profesionalisme.
Harapan untuk Pers Indonesia
Menutup pernyataannya, Parosil berharap insan pers semakin profesional, berintegritas, dan terus berinovasi dalam menyajikan berita yang mendidik dan membangun.
“Pers yang kuat akan menghasilkan masyarakat yang cerdas. Semoga insan pers di Indonesia terus berkembang dan semakin berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.
Dengan semangat HPN 2025, insan pers diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga demokrasi, penyampai informasi yang berkualitas, dan mitra pembangunan bangsa.***












