• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, September 23, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Hukum untuk Kesejahteraan Rakyat 07 Agustus

MeldabyMelda
07/08/2026
in Berita
Hukum untuk Kesejahteraan Rakyat 07 Agustus
ADVERTISEMENT

Hukum untuk Kesejahteraan Rakyat 07 Agustus

SAMUDRANEWS Gagasan bahwa hukum harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat kembali menguat pada 7 Agustus, seiring meningkatnya sorotan publik terhadap efektivitas kebijakan dan penegakan hukum dalam menjawab persoalan sosial-ekonomi. Hukum tidak lagi cukup dipahami sebagai kumpulan norma yang mengatur dan membatasi, tetapi sebagai instrumen negara untuk memastikan terpenuhinya hak-hak dasar warga negara.

Isu ini mengemuka karena dalam praktiknya, berbagai regulasi dinilai belum sepenuhnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ketimpangan ekonomi, akses layanan publik yang belum merata, serta konflik agraria dan ketenagakerjaan menjadi contoh konkret bagaimana hukum sering hadir sebagai aturan, tetapi belum selalu terasa sebagai solusi.

BeritaLainnya

Kejati Lampung Dampingi Proyek TNWK, Pengadaan dan Administrasi Diperketat

KONI Tanggamus Matangkan Kontingen Porprov X, Dukungan Pembinaan Atlet Diperkuat

Secara konseptual, hukum untuk kesejahteraan rakyat adalah pendekatan yang menempatkan kemanfaatan sosial sebagai tujuan utama pembentukan dan penegakan hukum. Dalam teori hukum, konsep ini sejalan dengan asas utilitas dan keadilan sosial, yakni hukum harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas. Di Indonesia, pendekatan ini berakar kuat pada nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Landasan konstitusional hukum yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat tercantum jelas dalam Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pasal tersebut menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Rumusan ini menegaskan fungsi hukum sebagai alat pengelolaan sumber daya demi kepentingan publik, bukan semata kepentingan ekonomi segelintir pihak.

ADVERTISEMENT

 

Selain itu, Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Ketentuan ini memberikan mandat konstitusional bagi negara untuk menghadirkan hukum dan kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan. Dengan demikian, hukum tidak bersifat netral secara sosial, melainkan memiliki tanggung jawab afirmatif untuk mengurangi ketimpangan.

Dalam peraturan perundang-undangan, orientasi kesejahteraan rakyat juga tercermin dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Undang-undang ini mendefinisikan kesejahteraan sosial sebagai kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri. Definisi ini menempatkan hukum sebagai kerangka yang memungkinkan negara hadir secara aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.

Momentum 7 Agustus menjadi relevan sebagai refleksi atas sejauh mana hukum benar-benar bekerja untuk rakyat. Berbagai kritik muncul ketika regulasi justru mempersulit akses masyarakat terhadap hak-hak dasar, seperti tanah, pekerjaan, dan lingkungan hidup yang sehat. Dalam konteks ini, hukum kerap dipersepsikan lebih melindungi kepastian usaha dan investasi dibandingkan perlindungan sosial.

Dari sisi siapa yang berperan, tanggung jawab mewujudkan hukum untuk kesejahteraan rakyat berada pada pembentuk undang-undang, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Legislator memiliki peran strategis dalam merancang regulasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah bertugas memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif, sementara aparat penegak hukum memastikan aturan diterapkan secara adil dan tidak diskriminatif.

Pertanyaan mengapa kesejahteraan rakyat belum sepenuhnya terwujud melalui hukum berkaitan dengan kesenjangan antara norma dan implementasi. Banyak aturan yang secara tekstual menjanjikan perlindungan dan kemakmuran, tetapi lemah dalam pengawasan dan penegakan. Di sinilah pentingnya evaluasi kebijakan berbasis dampak sosial, bukan sekadar kepatuhan administratif.

Bagaimana hukum dapat lebih efektif mendorong kesejahteraan rakyat? Salah satu kuncinya adalah pendekatan regulasi yang partisipatif dan berbasis data sosial. Proses pembentukan hukum perlu melibatkan suara masyarakat terdampak, sehingga aturan yang lahir tidak terlepas dari realitas lapangan. Selain itu, penegakan hukum harus berani menggunakan prinsip kemanfaatan sosial ketika berhadapan dengan konflik antara kepentingan ekonomi dan hak dasar warga.

Pada akhirnya, hukum untuk kesejahteraan rakyat adalah ukuran keberhasilan negara hukum yang demokratis. Hukum yang baik bukan hanya yang konsisten secara normatif, tetapi yang mampu menghadirkan keadilan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Refleksi 7 Agustus menjadi pengingat bahwa hukum kehilangan maknanya jika tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat yang dilayaninya.***

 

 

 

Source: Fitriyani
Tags: Hukum untuk Kesejahteraan Rakyat 07 Agustus
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Cara Mengurus Warisan Tanpa Ribet

Next Post

Ironi APBD Lampung Timur: Kekayaan Daerah Hanya Hasilkan Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Rp895 Miliar

Related Posts

Kejati Lampung Dampingi Proyek TNWK, Pengadaan dan Administrasi Diperketat
Berita

Kejati Lampung Dampingi Proyek TNWK, Pengadaan dan Administrasi Diperketat

23/09/2026
KONI Tanggamus Matangkan Kontingen Porprov X, Dukungan Pembinaan Atlet Diperkuat
Berita

KONI Tanggamus Matangkan Kontingen Porprov X, Dukungan Pembinaan Atlet Diperkuat

23/09/2026
Proyek Geothermal Suoh Sekincau Disorot, Laskar Lampung Akan Minta Dokumen Perizinan
Berita

Proyek Geothermal Suoh Sekincau Disorot, Laskar Lampung Akan Minta Dokumen Perizinan

23/09/2026
Antisipasi Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Tingkatkan Sistem Kesiapsiagaan Bencana
Berita

Antisipasi Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Tingkatkan Sistem Kesiapsiagaan Bencana

23/09/2026
Berita

23/09/2026
“Seaninongan” dan “Yang Belum Selesai Menjadi Nama” Siap Diluncurkan 29 September
Berita

“Seaninongan” dan “Yang Belum Selesai Menjadi Nama” Siap Diluncurkan 29 September

23/09/2026
Next Post
Ironi APBD Lampung Timur: Kekayaan Daerah Hanya Hasilkan Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Rp895 Miliar

Ironi APBD Lampung Timur: Kekayaan Daerah Hanya Hasilkan Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Rp895 Miliar

Hadiri Penandatanganan MoU IBN-PWI, Senator Almira Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks

Hadiri Penandatanganan MoU IBN-PWI, Senator Almira Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks

Kerja Bakti Serentak di Sukarame, Warga Minta Pemkot Bandar Lampung Revitalisasi Drainase

Kerja Bakti Serentak di Sukarame, Warga Minta Pemkot Bandar Lampung Revitalisasi Drainase

Zalety korzystania z Mostbet i jego dostępności w Polsce

DPRD Lampung Selatan Tunjukkan Kepedulian Lingkungan, Program GEMA HELAU Jadi Gerakan Bersama

DPRD Lampung Selatan Tunjukkan Kepedulian Lingkungan, Program GEMA HELAU Jadi Gerakan Bersama

Berita Terkini

  • Kejati Lampung Dampingi Proyek TNWK, Pengadaan dan Administrasi Diperketat
  • KONI Tanggamus Matangkan Kontingen Porprov X, Dukungan Pembinaan Atlet Diperkuat
  • Proyek Geothermal Suoh Sekincau Disorot, Laskar Lampung Akan Minta Dokumen Perizinan
  • Antisipasi Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Tingkatkan Sistem Kesiapsiagaan Bencana
  • (no title)

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In