SAMUDERA NEWS— Jalan provinsi yang menghubungkan Umbar–Putih Doh di Kabupaten Tanggamus, Lampung, kini resmi rampung diperbaiki, membawa lega bagi warga yang selama bertahun-tahun menanggung kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak parah. Proyek perbaikan ini ditangani oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung dan selesai pada tahun anggaran 2025, ditandai dengan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO) yang berlangsung pada Rabu (21/8/2025).
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas BMBK Lampung, Saswito Wibowo, menyampaikan bahwa perbaikan ruas sepanjang empat kilometer dilakukan dalam dua segmen. Sekitar 3,75 kilometer diaspal, sementara 250 meter sisanya menggunakan konstruksi rigit beton untuk memperkuat jalur yang dianggap rawan kerusakan.
“Jalan ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalur Umbar–Putih Doh kerap dilalui para petani untuk mengangkut hasil kebun, serta menjadi jalur wisata karena pemandangan alamnya yang khas dan indah. Dengan perbaikan ini, diharapkan kegiatan ekonomi dan pariwisata di kawasan ini akan lebih berkembang,” ujar Saswito, yang akrab disapa Mas Bowo, dalam keterangan persnya, Jumat (28/8/2025).
Sebelum perbaikan, kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. Lubang besar dan permukaan jalan yang bergelombang membuat kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan. Banyak warga yang harus menghadapi risiko mogok di tengah jalan, kerusakan kendaraan, hingga terhambatnya distribusi hasil pertanian. Keluhan masyarakat pun sering terdengar setiap tahun tanpa ada tindakan nyata sebelumnya.
Sulaiman, salah seorang warga Putih Doh, mengenang kondisi jalan sebelum diperbaiki.
“Dulu jalan rusak parah, kendaraan sering mogok di tengah jalan, apalagi saat hujan. Sudah bertahun-tahun kami menunggu perbaikan, tapi baru sekarang tersentuh pembangunan,” ungkapnya.
Kini, setelah proyek rampung, masyarakat merasakan perubahan nyata. Jalur transportasi lebih lancar, distribusi hasil pertanian tidak lagi terganggu, dan anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan aman tanpa harus menembus jalan rusak.
“Transportasi perdagangan jadi lancar, anak sekolah juga tidak terkendala lagi karena jalannya sudah bagus. Aktivitas ekonomi di desa kami meningkat signifikan,” tambah Sulaiman.
Selain itu, warga berharap pembangunan infrastruktur di daerah pegunungan Tanggamus tidak berhenti pada satu titik saja. Mereka menginginkan pemerataan pembangunan agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat yang sama, dari kemudahan transportasi hingga peningkatan kesejahteraan.
“Semoga pemerintah terus memperhatikan daerah pegunungan seperti kami, supaya semua warga bisa merasakan manfaatnya. Kami sangat berterimakasih kepada Gubernur Lampung dan jajaran BMBK atas kerja kerasnya,” tutup Sulaiman.
Perbaikan jalan Umbar–Putih Doh ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan akses transportasi, mendukung ekonomi lokal, dan menjamin kelancaran pendidikan bagi anak-anak di daerah pelosok.***












