• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, August 23, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Jurnalisme Data Dinilai Penting Kawal Kebijakan Publik, AJI dan Ilkom Unila Buka Suara

MeldabyMelda
22/08/2026
in Berita
Jurnalisme Data Dinilai Penting Kawal Kebijakan Publik, AJI dan Ilkom Unila Buka Suara
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung bersama Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (Unila) mendorong penguatan jurnalisme data sebagai instrumen untuk meningkatkan transparansi, mengawal kebijakan publik, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di Provinsi Lampung.

Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan penguatan kapasitas jurnalis dan organisasi masyarakat sipil yang digelar AJI Bandar Lampung bersama Ilkom Unila di Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas pentingnya peningkatan literasi data, keterbukaan informasi pemerintah, independensi media, serta kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan karya jurnalistik yang kritis dan berdampak bagi masyarakat.

BeritaLainnya

Kabar Baik! Dua Motor Curian di Candipuro Akhirnya Kembali ke Pemilik

Way Kambas Dilanda Karhutla, Yonif TP 943 Turun Bantu Pemadaman

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Lampung, Feri Firdaus, mengatakan kemampuan mengolah data semakin penting di tengah perubahan pola masyarakat dalam mengonsumsi informasi.

Menurutnya, informasi berbasis angka dan data cenderung lebih mudah menarik perhatian publik karena dapat membantu menyederhanakan persoalan yang kompleks. Namun, data yang tersedia sering kali masih berupa data mentah sehingga membutuhkan proses pengolahan agar menjadi informasi yang relevan dan mudah dipahami.

ADVERTISEMENT

“Masyarakat saat ini cenderung menyukai informasi yang praktis dan singkat, tetapi berbasis angka atau data. Tantangannya adalah bagaimana kita mengolah data kotor, seperti berkas Excel atau CSV, menjadi visualisasi yang informatif dan relevan dengan kebutuhan publik,” ujar Feri.

Feri juga menyoroti keterbukaan data pemerintah daerah di Lampung yang dinilai masih perlu diperkuat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses masyarakat terhadap dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, keterbukaan dokumen anggaran diperlukan untuk memperkuat pengawasan masyarakat sekaligus menjadi pijakan bagi jurnalis dalam melakukan liputan mendalam maupun investigasi.

Mengacu pada praktik keterbukaan data yang telah diterapkan sejumlah daerah, seperti Kabupaten Bojonegoro, Feri mendorong pemerintah daerah di Lampung untuk mengembangkan sistem data terbuka atau open data yang lengkap, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Namun, keterbukaan data saja dinilai belum cukup. Proses verifikasi tetap menjadi bagian penting dalam kerja jurnalistik.

Jurnalis tidak cukup hanya mengandalkan angka yang disajikan lembaga publik, tetapi juga perlu memeriksa kesesuaiannya dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Data kemiskinan atau migrasi warga desa ke kota, misalnya, membutuhkan verifikasi jurnalis di lapangan. Tanpa transparansi data dari lembaga publik, sulit bagi kita mengawal kebijakan pembangunan yang benar-benar berpihak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.

Independensi media jadi sorotan

Sementara itu, Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma, menegaskan independensi merupakan salah satu landasan penting bagi organisasi pers dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan yang menyangkut kepentingan publik.

Dian mengatakan AJI tidak menerima pembiayaan yang bersumber dari APBD maupun APBN. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menghindari potensi benturan kepentingan dalam menjalankan kerja organisasi dan mengawasi kebijakan pemerintah.

“Untuk menjaga independensi, AJI bergantung pada iuran anggota dan skema crowdfunding untuk mendukung kegiatan-kegiatan seperti pelatihan jurnalisme data. Kebijakan publik harus terus dikawal tanpa ada intervensi anggaran,” tegas Dian.

Menurut Dian, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menuntut jurnalis untuk terus meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas jaringan kolaborasi.

Liputan investigasi berbasis data, kata dia, tidak lagi ideal jika hanya dikerjakan secara individual. Kerja jurnalistik membutuhkan kolaborasi antara jurnalis, periset, akademisi, organisasi nonpemerintah, kelompok masyarakat sipil, hingga ahli teknologi informasi.

Kolaborasi lintas disiplin diperlukan agar data yang diperoleh dapat diolah, diverifikasi, dianalisis, dan disajikan menjadi karya jurnalistik yang komprehensif serta mudah dipahami masyarakat.

“Masa depan media di Indonesia, termasuk di Lampung, ada pada jurnalisme data dan kolaborasi interdisipliner. Ketika akses terhadap data publik semakin terbuka dan kapasitas jurnalis meningkat, kita bisa melahirkan lebih banyak karya kritis yang mendorong perubahan kebijakan secara nyata,” tutup Dian.

Penguatan jurnalisme data diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas karya jurnalistik, tetapi juga memperluas ruang partisipasi publik dalam mengawasi kebijakan pemerintah.

Dengan data yang terbuka, kemampuan jurnalistik yang semakin kuat, serta kolaborasi lintas sektor, media diharapkan mampu menghadirkan informasi yang lebih akurat sekaligus mendorong kebijakan publik yang lebih transparan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.***

Source: ISBEDY
Tags: AJI Bandar LampungIlkom Unilajurnalisme datakebijakan publik Lampungketerbukaan datamedia Lampung
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Sukarela Serahkan Senpi Rakitan, Dua Warga Lampung Selatan Dapat Pembinaan Polisi

Next Post

Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot

Related Posts

Kabar Baik! Dua Motor Curian di Candipuro Akhirnya Kembali ke Pemilik
Berita

Kabar Baik! Dua Motor Curian di Candipuro Akhirnya Kembali ke Pemilik

22/08/2026
Way Kambas Dilanda Karhutla, Yonif TP 943 Turun Bantu Pemadaman
Berita

Way Kambas Dilanda Karhutla, Yonif TP 943 Turun Bantu Pemadaman

22/08/2026
Sukarela Serahkan Senpi Rakitan, Dua Warga Lampung Selatan Dapat Pembinaan Polisi
Berita

Sukarela Serahkan Senpi Rakitan, Dua Warga Lampung Selatan Dapat Pembinaan Polisi

22/08/2026
Masa Depan Supremasi Hukum: Menjaga Keadilan di Tengah Perubahan Zaman
Berita

Masa Depan Supremasi Hukum: Menjaga Keadilan di Tengah Perubahan Zaman

22/08/2026
Proses Hukum Kasus Pidana: Dari Laporan Polisi hingga Putusan Pengadilan
Berita

Proses Hukum Kasus Pidana: Dari Laporan Polisi hingga Putusan Pengadilan

22/08/2026
Berita

Tantangan Kedaulatan Hukum: Menjaga Aturan Nasional di Tengah Arus

21/08/2026
Next Post
Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot

Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot

Way Kambas Dilanda Karhutla, Yonif TP 943 Turun Bantu Pemadaman

Way Kambas Dilanda Karhutla, Yonif TP 943 Turun Bantu Pemadaman

Kabar Baik! Dua Motor Curian di Candipuro Akhirnya Kembali ke Pemilik

Kabar Baik! Dua Motor Curian di Candipuro Akhirnya Kembali ke Pemilik

Berita Terkini

  • Kabar Baik! Dua Motor Curian di Candipuro Akhirnya Kembali ke Pemilik
  • Way Kambas Dilanda Karhutla, Yonif TP 943 Turun Bantu Pemadaman
  • Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot
  • Jurnalisme Data Dinilai Penting Kawal Kebijakan Publik, AJI dan Ilkom Unila Buka Suara
  • Sukarela Serahkan Senpi Rakitan, Dua Warga Lampung Selatan Dapat Pembinaan Polisi

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In