• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, May 14, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Kisah Pilu di Bandar Lampung, Anak Down Syndrome Meninggal

MeldabyMelda
17/01/2026
in Berita
Kisah Pilu di Bandar Lampung, Anak Down Syndrome Meninggal
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Peristiwa memilukan terjadi di Kota Bandar Lampung. Seorang anak penyandang Down Syndrome dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tidak memperoleh layanan kesehatan secara maksimal. Kasus ini menyita perhatian publik setelah terungkap bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik keluarganya telah dinonaktifkan akibat adanya anggota keluarga yang terafiliasi dengan praktik judi online.

Fakta tersebut membuka diskusi luas soal dampak kebijakan penonaktifan bantuan sosial terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak dan penyandang disabilitas.

Terungkap dalam Hearing DPRD

Informasi mengenai kasus tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Santi Sundari, dalam forum hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Selasa, 13 Januari 2026. Hearing tersebut membahas usulan penambahan kuota penerima KIS agar cakupan jaminan kesehatan di Bandar Lampung tidak tertinggal dibandingkan daerah lain di Provinsi Lampung.

BeritaLainnya

Yasir Setiawan: Pesta Babi Bukan Sekadar Film, Tapi Media Edukasi Publik

Pengertian Tindak Pidana Korupsi dan Proses Hukum di Indonesia

Santi menyatakan sependapat dengan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, yang mendorong perluasan akses KIS bagi masyarakat kurang mampu.

Kisah Pilu di Puskesmas Kampung Sawah

Dalam forum tersebut, Santi mengungkap pengalaman yang ia temui saat melakukan pembinaan di salah satu fasilitas layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

“Soal KIS saya setuju. Jadi ada cerita di Puskesmas Kampung Sawah, kebetulan saya pembinanya. Ada anak Down Syndrome yang meninggal dunia. Layanan kesehatannya tidak bisa tercover karena KIS keluarganya dinonaktifkan pemerintah akibat ada anggota keluarga yang terafiliasi judi online,” ujar Santi di hadapan anggota DPRD.

Pernyataan ini sontak memicu keprihatinan, mengingat anak tersebut termasuk kelompok rentan yang sangat bergantung pada jaminan layanan kesehatan dari negara.

Detail Kasus Masih Minim

Meski demikian, Santi tidak merinci secara detail waktu kejadian maupun jenis layanan kesehatan yang tidak dapat diakses akibat status KIS yang nonaktif. Minimnya informasi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana dampak langsung kebijakan penonaktifan KIS terhadap keselamatan pasien, khususnya anak penyandang disabilitas.

Kasus ini juga menyoroti efek domino praktik judi online yang tidak hanya berdampak pada pelaku, tetapi turut menyeret anggota keluarga lain yang sama sekali tidak terlibat.

Judi Online dan Dampaknya pada Kelompok Rentan

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang dampak sosial judi online. Selain persoalan ekonomi, praktik ini dinilai berpotensi menyebabkan penelantaran anak secara tidak langsung, termasuk hilangnya akses terhadap hak dasar seperti layanan kesehatan.

Hak atas kesehatan yang semestinya dijamin negara menjadi terancam ketika kebijakan sanksi administratif diterapkan tanpa mekanisme perlindungan tambahan bagi anak dan kelompok rentan.

Menunggu Klarifikasi dan Evaluasi Kebijakan

Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi lebih lanjut kepada Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung terkait kronologi lengkap kasus tersebut. Klarifikasi juga diperlukan untuk memahami mekanisme evaluasi pemerintah pusat dalam menonaktifkan bantuan kesehatan akibat keterkaitan dengan judi online.

Kasus ini mendorong desakan agar kebijakan bantuan sosial dievaluasi secara lebih komprehensif, dengan memastikan bahwa anak, perempuan, dan penyandang disabilitas tidak menjadi korban dari perilaku menyimpang pihak terdekat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: anak meninggalDinkes Bandar LampungDown SyndromeDPRD Bandar LampungJUDI ONLINEKIS Bandar LampungLayanan kesehatan
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

DPRD Siap Panggil Disdikbud Balam, Isu Pendidikan Mengemuka

Next Post

Anggaran Kesehatan Rp50 Miliar, DPRD Soroti Data yang Tertutup

Related Posts

Yasir Setiawan: Pesta Babi Bukan Sekadar Film, Tapi Media Edukasi Publik
Berita

Yasir Setiawan: Pesta Babi Bukan Sekadar Film, Tapi Media Edukasi Publik

14/05/2026
Pengertian Tindak Pidana Korupsi dan Proses Hukum di Indonesia
Berita

Pengertian Tindak Pidana Korupsi dan Proses Hukum di Indonesia

14/05/2026
Sidang Korupsi PI Lampung Ricuh, Hakim Potong Pernyataan Arinal Djunaidi
Berita

Sidang Korupsi PI Lampung Ricuh, Hakim Potong Pernyataan Arinal Djunaidi

13/05/2026
Ketua GKPL: Bedah Film “Pesta Babi” Bentuk Penyadaran Publik Soal Lingkungan Hidup
Berita

Ketua GKPL: Bedah Film “Pesta Babi” Bentuk Penyadaran Publik Soal Lingkungan Hidup

13/05/2026
Jaringan Narkoba Aceh Dibongkar di Lampung, Polisi Sita Sabu dan Ratusan Pil Terlarang
Berita

Jaringan Narkoba Aceh Dibongkar di Lampung, Polisi Sita Sabu dan Ratusan Pil Terlarang

13/05/2026
Kasus Penipuan Online: Bagaimana Cara Melaporkannya
Berita

Kasus Penipuan Online: Bagaimana Cara Melaporkannya

13/05/2026
Next Post
Anggaran Kesehatan Rp50 Miliar, DPRD Soroti Data yang Tertutup

Anggaran Kesehatan Rp50 Miliar, DPRD Soroti Data yang Tertutup

Isu Honorer Memanas, Publik Tunggu Sikap Bupati Lampung Tengah

Isu Honorer Memanas, Publik Tunggu Sikap Bupati Lampung Tengah

Antara Pencitraan Digital dan Kebutuhan Warga Bandar Lampung

Antara Pencitraan Digital dan Kebutuhan Warga Bandar Lampung

Sastrawan Lampung Isbedy Stiawan ZS Tampil di “Air Mata Sumatera”

Sastrawan Lampung Isbedy Stiawan ZS Tampil di “Air Mata Sumatera”

HS Run Lampung Jadi Magnet Ribuan Runners

HS Run Lampung Jadi Magnet Ribuan Runners

Berita Terkini

  • Yasir Setiawan: Pesta Babi Bukan Sekadar Film, Tapi Media Edukasi Publik
  • Pengertian Tindak Pidana Korupsi dan Proses Hukum di Indonesia
  • BKAD Bandar Lampung Tak Merespons Isu Aset SMA Siger, Polemik Kian Jadi Sorotan
  • Sidang Korupsi PI Lampung Ricuh, Hakim Potong Pernyataan Arinal Djunaidi
  • Ketua GKPL: Bedah Film “Pesta Babi” Bentuk Penyadaran Publik Soal Lingkungan Hidup

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In