• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, October 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Komisi IV DPR RI Soroti Karhutla TNWK, Deteksi Dini dan Pemulihan Habitat Gajah Jadi Prioritas

MeldabyMelda
04/09/2026
in Berita
Komisi IV DPR RI Soroti Karhutla TNWK, Deteksi Dini dan Pemulihan Habitat Gajah Jadi Prioritas
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, kembali menjadi sorotan.

Persoalannya bukan hanya bagaimana api dipadamkan, tetapi bagaimana kawasan konservasi itu dipastikan tidak kembali terbakar dan habitat gajah Sumatra yang terdampak dapat dipulihkan.

Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI saat meninjau Pusat Konservasi Gajah (PKG) TNWK, Kamis (3/9/2026).

BeritaLainnya

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hanan A. Rozak menilai penanganan karhutla di kawasan konservasi tidak boleh berhenti setelah api berhasil dipadamkan.

Menurut dia, pencegahan harus menjadi prioritas karena kerusakan akibat kebakaran tidak hanya menyangkut vegetasi, tetapi juga dapat mengganggu habitat dan sumber pakan satwa.

ADVERTISEMENT

“Yang harus kita pastikan bukan hanya apinya padam, tetapi bagaimana kebakaran tidak berulang. Kalau setiap tahun kita hanya sibuk memadamkan api, berarti ada persoalan dalam sistem pencegahannya yang harus dievaluasi,” kata Hanan, Kamis (3/9/2026).

Jangan Hanya Sibuk Saat Api Membesar

Hanan mengatakan, TNWK memiliki fungsi penting sebagai salah satu kawasan konservasi gajah Sumatra. Karena itu, pengelolaan kawasan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari pencegahan kebakaran hingga pemulihan lahan.

“Karhutla harus ditangani dari hulunya. Deteksi dini, kesiapan personel, pemantauan kawasan dan keterlibatan masyarakat harus berjalan bersamaan. Jangan sampai tindakan baru masif setelah api membesar,” ujarnya.

Komisi IV juga menyoroti kebutuhan pemulihan kawasan yang terdampak kebakaran. Lahan yang terbakar, kata Hanan, tidak cukup hanya ditinggalkan setelah api padam karena kondisi vegetasi berkaitan langsung dengan keberlangsungan habitat satwa.

“Kalau ada kawasan yang rusak karena kebakaran, harus jelas bagaimana rencana pemulihannya. Apa yang ditanam kembali, berapa luasnya, siapa yang mengawasi dan bagaimana memastikan habitat itu kembali berfungsi,” kata dia.

Masyarakat Penyangga Ikut Jadi Bagian Solusi

Selain penanganan karhutla, kunjungan tersebut juga menyoroti posisi masyarakat desa penyangga sebagai bagian penting dalam menjaga kawasan konservasi.

Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto, mengatakan upaya konservasi tidak dapat dipisahkan dari pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan.

Menurut Sriyanto, hampir 3.083 warga desa penyangga turut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan di sekitar kawasan saat ini.

“Kita tidak bisa hanya bicara tentang konservasi, sementara masyarakat di sekitar kawasan tidak ikut mendapatkan manfaat. Karena itu, pemberdayaan masyarakat desa penyangga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kawasan,” kata Sriyanto.

Ia mengatakan keterlibatan masyarakat dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas ekonomi, seperti rumah singgah, usaha mikro kecil dan menengah berupa warung makan, hingga budidaya lebah.

“Ketika masyarakat memiliki sumber ekonomi yang tumbuh dari kegiatan yang sejalan dengan konservasi, mereka juga memiliki kepentingan untuk menjaga kawasan. Jadi konservasi dan pemberdayaan masyarakat harus berjalan bersama,” ujar Sriyanto.

Menurut dia, pendekatan tersebut penting untuk mengurangi potensi konflik sekaligus membangun kesadaran bahwa keberadaan TNWK dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa harus merusak kawasan.

Dan Komite sendiri turut memberikan berbagai kontribusi dengan memfasilitasi pelatihan penanggulangan Karhutlah warga di seluruh desa yang ada melalui penyuluhan yang di datangkan langsung oleh TNI melalui Kodam XXI / Raden Inten untuk pendeteksian dini kebakaran, serta memberikan Alkon atau peralatan pemadam.

Seperti yang sedang berjalan saat ini, yakni pembangunan dan pengembangan bagi kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Kunjungan Komisi IV DPR RI itu diawali dengan peninjauan Command Center di Plang Ijo dan fasilitas Rumah Sakit Gajah Prof. Dr. Ir. H. Rubini Atmawidjaja.

Rombongan kemudian menerima pemaparan mengenai kondisi konservasi gajah dan penanganan kawasan terdampak kebakaran. Pembahasan melibatkan Kementerian Kehutanan, pengelola TNWK, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur serta pihak terkait lainnya.

Kehadiran Rombongan Komisi IV DPR RI itu disambut langsung oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, didampingi Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, dan Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto. Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M. Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, S.Sos.I., M.E., M.A.P.

Hanan menegaskan, TNWK harus dipastikan tetap menjadi ruang hidup yang aman bagi gajah Sumatra sekaligus kawasan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

“Konservasi tidak boleh hanya bicara soal menyelamatkan satwa. Kita juga harus memastikan kawasan terlindungi dari kebakaran dan masyarakat di sekitarnya menjadi bagian dari solusi,” lanjut Hanan.

Diskusi intensif itupun bergulir dengan melibatkan jajaran eksekutif, mulai dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) hingga Pemerintah Provinsi Lampung.

Fokus pembicaraan berpusat pada penguatan koordinasi lapangan guna mencegah terulangnya kebakaran hutan yang kerap mengancam keselamatan satwa liar di kawasan konservasi tersebut.

“Selain upaya pencegahan, Komisi IV juga menyoroti urgensi pemulihan lahan yang telah terdampak api,” tambah Zaidi.

Agenda diskusi secara spesifik memetakan langkah-langkah rehabilitasi yang melibatkan sinergi antara Kementerian Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dan Inhutani V.

Transisi dari penanganan darurat menuju pemulihan vegetasi habitat gajah dipandang sebagai prioritas untuk menjaga keseimbangan ekologi di TNWK.

Kunjungan pada masa sidang I tahun 2026-2027 ini diikuti oleh 16 anggota Komisi IV dari berbagai fraksi, termasuk Abdul Kharis Almasyhari, I Ketut Suwendra, dan Dwita Ria Gunadi.

Kehadiran lintas fraksi ini menunjukkan komitmen politik yang kuat dalam mendukung kebijakan pelestarian lingkungan di tingkat nasional.

Tim juga menyertakan sejumlah tenaga ahli untuk memastikan pengumpulan data lapangan yang akurat guna mendukung fungsi pengawasan dan anggaran DPR di sektor kehutanan.

Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan TNWK tetap menjadi ruang aman bagi gajah sumatra yang kian terancam.***

Source: OSCAR SIHOTANG
Tags: Deteksi Dini KarhutlaEla Siti Nuryamahgajah SumatraHanan A rozakInhutani VJihan NurlelaKarhutlaKebakaran HutanKebakaran LahanKementerian KehutananKomisi IV DPR RIkonservasi gajahLAMPUNG TIMURpantau lampungPemerintah Kabupaten Lampung TimurPemerintah Provinsi LampungPKG TNWKPusat Konservasi GajahTaman Nasional way kambasTNWK
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Akses ke Makam Warga Diduga Diblokir PTPN IV, Laskar Lampung Minta Pemerintah Turun Tangan

Next Post

Пин Ап казино: официальный сайт для скачивания и игры на реальные деньги

Related Posts

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
Berita

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

28/10/2026
Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
Berita

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

28/10/2026
ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Berita

ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

28/10/2026
Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
Berita

Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah

28/10/2026
BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045
Berita

BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

28/10/2026
Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter
Berita

Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter

28/10/2026
Next Post

Пин Ап казино: официальный сайт для скачивания и игры на реальные деньги

Heboh Dana BUMKAM Kayubatu, Mantan Ketua dan Sekretaris Ungkap Dugaan Kejanggalan Pengelolaan

Heboh Dana BUMKAM Kayubatu, Mantan Ketua dan Sekretaris Ungkap Dugaan Kejanggalan Pengelolaan

Laskar Tinta Emas MAN 1 Pringsewu Belajar Jurnalistik Bersama PWI

Laskar Tinta Emas MAN 1 Pringsewu Belajar Jurnalistik Bersama PWI

Api Membara di Bukit Parerejo, Tim Gabungan Berjuang Tiga Jam Hingga Padam

Api Membara di Bukit Parerejo, Tim Gabungan Berjuang Tiga Jam Hingga Padam

Jalan Lampung Harus Berkualitas, Lesty Putri Utami Soroti Pengawasan Anggaran

Jalan Lampung Harus Berkualitas, Lesty Putri Utami Soroti Pengawasan Anggaran

Berita Terkini

  • Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
  • Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
  • ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
  • Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
  • BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In