SAMUDERA NEWS– Seorang pria tanpa identitas yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ditemukan meninggal dunia di depan toko elektronik Jelita, yang berlokasi tidak jauh dari Pasar Induk Pringsewu. Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan oleh karyawan toko sekitar pukul 09.30 WIB dalam posisi meringkuk.
Menurut Junaedi, salah satu karyawan toko, pria tersebut sebelumnya masih terlihat beraktivitas di seberang jalan sebelum akhirnya duduk di depan toko.
“Awalnya kami mengira dia hanya beristirahat, tetapi setelah cukup lama tidak bergerak, kami mulai curiga dan mencoba mengecek kondisinya. Saat tidak ada respons, kami langsung menghubungi polisi,” ujar Junaedi.
Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, membenarkan kejadian tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis, pria tersebut dinyatakan meninggal dunia.
“Korban diduga seorang ODGJ berusia sekitar 60 tahun, memiliki tubuh sedang, tinggi sekitar 160 cm, berkepala botak, ompong, dan mengenakan kemeja lengan panjang bermotif bambu,” terang AKP Priyono, mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan identitas pada korban. Sejumlah warga sekitar mengungkapkan bahwa pria tersebut sering terlihat beraktivitas di lokasi dalam satu tahun terakhir.
“Saat memeriksa saku korban, kami menemukan uang tunai sebesar Rp79.220 dalam berbagai pecahan. Namun, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit,” tambahnya.
Saat ini, jenazah korban disemayamkan di RSUD Pringsewu. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengenali korban untuk segera menghubungi Polres Pringsewu atau Polsek Pringsewu guna membantu proses identifikasi.
“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mencari informasi lebih lanjut. Jika dalam beberapa waktu ke depan tidak ada keluarga yang mengklaim, maka korban akan dimakamkan oleh pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas AKP Priyono.***












