• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, October 30, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Relevansi Pemidanaan Penjara di Tengah Perubahan Sosial

MeldabyMelda
18/01/2026
in Berita
Relevansi Pemidanaan Penjara di Tengah Perubahan Sosial
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Wacana tentang relevansi hukuman penjara kembali menguat dalam diskursus publik dan kebijakan hukum nasional. Di tengah perubahan sosial, kepadatan lembaga pemasyarakatan, dan meningkatnya kejahatan berulang, publik mulai mempertanyakan apakah penjara masih menjadi solusi utama dalam sistem pemidanaan. Isu ini penting karena menyentuh langsung rasa keadilan, keamanan, dan tujuan pemulihan sosial.

Diskusi tersebut mengemuka seiring penerapan kebijakan hukum yang lebih adaptif, termasuk dalam KUHP baru dan praktik peradilan yang mulai membuka ruang bagi pendekatan alternatif. Perubahan ini menandai pergeseran cara pandang negara terhadap pemidanaan.

Peristiwa: Sorotan pada Sistem Pemasyarakatan
Dalam beberapa tahun terakhir, sistem pemasyarakatan menghadapi tekanan berat. Overkapasitas, keterbatasan pembinaan, dan minimnya efek jera menjadi persoalan yang terus berulang. Kondisi ini mendorong evaluasi terhadap efektivitas penjara sebagai instrumen utama penghukuman.

BeritaLainnya

Dr. Budiono Ungguli Dua Kandidat, Perebutan Kursi Rektor Unila Masuki Babak Penentuan

Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi

Bagi masyarakat, dampaknya terasa nyata. Kejahatan yang dilakukan oleh pelaku berulang menimbulkan kekhawatiran, sementara korban sering merasa pemulihan belum sepenuhnya tercapai.

Klarifikasi: Tujuan Hukuman dalam Hukum Pidana

Secara prinsip, hukuman penjara dirancang untuk memberi efek jera, melindungi masyarakat, dan membina pelaku. Namun dalam praktiknya, tujuan tersebut tidak selalu tercapai secara seimbang. Penjara kerap berfungsi sebagai tempat penghukuman, bukan pemulihan.

ADVERTISEMENT

Dalam konteks hukum modern, pemidanaan tidak lagi semata-mata soal membalas perbuatan. Ada dorongan agar sistem hukum juga memperhatikan rehabilitasi dan reintegrasi sosial.

Respons dan Arah Kebijakan

Respons terhadap isu ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari praktisi hukum hingga pemerhati kebijakan publik. Pendekatan pemidanaan alternatif, seperti kerja sosial, denda proporsional, dan keadilan restoratif, mulai dipandang sebagai opsi yang relevan untuk jenis tindak pidana tertentu.

Meski demikian, penjara masih dianggap penting untuk kejahatan berat yang mengancam keselamatan publik. Tantangannya terletak pada penentuan batas yang jelas dan penerapan yang konsisten.

Konteks Sosial dan Kepentingan Publik

Perubahan sosial menuntut sistem hukum yang lebih adaptif. Masyarakat kini tidak hanya menuntut hukuman berat, tetapi juga hasil yang nyata berupa berkurangnya kejahatan dan pulihnya korban. Dalam konteks ini, efektivitas menjadi kata kunci.

Pendekatan yang terlalu mengandalkan penjara berisiko mengabaikan akar masalah sosial, seperti kemiskinan, pendidikan, dan lingkungan. Tanpa penanganan menyeluruh, pemidanaan bisa kehilangan maknanya.

Partisipasi Publik dan Implikasi ke Depan

Partisipasi publik diperlukan untuk mengawal arah kebijakan pemidanaan. Diskusi terbuka, edukasi hukum, dan pengawasan terhadap praktik peradilan dapat membantu memastikan bahwa perubahan benar-benar berpihak pada kepentingan bersama.

Ke depan, relevansi hukuman penjara akan sangat ditentukan oleh kemampuannya beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Sistem hukum dihadapkan pada pilihan untuk tetap bertahan pada pola lama atau mengembangkan pendekatan yang lebih kontekstual dan berkeadilan.***

Source: MELDA
Tags: keadilan restoratifKeamanan MasyarakatKementerian Hukum dan HAMMahfud MDreformasi pemidanaan
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Investasi Rokok HS di Lampung Fokus Buka Lapangan Kerja

Next Post

Puluhan Karyawan SPPG Diperiksa Hepatitis A

Related Posts

Dr. Budiono Ungguli Dua Kandidat, Perebutan Kursi Rektor Unila Masuki Babak Penentuan
Berita

Dr. Budiono Ungguli Dua Kandidat, Perebutan Kursi Rektor Unila Masuki Babak Penentuan

30/10/2026
Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi
Berita

Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi

29/10/2026
ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya
Berita

ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya

29/10/2026
Lampu Mendadak Menyala, Musik Berhenti! Begini Suasana Razia Narkoba di Viper dan The Hevn
Berita

Lampu Mendadak Menyala, Musik Berhenti! Begini Suasana Razia Narkoba di Viper dan The Hevn

29/10/2026
Sabu hingga Timbangan Digital Ditemukan di Rumah Pria di Lampung Selatan, Polisi Lakukan Pemeriksaan
Berita

Sabu hingga Timbangan Digital Ditemukan di Rumah Pria di Lampung Selatan, Polisi Lakukan Pemeriksaan

29/10/2026
Dari Pinjaman Laptop hingga TV di Kelas, Ini Gagasan Prof Anna dan Dr. Budiono untuk Mahasiswa Unila
Berita

Dari Pinjaman Laptop hingga TV di Kelas, Ini Gagasan Prof Anna dan Dr. Budiono untuk Mahasiswa Unila

29/10/2026
Next Post
Puluhan Karyawan SPPG Diperiksa Hepatitis A

Puluhan Karyawan SPPG Diperiksa Hepatitis A

Lima Hari Terendam, Bupati Egi Datangi Lokasi Banjir Natar

Lima Hari Terendam, Bupati Egi Datangi Lokasi Banjir Natar

Sengketa Kontrak Proyek Pemerintah dan Dampaknya

Sengketa Kontrak Proyek Pemerintah dan Dampaknya

Perbandingan Hukuman Korupsi di Asia Tenggara

Perbandingan Hukuman Korupsi di Asia Tenggara

Lelang Vespa Kaka dan Bass Ivanka Warnai Donasi Rp500 Juta untuk Korban Bencana

Lelang Vespa Kaka dan Bass Ivanka Warnai Donasi Rp500 Juta untuk Korban Bencana

Berita Terkini

  • Dr. Budiono Ungguli Dua Kandidat, Perebutan Kursi Rektor Unila Masuki Babak Penentuan
  • Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi
  • ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya
  • Lampu Mendadak Menyala, Musik Berhenti! Begini Suasana Razia Narkoba di Viper dan The Hevn
  • Sabu hingga Timbangan Digital Ditemukan di Rumah Pria di Lampung Selatan, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In