SAMUDERA NEWS– Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, menghadiri kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Raden Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si (Han), pada Jumat, 17 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Markas Komando Batalyon Infanteri TP 848/SPC, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di wilayah provinsi Lampung.
Turut hadir dalam kegiatan ini, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama Kodam XII/RI, Camat Anak Tuha, serta sejumlah tamu undangan dari jajaran pemerintah dan TNI. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara militer dan pemerintahan dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Welly Adiwantra mewakili Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam beserta jajaran ke wilayah Lampung Tengah. Ia menekankan bahwa kehadiran Pangdam merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap daerah, sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung program pembangunan di wilayah-wilayah strategis. “Pemkab Lampung Tengah menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan ini. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan stabilitas sekaligus mendorong pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Welly Adiwantra.
Sementara itu, Pangdam XII/Raden Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyatakan kunjungan kerja ini sebagai wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah. Ia berharap kerja sama ini dapat semakin diperkuat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah. “Kami ingin memastikan keberadaan Batalyon Infanteri TP 848/SPC tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Dalam agenda kunjungan, Pangdam juga menekankan pentingnya profesionalisme prajurit TNI dalam menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa TNI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional dari level daerah. Untuk itu, kegiatan kunjungan kerja tidak hanya bersifat ceremonial, tetapi juga mencakup peninjauan fasilitas Mako Yonif TP 848/SPC, dialog langsung dengan prajurit, serta pemaparan kondisi keamanan wilayah oleh komandan batalyon setempat.
Kegiatan ini juga menjadi momen koordinasi penting antara TNI dan pemerintah daerah, membahas kesiapan satuan dalam berbagai skenario keamanan serta upaya peningkatan kesejahteraan prajurit dan masyarakat sekitar. Sinergi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif untuk pertumbuhan ekonomi serta pembangunan sosial masyarakat Lampung Tengah.
Selain itu, Pangdam XII/Raden Intan bersama Bupati Lampung Tengah dan rombongan dijadwalkan melakukan Ground Breaking Koperasi Merah Putih di Kampung Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bukti konkret kepedulian TNI dan pemerintah daerah terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, sekaligus mendukung program pembangunan berbasis masyarakat. Ground breaking ini diharapkan dapat membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Dengan kunjungan kerja ini, Lampung Tengah menjadi contoh kolaborasi strategis antara militer dan pemerintah daerah yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pada kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan. Sinergi yang terjalin diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam mengoptimalkan peran TNI sebagai bagian integral dari pembangunan nasional dan perlindungan masyarakat.***












