• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, June 10, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Warga Sumut Menolak KEK Danau Toba: “Kami Bukan Penonton di Tanah Sendiri”

MeldabyMelda
15/07/2025
in Berita
Warga Sumut Menolak KEK Danau Toba: “Kami Bukan Penonton di Tanah Sendiri”
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS— Rencana pemerintah pusat menjadikan Danau Toba sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendapat gelombang penolakan dari warga Sumatera Utara. Dianggap sebagai bentuk intervensi berlebihan, kebijakan ini dinilai mengabaikan suara masyarakat lokal dan potensi kultural kawasan tersebut.

Sikap tegas disampaikan oleh Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), dalam pernyataan resmi yang dirilis hari ini. Ia menilai bahwa meskipun pemerintah telah menetapkan berbagai regulasi untuk pengembangan Danau Toba—mulai dari status sebagai KSPN (Perpres No. 50 Tahun 2011) hingga Destinasi Pariwisata Super Prioritas (Perpres No. 89 Tahun 2024)—kebijakan tersebut justru menimbulkan banyak masalah di lapangan.

“Campur tangan pusat justru membuat kebijakan tumpang tindih dan minim koordinasi. Rakyat seolah hanya menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri,” tegas Sutrisno.


Sembilan Alasan Penolakan Warga

Dalam pernyataan resminya, Sutrisno membeberkan sembilan sikap masyarakat Sumut terhadap rencana KEK Danau Toba:

BeritaLainnya

Politeknik Agraria STPN Perkuat Pendidikan Multidisiplin untuk Jawab Tantangan Tata Ruang Nasional

Orang Tua Keluhkan SPMB Lampung, Data Lolos Sistem Tapi Ditolak Verifikasi Disdukcapil

  1. Terlalu Banyak Intervensi Pusat: Penataan kawasan dilakukan secara top-down dan tidak sinergis antar lembaga pusat.
  2. Minimnya Peran Daerah: Pemerintah daerah hanya dijadikan pelaksana teknis, tanpa suara dalam pengambilan keputusan strategis.
  3. Rakyat Jadi Penonton: Masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam tahap perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan.
  4. Pembangunan Harus Berbasis Kultural: Warisan budaya lokal seperti Solu Bolon, Tumba, dan Moccak harus dilestarikan, bukan ditinggalkan demi event besar seperti F1 Power Boat.
  5. Danau Toba Milik Bersama: Kawasan ini bukan milik elite atau pemerintah semata, melainkan warisan rakyat Sumatera Utara.
  6. Investasi Eksploitatif: KEK dinilai hanya menguntungkan investor dan elite, bukan masyarakat lokal.
  7. Dana Harus Dikelola Daerah: Anggaran sebaiknya langsung dikelola oleh kabupaten yang lebih memahami kebutuhan wilayahnya.
  8. Prioritas: Berantas Korupsi: Sebelum pembangunan, yang lebih mendesak adalah membersihkan korupsi di daerah.
  9. Menolak KEK: Warga menuntut evaluasi total seluruh kebijakan dan aktivitas lembaga yang mengurus Danau Toba.

Penolakan ini muncul menyusul pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, yang mendorong Danau Toba menjadi KEK untuk menarik investasi. Namun warga menganggap usulan tersebut bersifat ekonomi elitis dan tidak berpihak pada masyarakat.

“Kami ingin pembangunan yang melibatkan rakyat, bukan yang mengatasnamakan rakyat tapi melupakan kami,” tandas Sutrisno.

Dengan suara bulat, warga menolak KEK dan menyerukan partisipasi penuh masyarakat dalam setiap langkah pembangunan. Mereka tidak menolak pembangunan, tapi menuntut keadilan, keterlibatan, dan pelestarian identitas budaya. Dalam semangat menjaga Danau Toba, mereka ingin didengar—bukan diabaikan.***

ADVERTISEMENT
Source: ALFARIEZIE
Tags: AntiEksploitasiBudayaLokalDanauTobaKEKDitolakSuaraRakyatSumutTolakKEK
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Yuvanka dan Salsabila Raih Juara 1 Lomba Resensi Buku Perpusda Lampung: Sorot Kritis Generasi Literasi!

Next Post

Sekjen Laskar Lampung Kecam Pendirian Sekolah Siger Tanpa Prosedur Resmi

Related Posts

Politeknik Agraria STPN Perkuat Pendidikan Multidisiplin untuk Jawab Tantangan Tata Ruang Nasional
Berita

Politeknik Agraria STPN Perkuat Pendidikan Multidisiplin untuk Jawab Tantangan Tata Ruang Nasional

09/06/2026
Orang Tua Keluhkan SPMB Lampung, Data Lolos Sistem Tapi Ditolak Verifikasi Disdukcapil
Berita

Orang Tua Keluhkan SPMB Lampung, Data Lolos Sistem Tapi Ditolak Verifikasi Disdukcapil

09/06/2026
Bantuan ATENSI Menyasar 20 Kecamatan, Penyandang Disabilitas hingga Lansia Jadi Prioritas
Berita

Bantuan ATENSI Menyasar 20 Kecamatan, Penyandang Disabilitas hingga Lansia Jadi Prioritas

09/06/2026
Kelulusan PTN Lampung Meningkat Tajam, LSM PRO RAKYAT Usulkan Dana Pendidikan Ditambah
Berita

Kelulusan PTN Lampung Meningkat Tajam, LSM PRO RAKYAT Usulkan Dana Pendidikan Ditambah

09/06/2026
Jadi Justice Collaborator, Heri Wardoyo Dituntut Lebih Ringan dalam Perkara PT LEB
Berita

Jadi Justice Collaborator, Heri Wardoyo Dituntut Lebih Ringan dalam Perkara PT LEB

09/06/2026
Bupati Lampung Selatan Ikut Bahas Kebijakan ASN Nasional Bersama Komisi II DPR RI
Berita

Bupati Lampung Selatan Ikut Bahas Kebijakan ASN Nasional Bersama Komisi II DPR RI

09/06/2026
Next Post
Sekjen Laskar Lampung Kecam Pendirian Sekolah Siger Tanpa Prosedur Resmi

Sekjen Laskar Lampung Kecam Pendirian Sekolah Siger Tanpa Prosedur Resmi

HUT ke-18 Pesawaran: Penuh Warna, Penuh Makna!

HUT ke-18 Pesawaran: Penuh Warna, Penuh Makna!

Satuan Pendidikan di Lambar Deklarasi Perangi Pornografi, Napza, dan Perkawinan Anak

Satuan Pendidikan di Lambar Deklarasi Perangi Pornografi, Napza, dan Perkawinan Anak

Pemkab Tanggamus dan BPS Luncurkan SIEDUTA: Sistem Informasi Statistik Terpadu untuk Percepat Pembangunan Daerah

Pemkab Tanggamus dan BPS Luncurkan SIEDUTA: Sistem Informasi Statistik Terpadu untuk Percepat Pembangunan Daerah

Sidak Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Semangati Siswa: “Kalian Pemimpin Masa Depan!”

Sidak Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Semangati Siswa: “Kalian Pemimpin Masa Depan!”

Berita Terkini

  • Politeknik Agraria STPN Perkuat Pendidikan Multidisiplin untuk Jawab Tantangan Tata Ruang Nasional
  • Orang Tua Keluhkan SPMB Lampung, Data Lolos Sistem Tapi Ditolak Verifikasi Disdukcapil
  • Bantuan ATENSI Menyasar 20 Kecamatan, Penyandang Disabilitas hingga Lansia Jadi Prioritas
  • Kelulusan PTN Lampung Meningkat Tajam, LSM PRO RAKYAT Usulkan Dana Pendidikan Ditambah
  • Jadi Justice Collaborator, Heri Wardoyo Dituntut Lebih Ringan dalam Perkara PT LEB

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In