SAMUDERA NEWS- Sebuah guncangan besar melanda pasar saham dengan jatuhnya harga saham HYBE, akibat rumor bahwa Min Hee Jin berencana menjadikan ADOR sebagai perusahaan independen. HYBE, agensi yang dipimpin oleh Bang Si Hyuk, mengumumkan dimulainya audit terhadap ADOR, anak perusahaan dari NewJeans Group, yang menjadi pemicu dari penurunan tersebut.
HYBE menduga adanya upaya ADOR untuk mengambil alih hak pengelolaan, yang mencakup pemeriksaan terhadap tim manajemen, termasuk CEO Min Hee-jin dan wakil direktur A pada hari Senin (24/2). Dugaan bahwa manajemen ADOR membocorkan kontrak rahasia guna menarik investor menjadi fokus dari diskusi antara kedua pihak, dengan HYBE mengambil langkah audit untuk menyelesaikan isu tersebut.
Tim audit dari agensi HYBE telah mengambil langkah tegas dengan menyita sumber daya komputer dari seluruh eksekutif ADOR, menunjukkan seriusnya tindakan yang diambil oleh HYBE untuk menyelesaikan konflik ini.
“Kami telah melakukan audit terhadap eksekutif ADOR karena kecurigaan bahwa mereka mencoba mengambil alih hak pengelolaan,” ujar seorang pejabat HYBE.
Berita ini langsung mempengaruhi harga saham HYBE, yang terpantau turun sebesar 8% dari hari sebelumnya, atau setara dengan 20.000 won, hanya dalam waktu 30 menit setelah laporan konflik internal antara HYBE dan ADOR tersebar.
Faktor lain yang mempengaruhi fluktuasi harga saham HYBE adalah pertimbangan atas masa depan ADOR. Label ini, yang merupakan anak perusahaan yang didirikan oleh HYBE pada tahun 2021, dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Namun, dengan adanya ketidakpastian terkait status independen ADOR, investor menjadi cemas, mengakibatkan penurunan harga saham HYBE.
ADOR telah membuktikan dirinya sebagai pemain utama dalam industri musik dengan kesuksesan girl grup NewJeans yang diproduseri oleh Min Hee Jin. Prestasi gemilang yang diraih NewJeans, baik di dalam maupun luar negeri, telah menjadi sorotan, dengan pencapaian seperti menduduki puncak chart Billboard 200 dan masuknya beberapa lagu ke dalam Billboard Hot 100.
Meskipun demikian, dengan ketegangan antara HYBE dan ADOR yang semakin terasa, pasar saham menunggu dengan cemas untuk melihat bagaimana perkembangan selanjutnya dari konflik ini, sambil tetap mempertimbangkan potensi ADOR sebagai pemain kunci dalam industri hiburan.***












