• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, October 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home PENDIDIKAN

Ketua MKKS Tak Hadir dalam Pertemuan Dinas, Polemik MKKS–FKKS Makin Dipertanyakan

MeldabyMelda
09/10/2026
in PENDIDIKAN
Ketua MKKS Tak Hadir dalam Pertemuan Dinas, Polemik MKKS–FKKS Makin Dipertanyakan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Polemik yang menyeret hubungan antara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) di Lampung Tengah kembali menjadi sorotan. Di tengah isu yang berkembang di ruang publik mengenai dugaan ketegangan kedua organisasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung akhirnya mempertemukan pihak MKKS dan FKKS dalam sebuah agenda pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung itu menjadi momentum penting untuk membuka ruang dialog sekaligus mengklarifikasi berbagai isu yang selama ini beredar.

Namun, ada satu hal yang justru memunculkan tanda tanya baru.

BeritaLainnya

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Bahaya Salah Gunakan Kecerdasan Buatan

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Jejaring Nasional dan Global

Ketua MKKS diketahui tidak hadir dalam undangan resmi tersebut.

Padahal, forum tersebut digagas oleh pihak dinas sebagai instansi terkait untuk mempertemukan kedua pihak. Ketidakhadiran Ketua MKKS kemudian memunculkan pertanyaan di tengah publik: mengapa undangan resmi dari dinas tidak dihadiri, sementara persoalan MKKS dan FKKS sedang menjadi pembicaraan?

ADVERTISEMENT

Pertanyaan itu menjadi semakin relevan karena selama ini muncul berbagai tudingan di ruang publik mengenai keberadaan FKKS.

Salah satu isu yang beredar menyebutkan adanya dugaan ketidaksetujuan sebagian pihak terhadap pemisahan forum kepala sekolah negeri dan swasta. Bahkan, berkembang pula tudingan liar bahwa apabila sekolah negeri dan swasta berada dalam forum yang berbeda, maka akan berpengaruh terhadap pembagian anggaran.

Namun, tudingan tersebut tentu membutuhkan klarifikasi dan pembuktian dari pihak-pihak yang disebut. Jangan sampai isu yang belum terverifikasi justru berkembang menjadi kesimpulan publik.

FKKS: Kami Hanya Ingin Sekolah Swasta Maju

Ketua FKKS Lampung Tengah, Ahmad Buchori Pradana, yang juga Kepala SMK Pelita Bangunrejo, memberikan penjelasan mengenai tujuan keberadaan FKKS.

Menurutnya, FKKS tidak hadir untuk berhadapan dengan MKKS. Forum tersebut, kata dia, justru diharapkan menjadi wadah yang dapat memberikan ruang lebih besar bagi sekolah swasta untuk berkembang.

“Kami hanya menginginkan rumah yang nyaman agar sekolah swasta bisa maju. Kalau FKKS ataupun MKKS bisa menjembatani sekolah swasta supaya maju, kenapa tidak. Kami ini hanya honor, bukan PNS. Jadi kalau sekolah maju, ekonomi juga meningkat,” ujar Ahmad.

Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan yang terjadi bukan semata-mata mengenai siapa yang lebih berhak menjadi wadah kepala sekolah, melainkan juga menyangkut bagaimana posisi dan kepentingan sekolah swasta dapat diperjuangkan secara proporsional.

Ketua FKKS Lampung Apresiasi Sikap Kabid SMK

Ketua FKKS Provinsi Lampung, Samsu, menyampaikan apresiasi terhadap sikap Kepala Bidang SMK Provinsi Lampung yang dinilai memberikan ruang kepada FKKS untuk kembali aktif.

Samsu berharap FKKS dapat kembali menjalankan perannya secara terbuka tanpa adanya rasa takut terhadap tekanan dari pihak mana pun.

Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan FKKS telah memiliki dasar kelembagaan dan izin operasional yang menurutnya jelas.

Pernyataan tersebut menjadi penting karena di tengah polemik yang berkembang, keberadaan organisasi dan legalitasnya semestinya tidak dinilai berdasarkan rumor, melainkan berdasarkan dokumen dan ketentuan hukum yang dapat diverifikasi.

Ketidakhadiran Ketua MKKS Jadi Pertanyaan Besar

Di sisi lain, ketidakhadiran Ketua MKKS dalam agenda yang difasilitasi dinas justru meninggalkan ruang kosong dalam upaya mencari penjelasan secara menyeluruh.

Jika memang terdapat perbedaan pandangan antara MKKS dan FKKS, forum resmi semacam ini sebenarnya dapat menjadi ruang untuk menjelaskan duduk persoalan secara terbuka.

Publik tentu membutuhkan jawaban, bukan sekadar isu.

Apakah benar terdapat persoalan mengenai keberadaan FKKS?

Apakah benar terdapat keberatan terhadap pemisahan forum sekolah negeri dan swasta?

Ataukah persoalan tersebut hanya berkembang akibat komunikasi yang tidak berjalan dengan baik?

Dan yang tidak kalah penting: apa sebenarnya sikap resmi MKKS terhadap FKKS?

Tanpa kehadiran pihak yang dipersoalkan, sejumlah pertanyaan tersebut akhirnya belum mendapatkan jawaban langsung.

Panglima LADAM Soroti Sikap Ketua FKKS

Panglima LADAM, Misrul, yang berada di lokasi wawancara turut memberikan pandangan terhadap dinamika tersebut.

Menurut Misrul, terdapat kesan kehati-hatian dalam jawaban Ahmad Buchori Pradana ketika ditanya mengenai posisinya sebagai Ketua FKKS Lampung Tengah, terutama jika dikaitkan dengan munculnya pemberitaan mengenai dugaan intimidasi yang berkembang di Lampung Tengah.

Misrul menilai, sikap tersebut perlu dilihat secara lebih mendalam dan tidak boleh langsung ditarik sebagai kesimpulan bahwa telah terjadi tekanan terhadap yang bersangkutan.

“Kalau memang ada persoalan, seharusnya semuanya bisa dijelaskan secara terang. Jangan sampai publik hanya mendapatkan potongan-potongan informasi,” demikian substansi sorotan Misrul.

Ia juga menyayangkan ketidakhadiran Ketua MKKS dalam agenda yang difasilitasi Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Menurutnya, momentum tersebut seharusnya menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk memberikan klarifikasi terhadap berbagai berita miring yang berkembang.

Isu Intimidasi Jangan Berhenti Menjadi Rumor

Yang membuat persoalan ini semakin sensitif adalah munculnya isu mengenai dugaan intimidasi yang dikaitkan dengan oknum aparat penegak hukum.

Namun, isu tersebut harus ditempatkan secara proporsional.

Dugaan intimidasi bukan fakta hukum sampai terdapat bukti dan klarifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, apabila benar ada pihak yang merasa mendapatkan tekanan, maka mekanisme hukum dan pengawasan harus ditempuh. Sebaliknya, apabila isu tersebut tidak benar, pihak yang merasa dirugikan juga memiliki hak untuk memberikan klarifikasi.

Di sinilah peran Dinas Pendidikan menjadi penting.

Bukan hanya sebagai pembina satuan pendidikan, tetapi juga sebagai pihak yang dapat mendorong agar persoalan antarlembaga pendidikan tidak berkembang menjadi konflik terbuka.

Dinas Sudah Membuka Ruang, Tinggal Keberanian Memberi Penjelasan

Pertemuan 8 Oktober 2026 sebenarnya telah membuka pintu.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung telah mempertemukan pihak-pihak terkait. FKKS menyatakan siap berjalan dan mengapresiasi dukungan dari Kabid SMK. Di sisi lain, ketidakhadiran Ketua MKKS justru menjadi catatan yang perlu dijelaskan.

Kini publik tinggal menunggu satu hal:

Apakah persoalan ini akan diselesaikan melalui dialog dan klarifikasi, atau justru dibiarkan menjadi bola liar yang terus membesar?

Sebab, jika tidak ada persoalan, keterbukaan seharusnya bukan sesuatu yang harus ditakuti.

Dan jika memang ada persoalan, forum resmi seperti inilah tempat yang paling tepat untuk membicarakannya.

Publik tidak membutuhkan perang organisasi. Publik membutuhkan kepastian bahwa dunia pendidikan Lampung berdiri di atas transparansi, profesionalitas, dan kepentingan kemajuan sekolah—baik negeri maupun swasta.***

Source: iwang bagastama
Tags: DinasPendidikanLampungFKKSKepalaSekolahLampungTengahMKKSPendidikanLampungSekolahSwasta
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Petani Pringsewu Keluhkan Pupuk dan Air Sawah, DPRD Janji Perjuangkan Sumur Bor

Next Post

Hadapi Dinamika Kamtibmas, Danrem 043/Gatam Tekankan Pentingnya Sinergi TNI-Polri

Related Posts

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Bahaya Salah Gunakan Kecerdasan Buatan
Berita

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Bahaya Salah Gunakan Kecerdasan Buatan

23/10/2026
Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Jejaring Nasional dan Global
PENDIDIKAN

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Jejaring Nasional dan Global

22/10/2026
Kepsek SMPN 2 Kalianda Akui Pengembalian Uang Buku Pakai Dana Pribadi, Satu Siswa Belum Menerima
PENDIDIKAN

Kepsek SMPN 2 Kalianda Akui Pengembalian Uang Buku Pakai Dana Pribadi, Satu Siswa Belum Menerima

15/10/2026
Uang Negara Miliaran Rupiah, LADAM Pertanyakan Transparansi Proyek Revitalisasi Dua SMK di Lampung Tengah
PENDIDIKAN

Uang Negara Miliaran Rupiah, LADAM Pertanyakan Transparansi Proyek Revitalisasi Dua SMK di Lampung Tengah

28/09/2026
Kepsek Dipanggil Bawa Berkas Keuangan, Pangdam Ingatkan APH Jangan Tekan Sekolah
PENDIDIKAN

Kepsek Dipanggil Bawa Berkas Keuangan, Pangdam Ingatkan APH Jangan Tekan Sekolah

27/09/2026
Belajar Mandiri Setiap Hari, Jeselyne Charissa Raih Juara Dancow Indonesia Cerdas
PENDIDIKAN

Belajar Mandiri Setiap Hari, Jeselyne Charissa Raih Juara Dancow Indonesia Cerdas

24/09/2026
Next Post
Hadapi Dinamika Kamtibmas, Danrem 043/Gatam Tekankan Pentingnya Sinergi TNI-Polri

Hadapi Dinamika Kamtibmas, Danrem 043/Gatam Tekankan Pentingnya Sinergi TNI-Polri

Dua Tahun Pajak Hotel Marisa Belum Lunas, Komisi II DPRD Pringsewu Turun Tangan

Dua Tahun Pajak Hotel Marisa Belum Lunas, Komisi II DPRD Pringsewu Turun Tangan

Polemik Persyaratan Cawapres Kembali Disorot, Gema Puan Dorong Kajian Pemilu Ulang

Polemik Persyaratan Cawapres Kembali Disorot, Gema Puan Dorong Kajian Pemilu Ulang

Komisi III DPRD Pringsewu Sidak Tiga Proyek, Kualitas Pasir Jadi Sorotan

Komisi III DPRD Pringsewu Sidak Tiga Proyek, Kualitas Pasir Jadi Sorotan

Sava Spin: Where Precision Engineering Meets Pure Gaming Adrenaline

Berita Terkini

  • Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
  • Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
  • ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
  • Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
  • BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In