SAMUDERA NEWS- Semakin riuh pembicaraan tentang kemungkinan keterlibatan HYBE dalam sebuah aliran sesat, terutama seiring perselisihan yang semakin memanas dengan Min Hee Jin.
Fans BTS bersikeras bahwa mereka telah lama mengetahui hal ini, namun informasi itu dijaga rapat. Namun, sekarang kebocoran informasi semakin meluas, menyebabkan kekacauan yang tak terelakkan.
Dalam tuduhan tersebut, disebutkan bahwa pendiri HYBE, Bang Si-hyuk, diyakini memiliki keyakinan dalam ajaran sesat yang disebut Darn World. Fans menuduhnya memanfaatkan artis untuk menyebarkan pengaruh tersebut, dengan sejumlah bukti yang mereka kaitkan.
Misalnya, penggunaan nama BTS dalam promosi universitas atau simbol-simbol yang terlihat dalam aktivitas TXT, yang dituduh berkaitan dengan kepercayaan sesat tersebut.
Salah satu titik puncak dalam spekulasi ini adalah album terakhir GFRIEND, yang dinamai “Walpurgis Night”, sebuah acara yang juga dikenal sebagai “Witch’s Night”. Begitu juga dengan lagu mereka “MAGO”, yang diduga terinspirasi dari nama dewa yang dipuja dalam ajaran Darn World.
Teori konspirasi ini juga merambah ke lirik lagu-lagu populer, seperti “Attack on Bangtan” dari BTS, yang diduga mengandung ajaran sesat, serta “Magnetic” dari ILLIT yang merujuk pada konsep “dunia magnet” dalam ajaran Darn World.
Selain itu, ada tanda-tanda konflik internal di HYBE, dengan dugaan bahwa Min Hee Jin, CEO ADOR, mencoba melawan pengaruh Bang Si Hyuk. Beberapa langkah yang diambilnya, seperti lagu “OMG” dari NewJeans, diinterpretasikan oleh fans sebagai upaya untuk melawan ajaran sesat tersebut.
Video musik lagu tersebut disoroti karena nuansa yang menggambarkan penghormatan pada Darn World, meskipun liriknya mungkin tampak biasa. Bahkan, penggemar menyoroti instruksi di balik layar yang mengarahkan artis untuk menekankan kata “dan”, yang dipercayai sebagai serangan terhadap ajaran sesat tersebut.
Langkah-langkah Min Hee Jin juga mencakup wawancara eksklusif dengan CBS, yang dianggap fans sebagai upaya untuk menemukan perlindungan dari aliran sesat, dengan menghubungkan dirinya dengan saluran Kristen tersebut.
Selain itu, spekulasi tentang konflik Bang Si Hyuk dengan debut grup Danielle juga mencuat, dengan dugaan bahwa penolakan tersebut mungkin terkait dengan alasan yang lebih dalam daripada yang terlihat.
Lagu-lagu NewJeans juga menjadi bahan perdebatan, seperti “ETA” yang diinterpretasikan sebagai sindiran terhadap Park Ji-won, CEO HYBE, dan Min Hee-jin.
Semua teori ini mencapai puncaknya dengan rapat pemegang saham luar biasa HYBE pada 30 April, yang juga dikenal sebagai Malam Walpurgis atau Malam Pembakaran Penyihir, di mana diputuskan untuk memecat Min Hee-jin.
Spekulasi ini terus berkembang, memberikan sorotan baru pada dinamika kompleks di balik industri hiburan Korea.***






