• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, May 13, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home NEWS

Meneropong Gerbong yang Dibawa Noverisman Subing Setelah Hengkang dari PKB

Fatih KesumabyFatih Kesuma
03/08/2024
in NEWS
Meneropong Gerbong yang Dibawa Noverisman Subing Setelah Hengkang dari PKB
ADVERTISEMENT

ANALISA

Khaidir Asmuni
Democracy Care Institute

SAMUDERA NEWS – Noverisman Subing hengkang dari PKB dan dia kembali ke partai Golkar yang pernah mendudukannya sebagai Wakil Bupati Lampung Timur beberapa tahun silam.

Hengkangnya Nover ini menjadi diskusi yang menarik. Pertama, indikasi adanya kecenderungan langkah Noverisman Subing sebagai akumulasi dari konfigurasi kandidasi pilkada serentak di Lampung Timur.
Akumulasi tersebut bisa dilihat dari pertarungan sengit dalam mendapatkan rekomendasi PKB.

BeritaLainnya

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut

Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa

Apabila hengkangnya Nover dikaitkan dengan persoalan kandidasi Pilkada maka alasan tersebut sangat pragmatis. Karena seharusnya sebagai kader PKB, Nover dituntut untuk mengikuti apa yang telah diputuskan oleh partai, nantinya.
Di satu sisi, pragmatisme yang ditunjukkan Nover memasukkannya dalam kategori “orang-orang yang kecewa”. Meski bagi Nover bukan itu alasan utama dia hengkang dari PKB.

Alasan pragmatisme ini pula yang membuat Nover akan dipandang hanya memanfaatkan partai politik sebagai batu loncatan. Meski sebetulnya dia telah dua kali menjadi anggota legislatif dari PKB.

ADVERTISEMENT

Pertanyaannya adalah mengapa Nover tidak memberikan alasan yang lebih idealistik terkait kehengkangannya?

Kedua, ada kecenderungan bahwa Pilkada dijadikan oleh Nover menjadi arena perjuangan lanjutan pasca pileg. Kita tidak menyebut mereka yang kalah pileg. Namun ketika pertarungan lanjutan itu gagal mendapatkan perahu, maka permainan terasa selesai.

Bagi Nover, PKB telah selesai untuk perjuangan politiknya. Dan dia beralih ke Partai Golkar. Yang bisa saja dinilainya sebagai partai penguasa karena menang dalam pilpres.

Jika kita mengaitkan hengkangnya Nover dari sisi etika politik tentu saja hal ini jadi tidak menarik. Karena tinjauannya akan bersifat Hitam Putih.
Yang menarik justeru jika kita kaitkan apabila dengan konstelasi kepentingan politik yang lebih besar.

Konstelasi Nasional dan Lokal

Noverisman Subing seharusnya bersabar untuk tetap di PKB. Dalam analisa spekulatif, konstelasi nasional dalam tubuh PKB akan berbeda dengan masa sebelumnya. Nover bisa saja menanti badai di PKB untuk mendapatkan perubahan. Jika dia bersabar, maka dia dapat mengalihkan gerbong besar dan dia dapat menjadi tokoh alternatif yang punya bargaining. Dia bisa ciptakan swing voter.

Apalagi Cak Imin calon dari PKB (maaf) kalah dalam pertarungan Pilpres. Lazimnya dalam politik, badai besar akan terjadi pasca kekalahan.
Dalam politik itu “biasa”. Jika kalah, maka kepengurusan akan “terancam”. Karena menghadapi risiko politik.
Karena kita menyadari bahwa politik itu memiliki tiga hal penting selain high cost dan high conflict, yaitu high risk.

Mungkin saja di dalam pikiran Nover, dia tidak mungkin menunggu badai dalam tubuh PKB. Apalagi badai yang ditunggu ini bukan “badai dalam gelas” tapi memang badai beneran seperti di film Twister, yang dapat menimbulkan perubahan. Dan ini tentu saja tidak bisa dijamin apakah badai besar tersebut akan datang atau tidak?

Pilihannya, jika Nover bersabar bisa saja badai itu terjadi. Dan dia bisa menjadi tokoh potensial yang bisa menggantikan Chusnunia Chalim. Dan membawa gerbong besar. Bukan gerbong kosong.

Namun walaupun itu tidak terjadi maka dia bisa tetap mengabdi sebagai kader PKB yang baik, yang suatu saat akan mendapatkan penghargaan. Tokh PKB juga partai besar dengan perolehan suara konstan.

Selain konstelasi nasional tersebut, hengkangnya Nover dari PKB harusnya tidak terlalu pragmatis, melainkan bersifat idealis.

Seperti dengan melihat konstelasi pemilihan gubernur. Misalnya, wilayah Lampung Timur kekuatan PKB sangat dominan. Meski Partai Golkar tetap membayangi. Dengan jumlah suara di Lampung Timur yang sangat besar dengan penduduk yang juga besar tentu konstelasi Pilgub cukup berpengaruh. Dan banyak cagub sangat memerlukan Lampung Timur.

Idealisme Nover terkait kehengkangannya harusnya ingin memberi keseimbangan bagi kepentingan rakyat. Kita memahami bahwa platform PKB dan Golkar tentu saja memiliki ciri khas tersendiri. PKB dengan ciri tradisional modern punya kelebihan. Juga Golkar. Saat ini, kaderisasi di Golkar dipandang berhasil karena berani menonjolkan kaum muda. Jika ini yang dijadikan alasan Nover terkait kehengkangannya, maka akan jadi argumen yang lebih tepat ketimbang alasan yang pragmatis.***

Tags: Kabar daerahKhaidir AsmuniNoverisman SubingPilkada serentak 2024PKB
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

7 Alasan Uang Transfer Tidak Masuk ke Rekening dan Cara Mengatasinya

Next Post

8 Negara Teratas yang Berinvestasi di Indonesia: Menelusuri Arus Investasi Global

Related Posts

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut
Berita

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut

21/01/2025
Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa
Berita

Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa

21/01/2025
Banjir Melanda Lampung, Ribuan Warga Pun Ikut Terdampak
NEWS

Banjir Melanda Lampung, Ribuan Warga Pun Ikut Terdampak

20/01/2025
Pj. Bupati Resmikan Bangsal Pasca Panen di Desa Ibul Jaya, Hulu Sungkai, Lampung Utara
NEWS

Pj. Bupati Resmikan Bangsal Pasca Panen di Desa Ibul Jaya, Hulu Sungkai, Lampung Utara

07/01/2025
Komnas HAM Minta Bawaslu Awasi Kampanye Seksis dan Misoginis dalam Pilkada 2024
NEWS

Komnas HAM Minta Bawaslu Awasi Kampanye Seksis dan Misoginis dalam Pilkada 2024

26/11/2024
PMJAK Desak Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Rano Karno Didanai Judi Online
NEWS

PMJAK Desak Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Rano Karno Didanai Judi Online

26/11/2024
Next Post
8 Negara Teratas yang Berinvestasi di Indonesia: Menelusuri Arus Investasi Global

8 Negara Teratas yang Berinvestasi di Indonesia: Menelusuri Arus Investasi Global

Ratusan Crosser Berlaga di Kejuaraan Bupati Cup Grasstrack Motocross 2024

Ratusan Crosser Berlaga di Kejuaraan Bupati Cup Grasstrack Motocross 2024

Musyawarah Desa Sidodadi Fokus pada Penanganan Stunting dalam RKPDes 2025

Musyawarah Desa Sidodadi Fokus pada Penanganan Stunting dalam RKPDes 2025

Bawaslu Way Kanan Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Panwascam

Bawaslu Way Kanan Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Panwascam

Pilihan Asuransi Properti untuk Perlindungan Optimal: Daftar Produk yang Perlu Dipertimbangkan*

Pilihan Asuransi Properti untuk Perlindungan Optimal: Daftar Produk yang Perlu Dipertimbangkan*

Berita Terkini

  • Ketua GKPL: Bedah Film “Pesta Babi” Bentuk Penyadaran Publik Soal Lingkungan Hidup
  • Jaringan Narkoba Aceh Dibongkar di Lampung, Polisi Sita Sabu dan Ratusan Pil Terlarang
  • Kasus Penipuan Online: Bagaimana Cara Melaporkannya
  • Stabilkan Harga Pangan, Pemkab Pringsewu Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng
  • TMMD 2026 di Tanggamus Dapat Apresiasi Tim Wasev Pusterad

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In