SAMUDERA NEWS – Langkah-langkah yang diambil oleh Pj Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan, dalam pengelolaan anggaran untuk mewujudkan APBD Tanggamus yang sehat mendapat apresiasi tinggi dari anggota DPRD Tanggamus, Nuzul Irsan.
Nuzul Irsan menjelaskan bahwa indikator kesehatan APBD antara lain adalah tercapainya target pendapatan, pemenuhan belanja yang telah direncanakan, penyelesaian kewajiban utang, dan pemanfaatan anggaran pembangunan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam upaya mengurangi defisit, Pj Bupati dan DPRD Tanggamus sepakat untuk memangkas belanja. Tujuannya adalah agar pada tahun 2025, tidak ada lagi beban yang harus ditanggung oleh APBD tahun berikutnya, ujarnya.
Politisi dari PKB tersebut menambahkan bahwa ketika Pj Bupati dilantik pada September 2023, APBD Tanggamus telah mewarisi beban utang yang signifikan dari pemerintahan sebelumnya. Untuk menyehatkan APBD, pemangkasan belanja merupakan langkah yang penting.
Kami mendukung kebijakan Pj Bupati dalam menyehatkan APBD Tanggamus. Semoga APBD dapat kembali sehat dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tegasnya.
Nuzul juga mencatat bahwa anggaran untuk Sekretariat DPRD Tanggamus mengalami pemangkasan sebesar 30 persen dari Rp101 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp71 miliar pada tahun anggaran 2024, demikian juga dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Sebelumnya, terkait situasi keuangan Kabupaten Tanggamus, Pj Bupati Mulyadi Irsan menyatakan bahwa keuangan Pemkab saat ini mengalami defisit. Langkah konkret yang diambil adalah pemangkasan dana tunjangan kinerja (Tukin) hingga 30 persen.
Langkah ini terpaksa diambil untuk menyelamatkan Kabupaten Tanggamus dari kondisi keuangan yang tidak stabil. Saya berharap pembangunan, terutama infrastruktur dan pertanian, dapat mendukung ekonomi masyarakat agar kita dapat keluar dari situasi saat ini, tuturnya.***












