SAMUDERA NEWS – Dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, mendapat perhatian serius dari warga. Forum Masyarakat Peduli Desa Bangunan (FMPDB) secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Kalianda pada Rabu, 12 Maret 2025.
Ketua FMPDB, Dimas Roni Prasetyo Nugroho, S.Pd., bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat, mendatangi kantor Kejari Kalianda untuk menyerahkan laporan terkait. Selain itu, mereka juga menyambangi Inspektorat Lampung Selatan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan guna meminta kejelasan lebih lanjut.
“Kami berharap kasus ini segera diproses secara hukum,” ujar Dimas Roni Prasetyo Nugroho kepada Media Pantau Group.
Zulkifli Zen, salah satu tokoh masyarakat Desa Bangunan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta agar pencairan dana desa tidak direkomendasikan oleh Kecamatan Palas dan instansi terkait. Namun, meski telah ada peringatan sejak 9 September 2024, pencairan tetap dilakukan. “Kami sudah meminta Camat Palas, DPRD, Inspektorat, dan PMD untuk tidak merekomendasikan pencairan karena kepala desa, Isnaini, tengah tersangkut dugaan kasus pidana lain. Tapi anehnya, pencairan tetap berlangsung,” ujar Zulkifli Zen.
Dimas menambahkan bahwa Inspektorat Lampung Selatan berencana turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Persoalan ini semakin meluas karena dugaan pencairan dana desa juga terjadi di enam desa lain di Kecamatan Palas, yakni Desa Pasemah, Desa Bali Agung, Desa Pematang Baru, Desa Palas Jaya, dan Desa Kali Rejo. Hingga kini, anggaran yang telah dicairkan disebut belum direalisasikan untuk kegiatan desa sebagaimana mestinya.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Edi Waluyo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengagendakan pemanggilan Dinas PMD pada minggu ketiga bulan ini untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Namun, saat ditanya mengenai kemungkinan pemanggilan camat dan kepala desa yang terlibat, Edi Waluyo belum memberikan tanggapan.***












