SAMUDERA NEWS – Calon Bupati Kabupaten Pesawaran Nanda Indira melakukan silaturahmi dengan Alzier Dianis Thabranie, tokoh pendiri Kabupaten Pesawaran, di kediamannya yang asri di Jl. Kamboja 21, Gunung Terang, Bandar Lampung, Kamis (3/4).
Dalam kunjungan ini, Nanda Indira menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Alzier Dianis Thabranie atas peran dan jasanya dalam membangun Kabupaten Pesawaran.
“Alhamdulillah, sebagai anak, saya bisa mengunjungi orang tua kami, Bapak Alzier Dianis Thabranie. Ini adalah bentuk penghormatan kepada beliau sebagai tokoh yang sangat berjasa dalam pendirian Kabupaten Pesawaran,” ujar Nanda Indira.
Sebagai calon bupati nomor urut 2, Nanda Indira menegaskan bahwa kunjungannya juga bertujuan untuk meminta masukan dan nasihat dari Alzier Dianis Thabranie, sekaligus memohon maaf dalam suasana Idul Fitri.
“Banyak nasihat dan masukan yang beliau sampaikan kepada saya. Insya Allah, semua akan saya jalankan dengan sebaik mungkin demi kemajuan Pesawaran,” tambahnya.
Alzier Dianis Thabranie Apresiasi Kunjungan Nanda Indira
Menanggapi kunjungan tersebut, Alzier Dianis Thabranie, yang juga dikenal sebagai Ketua Dewan Penasihat Kadin Lampung, menyambut baik kedatangan Nanda Indira.
“Ya, saya senang sekali dikunjungi anak sendiri. Selain itu, Nanda ini juga masih keponakan saya. Ayahnya orang yang luar biasa baik, jadi saya menerima dengan tangan terbuka,” ujar Alzier.
Sebagai tokoh yang berperan dalam pembentukan Kabupaten Pesawaran, Alzier berpesan agar Nanda Indira tetap menjaga kondusivitas selama kontestasi politik dan fokus pada kesejahteraan masyarakat jika terpilih sebagai bupati.
“Bertarunglah dengan tetap menjaga kedamaian di masyarakat. Jika nanti dipercaya memimpin, pikirkan strategi yang konstruktif untuk membangun Pesawaran ke arah yang lebih baik,” pesannya.
Silaturahmi ini menjadi momen penting dalam perjalanan politik Nanda Indira, yang ingin menegaskan komitmennya untuk membawa Kabupaten Pesawaran menuju kemajuan dengan tetap menjunjung nilai-nilai kebersamaan dan kehormatan terhadap para tokoh yang telah berkontribusi dalam sejarah daerah tersebut.***












