SAMUDERA NEWS- Hingga saat ini, perhelatan Pilwakot Bogor 2024 belum menghadirkan figur yang benar-benar mampu mendominasi panggung. Meski demikian, beberapa tokoh telah menyatakan niatnya untuk berlaga dalam arena politik tersebut.
Di antara sejumlah nama yang mencuat, terdapat Dedie A Rachim, Raendi Rayendra, dan Sendi Fardiansyah yang menegaskan kesiapannya untuk berkompetisi.
Tak ketinggalan pula beberapa politisi yang diyakini akan turut bertarung dalam Pilwakot 2024, seperti Atang Trisnanto, Jenal Mutaqin, Rusli Prihatevy, dan Ibnu Ariebowo Kusumo. Belakangan, muncul pula nama-nama baru seperti Aji Jaya Bintara, Eka Maulana, dan Adrian Dimas Prakoso.
Menariknya, para calon Walikota Bogor yang muncul tersebut memiliki latar belakang dan profesi yang beragam.
Dedie A Rachim, misalnya, sebelum menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor, telah mengabdikan dirinya selama 12 tahun di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dimulai sejak tahun 2005.
Sementara Raendi Rayendra, seorang dokter, telah mulai dikenal melalui berbagai billboard yang tersebar di Kota Bogor. Dengan slogan “Sehat Warganya, Glowing Kotanya,” ia berkomitmen untuk menjadikan Bogor sebagai kota yang sehat dan bersinar.
Sendi Fardiansyah, di sisi lain, merupakan Ketua Umum Kawani Bogor yang juga dikenal sebagai Sekretaris Pribadi Ibu Negara Iriana sejak tahun 2015. Selain itu, ia juga seorang pengusaha sukses yang memiliki beberapa bisnis di berbagai sektor.
Rusli Prihatevy, yang berada di pihak Partai Golkar, juga dipandang sebagai salah satu kandidat yang berpotensi kuat. Kabarnya, ia telah mendapatkan surat perintah sebagai calon Wali Kota dari DPP Golkar.
Sementara Ibnu Ariebowo Kusumo, dari Partai Gerindra, juga menjadi salah satu nama yang dianggap memiliki potensi untuk maju dalam kontestasi tersebut. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu diyakini akan bersaing ketat dengan Jenal Mutaqin untuk merebut tiket dalam Pilwakot 2024.***












