• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, July 24, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Viral Karangan Bunga Kritik Bupati Lampung Selatan, LSM Sebut Ini Momentum Refleksi Pemerintahan

MeldabyMelda
23/07/2026
in Berita
Viral Karangan Bunga Kritik Bupati Lampung Selatan, LSM Sebut Ini Momentum Refleksi Pemerintahan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Karangan bunga ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Lampung Selatan yang berisi pesan-pesan bernada kritik menjadi perhatian publik. Foto karangan bunga yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat.

Sebagian pihak memandangnya sebagai bentuk kebebasan berpendapat dalam negara demokrasi, sementara yang lain menilai pesan tersebut merupakan pengingat terhadap berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam foto yang beredar, karangan bunga tidak hanya berisi ucapan selamat ulang tahun, tetapi juga memuat pesan agar kepala daerah berhati-hati dalam menjalankan amanah serta lebih memperhatikan kondisi masyarakat, khususnya terkait persoalan kemiskinan.

BeritaLainnya

Dua Regulasi Strategis Dibahas DPRD Lampung Selatan, Mulai PSU Perumahan hingga Perlindungan Lahan Pertanian

Lampung Selatan Perbarui Regulasi LP2B, Peta Digital WebGIS Jadi Acuan Perlindungan Lahan

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Umum LSM PRO RAKYAT, Aqrobin A.M., didampingi Sekretaris Umum Johan Alamsyah, menyampaikan kepada awak media di kawasan Pelabuhan Perikanan Boom Kalianda, Rabu (22/7/2026), bahwa masyarakat tidak perlu langsung memandang negatif isi karangan bunga tersebut.

Menurut Aqrobin, pesan yang disampaikan bukan ditujukan untuk menyerang pribadi Bupati Lampung Selatan, melainkan sebagai bentuk pengingat kepada kepala daerah yang saat ini memegang tanggung jawab penuh dalam menjalankan roda pemerintahan.

ADVERTISEMENT

“Kami menilai maksud dari karangan bunga itu bukan untuk menyerang pribadi Bupati Lampung Selatan, melainkan sebagai bentuk pengingat kepada kepala daerah yang saat ini memegang tanggung jawab penuh atas jalannya pemerintahan di Kabupaten Lampung Selatan. Kritik dalam negara demokrasi merupakan hal yang wajar, termasuk ketika disampaikan melalui media papan bunga. Yang terpenting adalah substansi pesan yang tersirat dapat menjadi bahan evaluasi bersama,” ujar Aqrobin.

Ia menambahkan, pesan yang mengingatkan agar kepala daerah tidak tersangkut persoalan hukum, termasuk tindak pidana korupsi, seharusnya dipahami sebagai harapan masyarakat agar pemerintahan berjalan secara bersih, transparan, dan akuntabel.

“Lampung Selatan pernah memiliki pengalaman kepala daerah yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Oleh karena itu, ketika ada masyarakat yang mengingatkan agar hal tersebut tidak terulang, kami melihatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerintahan yang bersih, bukan sebagai bentuk permusuhan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum LSM PRO RAKYAT, Johan Alamsyah, S.E., menilai momentum ulang tahun yang biasanya identik dengan ucapan selamat dan doa justru menjadi berbeda ketika muncul karangan bunga yang memuat pesan kritik.

“Kami meyakini Bupati Lampung Selatan bukanlah pemimpin yang anti kritik. Ini pemimpin muda. Justru kondisi situasi ini menjadi dinamika demokrasi yang unik. Biasanya orang yang berulang tahun menerima doa dan ucapan selamat, namun kali ini berbeda karena disertai pesan kritik. Yang menjadi berbeda bukan isi pesannya, tetapi waktunya. Jangan dijadikan polemik. Intinya adalah mengingatkan kepala daerah agar tetap menjaga integritas dan fokus terhadap persoalan masyarakat,” kata Johan.

Menurut Johan, Kabupaten Lampung Selatan masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. Berdasarkan data statistik yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Lampung Selatan masih termasuk daerah dengan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi di Provinsi Lampung.

Namun demikian, Johan menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepala daerah semata.

“Harus diingat, Bupati memperoleh dukungan politik yang sangat kuat saat proses pencalonan. Dengan dukungan tersebut, kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan DPRD dapat semakin optimal dalam menyusun kebijakan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan. APBD yang nilainya lebih dari Rp2 triliun harus benar-benar digunakan secara tepat sasaran demi kepentingan masyarakat Lampung Selatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pembangunan merupakan tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Partai melalui anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki tanggung jawab. DPRD mempunyai fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan. Karena itu, melalui kegiatan reses mereka dapat mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Keberhasilan maupun tantangan pembangunan, termasuk pengentasan kemiskinan, menjadi tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif,” jelas Johan.

LSM PRO RAKYAT berpandangan bahwa pengentasan kemiskinan memerlukan kebijakan ekonomi yang terintegrasi melalui penguatan sektor pertanian, pengembangan sektor industri untuk menciptakan lapangan kerja, serta pemberdayaan UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Selain itu, diperlukan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, DPRD, BUMD, pemerintah desa, dunia usaha, Pemerintah Provinsi Lampung, hingga Pemerintah Pusat agar program pengentasan kemiskinan berjalan efektif.

LSM PRO RAKYAT menegaskan bahwa kritik yang konstruktif merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat. Karena itu, setiap masukan diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, polemik karangan bunga bernada kritik tersebut diharapkan tidak dipandang semata sebagai kontroversi, melainkan menjadi momentum refleksi bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan yang semakin transparan, akuntabel, serta mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan dan pengangguran melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Aqrobin AMBUPATI LAMPUNG SELATANDemokrasiJohan AlamsyahKarangan BungaKemiskinan Lampung SelatanKritik PemerintahLAMPUNG SELATANLSM PRO RAKYAT
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Dua Regulasi Strategis Dibahas DPRD Lampung Selatan, Mulai PSU Perumahan hingga Perlindungan Lahan Pertanian

Related Posts

Dua Regulasi Strategis Dibahas DPRD Lampung Selatan, Mulai PSU Perumahan hingga Perlindungan Lahan Pertanian
Berita

Dua Regulasi Strategis Dibahas DPRD Lampung Selatan, Mulai PSU Perumahan hingga Perlindungan Lahan Pertanian

23/07/2026
Lampung Selatan Perbarui Regulasi LP2B, Peta Digital WebGIS Jadi Acuan Perlindungan Lahan
Berita

Lampung Selatan Perbarui Regulasi LP2B, Peta Digital WebGIS Jadi Acuan Perlindungan Lahan

23/07/2026
Bagaimana Mengurus Laporan Penipuan Marketplace
Berita

Bagaimana Mengurus Laporan Penipuan Marketplace

23/07/2026
Uang Pengganti Rp21,6 Miliar Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Dendi Ramadhona Siapkan Langkah Hukum
Berita

Uang Pengganti Rp21,6 Miliar Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Dendi Ramadhona Siapkan Langkah Hukum

22/07/2026
Majelis Hakim Vonis Dendi Ramadhona 8 Tahun Penjara, Jaksa dan Kuasa Hukum Belum Tentukan Sikap
Berita

Majelis Hakim Vonis Dendi Ramadhona 8 Tahun Penjara, Jaksa dan Kuasa Hukum Belum Tentukan Sikap

22/07/2026
Eks Karyawan MNCTV Gugat MNC, Sengketa Danapera Resmi Bergulir di Pengadilan Hubungan Industrial
Berita

Eks Karyawan MNCTV Gugat MNC, Sengketa Danapera Resmi Bergulir di Pengadilan Hubungan Industrial

22/07/2026

Berita Terkini

  • Viral Karangan Bunga Kritik Bupati Lampung Selatan, LSM Sebut Ini Momentum Refleksi Pemerintahan
  • Dua Regulasi Strategis Dibahas DPRD Lampung Selatan, Mulai PSU Perumahan hingga Perlindungan Lahan Pertanian
  • Lampung Selatan Perbarui Regulasi LP2B, Peta Digital WebGIS Jadi Acuan Perlindungan Lahan
  • Bagaimana Mengurus Laporan Penipuan Marketplace
  • Uang Pengganti Rp21,6 Miliar Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Dendi Ramadhona Siapkan Langkah Hukum

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In