DISCLAIMER: Chainsaw Man Is A Crowd is not an official title and this episode synopsis is purely fan-made.
SAMUDERA NEWS – Episode 6 dimulai dengan ketegangan yang mencekam. Asap hitam mengepul dari iblis kuno yang terluka parah akibat serangan Denji. “The Crowd” menunggu dengan cemas, tidak yakin apakah serangan itu berhasil.
Tiba-tiba, iblis kuno mengeluarkan jeritan terakhir yang menggema di seluruh reruntuhan. Tubuhnya raksasa itu perlahan hancur menjadi debu, menandakan kekalahannya. Denji, yang kelelahan setelah menggunakan sisa tenaganya, ambruk dan tidak sadarkan diri.
Hayato, meski terluka, merasa lega karena mereka berhasil mengalahkan iblis kuno. Akari menangis haru melihat Denji yang pingsan, namun lega karena rekan mereka masih hidup. Shota memuji kerja sama tim yang akhirnya membuahkan hasil.
Makima, yang menyaksikan pertarungan dari markas Public Safety, tersenyum tipis. Misi “The Crowd” berjalan sukses meski melebihi perkiraan. Namun, ada ekspresi tersembunyi di balik senyumnya, seolah ada hal lain yang dia pikirkan.
Sementara tim beristirahat dan memulihkan diri, Hayato dan Akari berbincang dengan Shota. Mereka berdua mengaku awalnya meragukan Denji dan skeptis terhadap kerja sama tim. Namun, pertarungan melawan iblis kuno mengubah pandangan mereka. Mereka mengakui kepemimpinan Denji dan pentingnya kerja sama tim.
Episode berlanjut ke rumah sakit tempat Denji dirawat. Denji terbangun dan mendapati Makima menunggunya. Makima memuji keberanian Denji dan “The Crowd” dalam menghadapi iblis kuno. Namun, dia menyampaikan kabar buruk: Hayato yang terluka parah saat pertarungan tidak bisa diselamatkan.
Denji syok dan sedih mendengar kematian Hayato. Dia merasa bersalah dan menyalahkan dirinya sendiri. Makima berjanji Public Safety akan menanggung semua biaya perawatan Hayato dan Denji. Dia juga berjanji “The Crowd” akan tetap dibentuk dan bertugas bersama ke depannya.
Episode diakhiri dengan Denji yang terbaring lemah di rumah sakit. Dia bertekad untuk menjadi pemburu iblis yang lebih kuat dan melindungi rekan-rekannya. Wajah Denji terlihat sedih mengenang Hayato, namun api semangatnya untuk bertarung kembali semakin membara.***








