SAMUDERA NEWS – Polsek Kalianda mengamankan 10 pelajar yang terlibat dalam tawuran antar sekolah di Jalur Dua Desa Hara, Kecamatan Kalianda, pada Sabtu (8/3/2025). Aksi ini viral di media sosial dan memicu keresahan warga sekitar.
Kapolsek Kalianda AKP Sulyadi, mewakili Kapolres Lampung Selatan, menjelaskan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat setelah video tawuran menyebar luas.
“Kami telah mengamankan 10 pelajar dari berbagai sekolah. Mereka sudah didata, diinterogasi, dan diwajibkan wajib lapor ke Polsek Kalianda setiap pulang sekolah dengan didampingi orang tua,” ungkap AKP Sulyadi, Minggu (9/3/2025).
Dibina Bersama Orang Tua dan Pihak Sekolah
Sebagai langkah pencegahan, polisi juga memanggil orang tua dan pihak sekolah untuk memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Seorang orang tua pelaku mengaku kecewa atas keterlibatan anaknya.
“Kami menyesalkan kejadian ini. Kami berharap ada pengawasan lebih ketat dari sekolah dan kepolisian agar anak-anak tidak terjebak dalam tindakan negatif seperti ini,” ujarnya.
Tawuran Berawal dari Tantangan di Media Sosial
Berdasarkan penyelidikan, tawuran ini dipicu oleh tantangan melalui media sosial yang kemudian disepakati oleh kelompok pelajar dari beberapa sekolah. Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.
Menanggapi insiden ini, Polsek Kalianda mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
“Kami juga tengah memburu pelaku dalam video yang terlihat membawa senjata tajam. Kami mengajak masyarakat untuk kooperatif dalam memberikan informasi,” tutup AKP Sulyadi.***












