• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, August 13, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

APINDO Lampung Angkat Suara soal Konflik PT BSA: Pemerintah Harus Hadir sebagai Penengah

MeldabyMelda
13/08/2026
in Berita
APINDO Lampung Angkat Suara soal Konflik PT BSA: Pemerintah Harus Hadir sebagai Penengah
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Peristiwa pembakaran mess karyawan dan gedung PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) di Lampung Tengah menjadi sorotan dunia usaha. Ketua DPP APINDO Lampung, Ary Meizari Alfian, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa investasi membutuhkan kepastian hukum, keamanan pekerja, dan perlindungan aset.

Ia menekankan bahwa satu kasus tidak boleh menggambarkan seluruh iklim investasi Lampung. Sebaliknya, peristiwa tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan penyelesaian konflik secara adil dan cepat.

Ary Meizari menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi investasi besar yang harus dijaga dengan keamanan dan kepastian hukum. Menurutnya, investor yang sudah ada harus tetap merasa nyaman, sementara calon investor tidak boleh ragu untuk masuk ke Lampung.

BeritaLainnya

Launching KMP Disebut 25 Agustus, Dinas Koperasi Lampung Mengaku Belum Tahu

Tongkat Komando Kejati Lampung Beralih ke Taufan Zakaria, “PR” Korupsi Jadi Sorotan

“Perusahaan membutuhkan kepastian dan keamanan, masyarakat membutuhkan keadilan, dan pemerintah harus hadir sebagai penengah sekaligus penegak hukum,” ujarnya.

Dunia usaha memang merasa khawatir atas kejadian tersebut, terutama terkait keamanan aset dan pekerja. Namun, Ary menekankan bahwa persoalan harus dilihat secara utuh. Konflik agraria yang telah berlangsung lama menjadi akar masalah yang perlu diselesaikan agar tidak terus berulang dan merugikan semua pihak.

ADVERTISEMENT

Pembakaran dan perusakan aset perusahaan, menurut Ary, tidak dapat dibenarkan. Namun, penegakan hukum atas tindakan tersebut harus berjalan bersamaan dengan penyelesaian akar konflik agraria. Jika akar masalah tidak ditangani, potensi konflik serupa akan terus muncul di masa depan.

APINDO mendorong pemerintah melakukan verifikasi dan audit terbuka terhadap status, batas lahan, serta legalitas HGU. Selain itu, perusahaan dan masyarakat harus dipertemukan dalam forum dialog yang objektif dan adil. Langkah tersebut dinilai penting agar komunikasi dan kemitraan antara perusahaan dan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Dalam pandangan Ary, pemerintah juga harus memastikan bahwa setiap pelanggaran hukum diproses secara profesional dan proporsional. Dengan begitu, keadilan bagi masyarakat tetap terjaga, sementara kepastian hukum bagi perusahaan tidak terganggu.

Ia menekankan bahwa penyelesaian konflik tidak boleh hanya dilakukan setelah terjadi kericuhan.

Siap Jadi Jembatan Komunikasi

Peristiwa tersebut, menurut APINDO, menjadi peringatan bagi dunia usaha dan pemerintah bahwa konflik agraria yang berlarut-larut dapat menjadi risiko investasi. Oleh karena itu, langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi konflik harus diperkuat.

Hubungan kemitraan, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi kunci agar konflik serupa tidak kembali terjadi.

Ary menegaskan bahwa APINDO siap menjadi jembatan komunikasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Kami mendukung kepastian hukum dan keamanan investasi, tetapi pada saat yang sama kami juga mendorong penyelesaian konflik yang adil dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” katanya.

APINDO bahkan siap terlibat dalam proses dialog jika pemerintah membutuhkan. Ke depan, menurut Ary, APINDO akan mendorong adanya forum atau mekanisme khusus penyelesaian konflik dunia usaha di Lampung.

Dengan adanya mekanisme tersebut, persoalan diharapkan tidak perlu menunggu hingga terjadi aksi massa atau kekerasan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.

Ary menegaskan bahwa investasi yang sehat adalah investasi yang memberikan kepastian bagi perusahaan sekaligus manfaat bagi masyarakat.

“Dengan pendekatan tersebut, APINDO tidak hanya hadir ketika terjadi konflik, tetapi juga membangun sistem pencegahan agar konflik serupa tidak kembali terjadi di Lampung,” kata Ketua Yayasan Alfian Husin itu.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Apindo LampungAry Meizari Alfiandunia usaha LampungHGUIklim InvestasiInvestasi Lampungkeamanan investasiKepastian Hukumkonflik agrariaKonflik LahanLAMPUNG TENGAHmasyarakat lampungpenyelesaian konflik.PT BSAPT Bumi Sentosa Abadi
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Launching KMP Disebut 25 Agustus, Dinas Koperasi Lampung Mengaku Belum Tahu

Related Posts

Launching KMP Disebut 25 Agustus, Dinas Koperasi Lampung Mengaku Belum Tahu
Berita

Launching KMP Disebut 25 Agustus, Dinas Koperasi Lampung Mengaku Belum Tahu

13/08/2026
Tongkat Komando Kejati Lampung Beralih ke Taufan Zakaria, “PR” Korupsi Jadi Sorotan
Berita

Tongkat Komando Kejati Lampung Beralih ke Taufan Zakaria, “PR” Korupsi Jadi Sorotan

13/08/2026
Cegah Karhutla Meluas, Polres Lampung Selatan Perkuat Deteksi Dini dan Respons Cepat
Berita

Cegah Karhutla Meluas, Polres Lampung Selatan Perkuat Deteksi Dini dan Respons Cepat

13/08/2026
Kapolres Pringsewu Gandeng DPRD, Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Antisipasi Gangguan
Berita

Kapolres Pringsewu Gandeng DPRD, Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Antisipasi Gangguan

13/08/2026
KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pringsewu Siapkan Anggaran Rp1,147 Triliun untuk Pembangunan
Berita

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pringsewu Siapkan Anggaran Rp1,147 Triliun untuk Pembangunan

13/08/2026
Menteri Nusron: Cara Efektif Lawan Mafia Tanah Bukan Sekadar Menangkap
Berita

Menteri Nusron: Cara Efektif Lawan Mafia Tanah Bukan Sekadar Menangkap

13/08/2026

Berita Terkini

  • APINDO Lampung Angkat Suara soal Konflik PT BSA: Pemerintah Harus Hadir sebagai Penengah
  • Launching KMP Disebut 25 Agustus, Dinas Koperasi Lampung Mengaku Belum Tahu
  • Tongkat Komando Kejati Lampung Beralih ke Taufan Zakaria, “PR” Korupsi Jadi Sorotan
  • Cegah Karhutla Meluas, Polres Lampung Selatan Perkuat Deteksi Dini dan Respons Cepat
  • Kapolres Pringsewu Gandeng DPRD, Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Antisipasi Gangguan

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In