SAMUDERA NEWS – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berkomitmen menghadirkan layanan prima dalam menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Dengan prediksi lebih dari 3 juta penumpang yang akan melakukan perjalanan di 13 lintasan utama, perusahaan memastikan kesiapan operasional dan digitalisasi layanan demi kenyamanan pengguna.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, termasuk mengatasi tantangan cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga awal 2025. “Kami telah melakukan berbagai langkah mitigasi, mulai dari kesiapan armada hingga peningkatan fasilitas pelabuhan. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Heru, Selasa (17/12/2024).
Proyeksi Lonjakan Penumpang dan Kendaraan
ASDP memprediksi peningkatan signifikan pada musim libur Nataru ini. Total penumpang diperkirakan mencapai 3,07 juta orang, naik 4,1 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah kendaraan diproyeksikan mencapai 769.258 unit, meningkat 7,1 persen. Untuk mendukung kelancaran, ASDP telah menyiapkan 14.975 trip kapal, atau naik 14,3 persen dibandingkan tahun lalu.
Heru juga menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap armada kapal. Selain itu, fasilitas pelabuhan seperti area parkir, loket informasi, dan fasilitas umum lainnya telah ditingkatkan.
Optimalisasi Layanan Digital
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyoroti penguatan sistem digital melalui aplikasi Ferizy. “Kami meningkatkan kapasitas server untuk mengantisipasi lonjakan pembelian tiket online. Kami imbau masyarakat untuk memesan tiket lebih awal melalui Ferizy agar terhindar dari antrean panjang,” jelas Shelvy.
Ferizy memungkinkan pengguna jasa untuk memesan tiket dengan mudah dan efisien, sehingga perjalanan dapat direncanakan lebih baik. Selain itu, ASDP juga memberlakukan perpanjangan masa berlaku tiket hingga 24 jam jika terjadi penundaan akibat cuaca ekstrem.
Koordinasi dan Mitigasi Cuaca Ekstrem
ASDP terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, dan BMKG untuk memastikan kelancaran arus penumpang. “Kami memantau kondisi cuaca secara berkala dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat untuk menjaga keselamatan perjalanan,” tambah Heru.
Heru menutup dengan mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal, mematuhi jadwal keberangkatan, dan memanfaatkan layanan digital untuk menghindari kendala di pelabuhan. “Dengan persiapan matang dan dukungan teknologi, kami optimis masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman selama libur akhir tahun,” tegasnya.***












