SAMUDERA NEWS– Hujan yang mengguyur Kota Bandar Lampung tak menyurutkan semangat komunitas supporter SIKAMBARA untuk bersilaturahmi dengan jajaran pengurus Asprov PSSI Lampung dan Legenda PSBL. Pertemuan penuh semangat ini digelar hangat di Aula Asprov Stadion Pahoman, menjadi momen penting yang menandai semangat baru sepak bola Lampung.
Dihadiri Yoga Swara selaku Wakil Ketua Bidang Kompetisi Asprov PSSI dan May Rahman, legenda PSBL, pertemuan ini membahas dukungan moril publik sepak bola Lampung terhadap BPL FC, klub Liga 1 yang kini memilih Lampung sebagai homebase.
SIKAMBARA: Supporter Baru, Semangat Baru!
Junaedi alias Om Jun, pembina SIKAMBARA yang datang bersama juru bicara Dero, serta pengurus Galih dan Yusuf, menyatakan bahwa SIKAMBARA lahir dari semangat rakyat Lampung yang rindu akan atmosfer sepak bola papan atas.
“Kami hadir bukan sekadar nonton bola, tapi ingin berkontribusi sebagai supporter yang dewasa, positif, dan sportif, apalagi dengan hadirnya klub Liga 1 seperti BPL FC yang jadi kebanggaan baru masyarakat Lampung,” ucap Junaedi.
Apresiasi Asprov: “Dukungan Ini Bukti Nyata Cinta Bola!”
Menanggapi dukungan itu, Yoga Swara menyampaikan apresiasi tinggi. Menurutnya, inisiatif dari supporter seperti SIKAMBARA adalah bentuk nyata dari harapan Gubernur RMD agar sepak bola Lampung kembali hidup.
“BPL FC datang ke Lampung bukan sekadar klub numpang lewat, tapi untuk membangkitkan memori sejarah dan gairah masyarakat. Dukungan seperti ini harus terus dijaga dan dibesarkan,” katanya.
Yoga juga menegaskan, kesiapan infrastruktur untuk Liga 1 sedang dalam progres baik, dan kompetisi usia dini akan digelar rutin demi regenerasi talenta lokal.
Suara Legenda: “Dukungan Ini Harus Terus Mengalir!”
Sementara itu, May Rahman, legenda PSBL, juga menyambut positif kehadiran supporter milenial. “Sebagai mantan pemain, saya sangat bahagia melihat semangat seperti ini. Ini bentuk dukungan yang sehat dan membangun,” ujarnya.
Simbol Persahabatan: Jersey & Topi dari SIKAMBARA
Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata berupa jersey bertuliskan nama Yoga Swara dan topi khas SIKAMBARA. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pengurus, pemain legendaris, dan supporter, demi membangun masa depan sepak bola Lampung yang lebih cerah.***












