SAMUDERA NEWS– Bupati Lampung Utara Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si. dan Wakil Bupati Romli, S.Kom, S.H., M.H. menghadiri Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Lampung Utara, Senin (3/3/2025). Agenda ini menjadi momen penting dalam perjalanan pemerintahan baru, dengan penegasan visi-misi serta pembahasan program prioritas daerah.
Turut hadir dalam rapat ini Ketua DPRD M. Yusrizal, S.T., Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah, serta tokoh masyarakat.
Pembangunan Inklusif dan Berdaya Saing
Dalam pidatonya, Bupati Hamartoni menegaskan komitmennya membangun Lampung Utara dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada rakyat.
“Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang terbuka dan bekerja untuk rakyat. Kami berkomitmen untuk menghadirkan program yang nyata dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Rapat Paripurna Kedua dan Ketiga membahas Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2025 serta Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2024. Berbagai masukan dari DPRD dan stakeholder daerah menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan daerah.
Ketua DPRD M. Yusrizal, S.T. menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menciptakan kebijakan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“DPRD akan selalu memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam membangun Lampung Utara yang lebih baik,” ujarnya.
Ramah Tamah: Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Setelah rangkaian rapat, Bupati dan Wakil Bupati menggelar ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati pada pukul 15.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh pejabat daerah, camat, lurah, serta tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan.
Bupati Hamartoni memanfaatkan momen ini untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluhan, aspirasi, serta masukan yang dapat menjadi pertimbangan dalam merancang kebijakan daerah.
“Kami ingin Lampung Utara dibangun dengan pendekatan partisipatif. Aspirasi masyarakat adalah komponen utama dalam perumusan kebijakan kami,” kata Bupati Hamartoni.
Dengan adanya rapat paripurna dan sesi dialog dengan masyarakat, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan warga, sehingga program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah.***












