• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Dari Bandar Lampung ke Klaten: Menemukan Perbedaan Tata Permukiman Desa

MeldabyMelda
03/05/2026
in Berita
Dari Bandar Lampung ke Klaten: Menemukan Perbedaan Tata Permukiman Desa
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Perjalanan dari Bandar Lampung menuju Klaten menjadi pengalaman yang bukan sekadar menghadiri sebuah acara keluarga, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang perbedaan wajah pedesaan di dua daerah yang sama-sama berada di Pulau Jawa dan Sumatra.

Kedatangan saya bersama keluarga ke Desa Gombangan, Kecamatan Karangnongko, Klaten, pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB disambut suasana yang begitu tenang. Sinar matahari pagi perlahan menyapu hamparan sawah, sementara aktivitas warga mulai terlihat—beberapa menyapu halaman rumah, menciptakan kesan bersih dan tertata.

Desa ini memiliki ciri khas yang langsung terasa: rumah-rumah berdiri cukup rapat, nyaris tanpa jarak yang lebar antara satu dengan lainnya. Namun, yang menarik, meskipun jarak antar bangunan relatif dekat, setiap rumah tetap memiliki halaman yang cukup luas. Perpaduan ini menciptakan keseimbangan antara kepadatan permukiman dan nuansa asri khas pedesaan.

BeritaLainnya

Gubernur Lampung Diingatkan Soal Amanah, LSM PRO RAKYAT: Jangan Terlena Kekuasaan

Asah Talenta Generasi Muda, Bengkel Sastra 2026 Hadirkan Sastrawan Nasional di Lampung

Berbeda halnya dengan desa-desa yang ada di Lampung. Berdasarkan pengamatan saya, rumah-rumah di desa Lampung cenderung memiliki jarak yang lebih longgar antara satu dengan lainnya. Hal ini memberi kesan lebih lapang, namun di sisi lain menunjukkan bahwa tingkat kepadatan penduduk di wilayah tersebut belum setinggi di beberapa daerah di Jawa Tengah.

Perbedaan ini bukan sekadar soal tata letak rumah, melainkan juga mencerminkan karakteristik perkembangan wilayah. Di Klaten, kepadatan permukiman seolah menjadi konsekuensi dari tingginya jumlah penduduk dan keterbatasan lahan. Sementara di Lampung, ketersediaan lahan yang masih luas memungkinkan pola hunian yang lebih menyebar.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, ada satu hal yang menjadi benang merah dari keduanya, yakni kehidupan masyarakat desa yang tetap menjunjung nilai kebersamaan dan kesederhanaan. Di Klaten, pagi hari dimulai dengan aktivitas bersih-bersih yang hampir merata di setiap rumah. Di Lampung pun, semangat gotong royong dan interaksi antarwarga masih terasa kuat, meski dalam ruang yang lebih terbuka.

Perjalanan ini pada akhirnya bukan hanya tentang menghadiri sebuah akad pernikahan keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap daerah memiliki keunikan tersendiri. Baik desa di Klaten maupun di Lampung, keduanya menawarkan wajah kehidupan yang berbeda, namun tetap memiliki nilai yang sama: ketenangan, kebersihan, dan kehangatan sosial yang sulit ditemukan di perkotaan.

Perbedaan jarak antar rumah hanyalah satu detail kecil, tetapi dari situlah kita bisa melihat gambaran besar tentang bagaimana masyarakat hidup, berkembang, dan beradaptasi dengan lingkungannya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungBudaya Indonesiacatatan perjalanankehidupan pedesaanKlaten Jawa Tengahlingkungan desaperbandingan desaperjalanan desasosial masyarakattata ruang desa
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Politik Hukum Nasional

Next Post

Hadiri Pelantikan PAN, Gubernur Tekankan Peran Parpol Dukung Sektor Pertanian

Related Posts

Gubernur Lampung Diingatkan Soal Amanah, LSM PRO RAKYAT: Jangan Terlena Kekuasaan
Berita

Gubernur Lampung Diingatkan Soal Amanah, LSM PRO RAKYAT: Jangan Terlena Kekuasaan

25/08/2026
Asah Talenta Generasi Muda, Bengkel Sastra 2026 Hadirkan Sastrawan Nasional di Lampung
Berita

Asah Talenta Generasi Muda, Bengkel Sastra 2026 Hadirkan Sastrawan Nasional di Lampung

25/08/2026
Ratusan Warga Ikuti Ngaji On The Street, Kampung Qur’an Al Ishlah Resmi Dideklarasikan
Berita

Ratusan Warga Ikuti Ngaji On The Street, Kampung Qur’an Al Ishlah Resmi Dideklarasikan

25/08/2026
Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum
Berita

Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum

25/08/2026
Jadi Urat Nadi Dua Kecamatan, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Mulai Rusak
Berita

Jadi Urat Nadi Dua Kecamatan, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Mulai Rusak

25/08/2026
Penipuan dan Penggelapan dalam Hukum Pidana
Berita

Penipuan dan Penggelapan dalam Hukum Pidana

25/08/2026
Next Post
Hadiri Pelantikan PAN, Gubernur Tekankan Peran Parpol Dukung Sektor Pertanian

Hadiri Pelantikan PAN, Gubernur Tekankan Peran Parpol Dukung Sektor Pertanian

Hardiknas ke-68: Harapan Publik pada Peran Eka Afriana Selamatkan Siswa SMA Siger

Hardiknas ke-68: Harapan Publik pada Peran Eka Afriana Selamatkan Siswa SMA Siger

Bupati Tanggamus Buka CAMPOTA dan BOTA ORARI, Dorong Pariwisata Daerah

Bupati Tanggamus Buka CAMPOTA dan BOTA ORARI, Dorong Pariwisata Daerah

Reses DPRD Pringsewu: Masalah Kesehatan dan Ekonomi Jadi Sorotan

Reses DPRD Pringsewu: Masalah Kesehatan dan Ekonomi Jadi Sorotan

Saat Hutan Memanggil, Tak Semua Bisa Pulang

Saat Hutan Memanggil, Tak Semua Bisa Pulang

Berita Terkini

  • Gubernur Lampung Diingatkan Soal Amanah, LSM PRO RAKYAT: Jangan Terlena Kekuasaan
  • Asah Talenta Generasi Muda, Bengkel Sastra 2026 Hadirkan Sastrawan Nasional di Lampung
  • Ratusan Warga Ikuti Ngaji On The Street, Kampung Qur’an Al Ishlah Resmi Dideklarasikan
  • Kepala Balai Bahasa Lampung Dijadwalkan Buka Bengkel Sastra, 20 Peserta Ambil Bagian
  • Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In