SAMUDERA NEWS- Sebanyak 2.038 mahasiswa baru Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) mengikuti Pengenalan Studi Universitas Aisyah Pringsewu (PASTI UAP) Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pada 18–22 Agustus 2026 tersebut menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi, sistem pembelajaran, kehidupan akademik, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari budaya kampus.
Ribuan mahasiswa baru tersebut berasal dari lima fakultas di lingkungan UAP. Fakultas Kesehatan menjadi fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak, yakni 1.677 mahasiswa.
Selanjutnya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 170 mahasiswa, Fakultas Teknologi dan Bisnis sebanyak 146 mahasiswa, Fakultas Kedokteran Gigi sebanyak 23 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran sebanyak 22 mahasiswa.
PASTI UAP 2026 mengusung tema “Empowering Sustainable Futures: Akselerasi Generasi Transformatif Menuju Ekosistem Kampus Berdampak Berbasis Akhlakul Karimah.”
Tema tersebut menegaskan arah kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan kehidupan akademik, tetapi juga pada pembentukan mahasiswa yang adaptif, berkarakter, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat.
Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N., mengatakan PASTI UAP menjadi langkah awal yang penting dalam membangun pemahaman mahasiswa baru terhadap kehidupan perguruan tinggi.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa memasuki dunia pendidikan tinggi bukan hanya tentang mengikuti proses pembelajaran, tetapi juga tentang membangun karakter, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
“PASTI UAP merupakan bagian penting dari proses awal mahasiswa mengenal lingkungan akademik dan budaya Universitas Aisyah Pringsewu. Kami ingin mahasiswa baru memiliki kesiapan untuk menjalani proses pendidikan, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, berakhlakul karimah, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Sutrisno.
Ia menambahkan, mahasiswa UAP diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kegiatan kemahasiswaan.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan. Karena itu, kami mendorong mahasiswa baru untuk aktif belajar, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kolaborasi, serta tetap menjadikan nilai-nilai akhlakul karimah sebagai landasan dalam setiap proses pengembangan diri,” katanya.***(Wid)












