SAMUDERA NEWS– Sikap GEMA PUAN yang dipimpin Ridwan, aktivis 1999 dan Ketua Umum organisasi tersebut, secara tegas mendukung langkah TNI menjaga Kejaksaan Agung dalam upaya pemberantasan korupsi. Dukungan ini muncul di tengah kontroversi yang mengemuka di kalangan akademisi, politisi, dan masyarakat terkait keterlibatan militer dalam pengamanan lembaga penegak hukum.
Ridwan menegaskan, kerjasama antar-institusi negara merupakan kunci dalam memerangi korupsi yang telah menjadi penyakit lama di Indonesia, terutama di kalangan pejabat dan pelaku politik.
“Pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan keseriusan tanpa pandang bulu dalam memberantas korupsi. Kami dari GEMA PUAN yakin TNI hadir bukan untuk mengintervensi, tapi untuk memberikan dukungan pengamanan agar Kejaksaan bisa bekerja tanpa rasa takut,” ujar Ridwan.
Ia menambahkan, stigma hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas harus segera dihapus. “Semua sama di mata hukum. Korupsi harus diberantas secara menyeluruh tanpa pengecualian, termasuk oknum TNI yang terlibat,” tegasnya.
Menurutnya, dukungan TNI kepada Kejaksaan menjadi simbol keseriusan negara dalam melindungi lembaga hukum agar berani bertindak tegas melawan koruptor. Ridwan juga menegaskan bahwa masyarakat luas sangat mendukung langkah sinergi ini demi masa depan Indonesia yang lebih bersih dan maju.
“Jangan biarkan korupsi merusak masa depan bangsa. Saatnya orang-orang bersih berani bersuara dan bertindak,” tutupnya.***












