SAMUDERA NEWS- Pemerintah Provinsi Lampung terus menggencarkan program penyerahan ijazah secara gratis bagi alumni SMA dan SMK Negeri. Program ini bertujuan memastikan bahwa tidak ada lagi lulusan yang tertahan masa depannya hanya karena ijazah belum diambil akibat kendala administratif atau biaya.
Salah satu langkah unik dan inspiratif ditunjukkan oleh Kepala SMA Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan, Herwansyah, S.Pd., M.Pd. Ia memilih untuk turun langsung ke rumah-rumah alumni yang belum mengambil ijazah mereka. Aksi blusukan ini dilakukan tanpa rasa gengsi, demi mendukung keberlanjutan pendidikan dan karier para alumni.
“Ijazah alumni yang belum sempat diambil sudah kami antarkan langsung. Jika siswa yang bersangkutan tidak berada di tempat, kami serahkan kepada orang tua kandungnya,” ujar Herwansyah saat ditemui pada Minggu, 18 Mei 2025.
Herwansyah menegaskan bahwa penyerahan ijazah dilakukan tanpa pungutan biaya sepeser pun, sejalan dengan program Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi.
Menurut data resmi Dinas Pendidikan Lampung, sebelumnya ada 21.873 ijazah yang tertahan di sekolah. Setelah dibukanya Posko Pengambilan Ijazah Gratis pada 12–26 Februari 2025, sekitar 14.000 di antaranya telah disalurkan kepada alumni. Kini, pengantaran secara door to door menjadi solusi untuk menjangkau sisanya.
Langkah humanis Herwansyah mendapat apresiasi luas. Salah satu alumni SMA Negeri 2 Kalianda angkatan 2024, Azis, mengaku terharu. “Terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Dinas Pendidikan, dan juga Pak Herwansyah. Ijazah saya diterima langsung tanpa biaya. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Program ini mencerminkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung hak pendidikan warganya—hingga ke pintu rumah.***












