• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, August 30, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Indonesia Perkuat Pertahanan Wilayah, Tapi Tidak Miliki Rudal Jarak Jauh

IwangbyIwang
09/03/2026
in Berita
Indonesia Perkuat Pertahanan Wilayah, Tapi Tidak Miliki Rudal Jarak Jauh
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Ketegangan yang terjadi di dunia, seperti potensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran, sering membuat masyarakat bertanya-tanya tentang kekuatan pertahanan negara masing-masing.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: seberapa kuat pertahanan Indonesia? Apakah Indonesia memiliki rudal jarak jauh atau bahkan senjata nuklir?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu melihat data pertahanan resmi serta perkembangan alat utama sistem persenjataan atau alutsista Indonesia hingga tahun 2025.

BeritaLainnya

Ancaman Pistol Gegerkan Natar, Polisi Amankan Revolver dan 6 Peluru Kaliber 38

Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap

Pertama, Indonesia diketahui telah mengoperasikan rudal balistik taktis jenis KHAN. Sistem ini diproduksi oleh perusahaan pertahanan Turki, Roketsan.

Rudal KHAN memiliki jangkauan sekitar 80 hingga 280 kilometer, sehingga masuk dalam kategori rudal balistik jarak pendek atau short-range ballistic missile.

ADVERTISEMENT

Fungsi utama rudal ini adalah memberikan kemampuan serangan presisi dalam jarak taktis, sekaligus menciptakan efek daya gentar terhadap potensi ancaman.

Menariknya, pada tahun 2025 Indonesia disebut menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal KHAN.

Sistem ini dilaporkan ditempatkan di wilayah Kalimantan Timur, tidak jauh dari kawasan Ibu Kota Nusantara atau IKN.

Namun penting dipahami, rudal KHAN bukanlah rudal jarak jauh antar benua.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya: apakah Indonesia memiliki rudal jarak jauh seperti ICBM?

Jawabannya, hingga saat ini Indonesia belum memiliki rudal jenis Intercontinental Ballistic Missile atau ICBM.

ICBM biasanya memiliki jangkauan ribuan kilometer dan mampu membawa hulu ledak strategis untuk serangan antar benua.

Kebijakan pertahanan Indonesia sendiri memang lebih berorientasi pada pertahanan wilayah, bukan kemampuan serangan jarak jauh.

Selain itu, Indonesia juga tidak memiliki senjata nuklir maupun rudal yang membawa hulu ledak nuklir.

Indonesia bahkan menjadi salah satu negara yang aktif mendukung kawasan Asia Tenggara bebas senjata nuklir, melalui berbagai perjanjian internasional non-proliferasi.

Dengan kata lain, jika pertanyaannya apakah Indonesia memiliki rudal nuklir, maka jawabannya tegas: tidak.

Meski begitu, Indonesia tetap memperkuat sistem pertahanan udara untuk melindungi wilayah dan objek vital nasional.

Beberapa sistem rudal pertahanan udara yang digunakan antara lain:

NASAMS 2
Mistral
Starstreak
Oerlikon Skyshield

Sistem ini berfungsi untuk mencegat ancaman udara, mulai dari pesawat tempur, helikopter, hingga rudal yang masuk ke wilayah udara nasional.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa strategi pertahanan Indonesia lebih menitikberatkan pada perlindungan wilayah, bukan serangan ofensif jarak jauh.

Di sektor laut, Indonesia juga memperkuat pertahanan melalui rudal anti-kapal yang dipasang pada kapal perang maupun sistem pertahanan pantai.

Beberapa rudal yang digunakan antara lain:

Exocet
C-705
C-802

Rudal-rudal ini berperan penting dalam mengamankan jalur laut strategis Indonesia, yang merupakan salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia.

Selain membeli dari luar negeri, Indonesia juga mulai mengembangkan teknologi roket dan rudal secara mandiri.

Salah satu contohnya adalah roket artileri R-HAN 122, yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pertahanan darat.

Indonesia juga memiliki proyek pengembangan rudal eksperimental seperti Petir V-101, meskipun untuk teknologi rudal berpemandu yang lebih canggih, Indonesia masih mengandalkan kerja sama dan transfer teknologi dengan negara mitra.

Sementara itu, jumlah pasti rudal yang dimiliki Indonesia tidak pernah dipublikasikan secara terbuka.

Informasi tersebut termasuk dalam kategori rahasia pertahanan negara.

Namun berbagai pengadaan sistem pertahanan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kapasitas militer Indonesia terus mengalami peningkatan.

Secara umum, strategi pertahanan Indonesia saat ini berfokus pada tiga hal utama:

pertahanan udara berlapis,
penguatan armada laut,
serta peningkatan kemampuan serangan presisi dalam jarak taktis.

Pendekatan ini dikenal sebagai doktrin pertahanan defensif aktif, yaitu menjaga kedaulatan negara tanpa mengejar kemampuan serangan strategis jarak antarbenua.

Meski tidak memiliki senjata nuklir, Indonesia tetap menjadi salah satu kekuatan militer yang diperhitungkan di dunia.

Menurut laporan Global Firepower 2025, kekuatan militer Indonesia berada di sekitar peringkat 13 dunia, bahkan melampaui beberapa negara maju.

Posisi geopolitik yang strategis, jumlah populasi yang besar, modernisasi alutsista, serta pasukan khusus elite seperti Kopassus, Denjaka, dan Paskhas juga menjadi faktor yang membuat Indonesia disegani dalam berbagai latihan militer internasional.

Dengan kombinasi kekuatan militer, posisi strategis, serta diplomasi pertahanan aktif, Indonesia tidak hanya berperan sebagai negara besar di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Global Firepower 2025IKNmiliter Indonesiapertahanan Indonesiarudal anti-kapalrudal KHANsenjata nuklirsistem udara Indonesia
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

HIMATRA Lampung Desak Klarifikasi Rektorat ITERA soal Dugaan Manipulasi Anggaran dan Proyek

Next Post

KNRP Gelar Safari Ramadan di Pringsewu, Ulama Palestina Minta Bantuan Rakyat

Related Posts

Ancaman Pistol Gegerkan Natar, Polisi Amankan Revolver dan 6 Peluru Kaliber 38
Berita

Ancaman Pistol Gegerkan Natar, Polisi Amankan Revolver dan 6 Peluru Kaliber 38

29/08/2026
Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap
Berita

Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap

29/08/2026
Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi
Berita

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

29/08/2026
Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD
Berita

Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD

29/08/2026
Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar
Berita

Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar

29/08/2026
Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama
Berita

Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

29/08/2026
Next Post

KNRP Gelar Safari Ramadan di Pringsewu, Ulama Palestina Minta Bantuan Rakyat

Pemkab Lampung Selatan dan Perusahaan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Pemkab Lampung Selatan dan Perusahaan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Panglima Laskar Muda Lampung Minta Transparansi Dana Banjir Pemkot Bandar Lampung

Panglima Laskar Muda Lampung Minta Transparansi Dana Banjir Pemkot Bandar Lampung

Aksi Pencurian Burung Dara di Merak Batin Berakhir di Tangan Polisi

Aksi Pencurian Burung Dara di Merak Batin Berakhir di Tangan Polisi

Amankan Jalur Bakauheni, Polres Lampung Selatan Terjunkan 257 Personel

Amankan Jalur Bakauheni, Polres Lampung Selatan Terjunkan 257 Personel

Berita Terkini

  • Ancaman Pistol Gegerkan Natar, Polisi Amankan Revolver dan 6 Peluru Kaliber 38
  • Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap
  • Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi
  • Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD
  • Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In