• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, September 16, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan

MeldabyMelda
31/05/2026
in Berita
Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Di tengah geliat investasi pariwisata yang terus berkembang di Kabupaten Pesawaran, suara para nelayan pesisir masih terdengar lantang. Mereka bukan menolak pembangunan, bukan pula anti-investasi. Yang mereka minta sederhana: jangan sampai ruang hidup nelayan semakin sempit karena kepentingan bisnis.

Sorotan kini tertuju pada pernyataan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali yang sempat menyampaikan komitmennya untuk berada di garis depan membela hak-hak nelayan.

Dalam sebuah video yang beredar pada 29 Mei 2026, Antonius menegaskan dirinya siap memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir selama perjuangan tersebut memang bertujuan untuk kebaikan bersama.

BeritaLainnya

AI Jadi Mata Digital TNWK, Pengawasan Gajah dan Kejahatan Kehutanan Diperkuat

Tangkap SA di Cikarang, Polisi Amankan Senpi Rakitan, Amunisi dan Kunci T

“Harapan saya ke depan, saya paling depan membela bapak-bapak selagi niat ini buat kebaikan, bukan untuk bertemu investor ujung-ujungnya bargaining,” ujar Antonius dalam rekaman tersebut.

Ucapan itu mendapat respons positif dari masyarakat nelayan. Namun di saat yang sama, muncul pertanyaan yang kini mulai ramai diperbincangkan: kapan komitmen itu diwujudkan dalam tindakan nyata?

ADVERTISEMENT

Pasalnya, nelayan di sekitar kawasan Marriott Resort & Spa masih mengeluhkan keberadaan pembatas laut berupa jaring dan pelampung yang dipasang di perairan sekitar kawasan hotel.

Bagi sebagian orang, keberadaan pembatas tersebut mungkin hanya terlihat sebagai bagian dari pengamanan kawasan wisata. Namun bagi nelayan, kondisi itu memiliki dampak langsung terhadap aktivitas mencari nafkah.

Salah seorang nelayan cumi yang menyampaikan keluhannya dalam sebuah forum bersama pihak hotel dan pemerintah setempat mengatakan bahwa masyarakat pesisir sebenarnya mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, keberadaan hotel dan kawasan wisata justru bisa membawa manfaat ekonomi bagi daerah. Akan tetapi, dukungan itu bukan berarti nelayan harus kehilangan akses terhadap ruang tangkap yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

“Kalau mengenai hotel dan pantai, kami mendukung. Tapi yang kami tidak setuju itu pagar laut. Karena kami ini nelayan, bukan petani. Hidup mati kami ada di laut,” ujarnya.

Keluhan utama mereka bukan soal keberadaan hotel, melainkan akses yang dinilai semakin terbatas akibat pemasangan pelampung dan jaring pembatas.

Nelayan berharap setidaknya tersedia jalur yang cukup bagi perahu-perahu kecil untuk melintas tanpa hambatan.

“Mohon pintunya jangan dikunci dan pelampung itu ada jaraknya supaya perahu bisa lewat ke sana dan ke sini,” katanya.

Persoalan ini menjadi semakin penting karena aktivitas menangkap cumi sangat dipengaruhi kondisi alam, terutama arah angin.

Menurut nelayan, ketika arah angin membawa perahu ke area yang terhalang pembatas laut, peluang mendapatkan hasil tangkapan menjadi jauh berkurang.

Akibatnya, mereka kerap harus pulang tanpa membawa hasil yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Di sinilah letak dilema yang sedang dihadapi Pesawaran. Di satu sisi, daerah membutuhkan investasi dan pengembangan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, hak-hak masyarakat pesisir yang telah lama bergantung pada laut juga harus mendapat perlindungan.

Karena itu, banyak pihak berharap pemerintah daerah tidak hanya menjadi penonton dalam konflik yang berkembang, tetapi hadir sebagai mediator yang mampu mempertemukan kepentingan investasi dan kepentingan masyarakat.

Pernyataan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali telah memberi harapan bagi para nelayan. Namun bagi masyarakat pesisir, harapan tersebut kini menunggu pembuktian.

Sebab bagi nelayan, yang dibutuhkan bukan hanya janji dan dukungan moral, melainkan solusi nyata yang memastikan mereka tetap bisa mencari nafkah tanpa harus berhadapan dengan pembatas yang dianggap menghalangi akses ke laut.

Kini, publik menunggu. Apakah komitmen membela nelayan akan benar-benar diwujudkan, atau hanya berhenti sebagai pernyataan dalam sebuah video?***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Antonius Muhammad AliKonflik NelayanMarriott Resort LampungNelayan PesawaranPagar LautPariwisata PesawaranPembatas LautPesawaran
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

DPRD Soroti SMA Siger, Kadisdikbud Akui Masih Dalami Persoalan

Next Post

Prosedur Mengurus Hibah Agar Terhindar dari Konflik

Related Posts

AI Jadi Mata Digital TNWK, Pengawasan Gajah dan Kejahatan Kehutanan Diperkuat
Berita

AI Jadi Mata Digital TNWK, Pengawasan Gajah dan Kejahatan Kehutanan Diperkuat

16/09/2026
Tangkap SA di Cikarang, Polisi Amankan Senpi Rakitan, Amunisi dan Kunci T
Berita

Tangkap SA di Cikarang, Polisi Amankan Senpi Rakitan, Amunisi dan Kunci T

16/09/2026
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Perkuat Sinergi dengan Fakultas Pariwisata ITERA
Berita

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Perkuat Sinergi dengan Fakultas Pariwisata ITERA

16/09/2026
Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Satpolairud Polres Lampung Selatan Distribusikan Air Bersih
Berita

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Satpolairud Polres Lampung Selatan Distribusikan Air Bersih

15/09/2026
Diduga Akhiri Hidup, Warga Ambarawa Ditemukan Meninggal di Dekat Rumah
Berita

Diduga Akhiri Hidup, Warga Ambarawa Ditemukan Meninggal di Dekat Rumah

15/09/2026
Kepala Kanwil BPN Lampung Turun Langsung Lakukan Monev, Pelayanan Pertanahan Tanggamus Dievaluasi
Berita

Kepala Kanwil BPN Lampung Turun Langsung Lakukan Monev, Pelayanan Pertanahan Tanggamus Dievaluasi

15/09/2026
Next Post
Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot

Prosedur Mengurus Hibah Agar Terhindar dari Konflik

Masyarakat Adat Lampung Kehilangan Tokoh, Ryamizard Ryacudu Dikenang Penuh Hormat

Masyarakat Adat Lampung Kehilangan Tokoh, Ryamizard Ryacudu Dikenang Penuh Hormat

Pemkab Lampung Selatan Pertahankan WTP, DPRD Komitmen Kawal Akuntabilitas Anggaran

Pemkab Lampung Selatan Pertahankan WTP, DPRD Komitmen Kawal Akuntabilitas Anggaran

Rahmad Hidayat: Pancasila Harus Jadi Ideologi Hidup, Bukan Sekadar Simbol

Rahmad Hidayat: Pancasila Harus Jadi Ideologi Hidup, Bukan Sekadar Simbol

SMA Siger Dapat Porsi Besar, BOSDA untuk Ribuan Siswa SMP Negeri Dinilai Tertinggal

SMA Siger Dapat Porsi Besar, BOSDA untuk Ribuan Siswa SMP Negeri Dinilai Tertinggal

Berita Terkini

  • AI Jadi Mata Digital TNWK, Pengawasan Gajah dan Kejahatan Kehutanan Diperkuat
  • Tangkap SA di Cikarang, Polisi Amankan Senpi Rakitan, Amunisi dan Kunci T
  • Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Perkuat Sinergi dengan Fakultas Pariwisata ITERA
  • Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Satpolairud Polres Lampung Selatan Distribusikan Air Bersih
  • Diduga Akhiri Hidup, Warga Ambarawa Ditemukan Meninggal di Dekat Rumah

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In