SAMUDERA NEWS- Tak ada yang benar-benar pergi, hanya berganti posisi. Itulah yang terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung ketika Ganjar Jationo dan Achmad Saefullah saling bertukar jabatan dalam pelantikan yang berlangsung Kamis sore, 26 Juni 2025, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.
Dalam prosesi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, Ganjar Jationo resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kominfotik Lampung, menggantikan Achmad Saefullah, yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
🔁 Tukar Peran, Tapi Bukan Tukar Kinerja
Menariknya, keduanya tidak asing dengan jabatan baru mereka. Ini seperti pulang ke rumah lama, tapi dengan renovasi tujuan.
“Ini bukan sekadar mutasi atau tukar kursi. Ini bagian dari perkuatan sistem dan kinerja pemerintahan,” jelas Marindo.
Menurutnya, pelantikan ini merupakan hasil dari uji kompetensi pejabat tinggi pratama, dengan restu dari Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Dalam Negeri. Semua sesuai aturan.
🎯 Rotasi Strategis untuk Dampak Nyata
Di balik rotasi ini, ada sinyal kuat: Pemerintah Provinsi Lampung sedang memperkuat lini depan komunikasi dan kebijakan. Dalam era digital dan keterbukaan informasi, posisi Kepala Dinas Kominfo bukan sekadar jabatan teknis, melainkan juru bicara pembangunan.
Achmad Saefullah pun kini memiliki ruang strategis sebagai Staf Ahli Gubernur—peran yang krusial untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan lintas sektor.
“Jabatan ini adalah amanat besar. Setiap rupiah anggaran harus berdampak langsung ke masyarakat,” tegas Marindo, menutup pelantikan.
📎 Catatan Akhir
Rotasi ini menandakan bahwa roda birokrasi terus bergerak. Tapi alih-alih berjalan datar, Pemprov Lampung justru memilih berputar dengan presisi—agar yang lama terasa baru, dan yang baru bekerja lebih tajam.***












